LKPDPertemuan 1Bab 1Fase ESemester 1

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Eksplorasi Gagasan Ragam Hias Nusantara pada Produk Fesyen

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Eksplorasi Gagasan Ragam Hias Nusantara pada Produk Fesyen". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Eksplorasi Gagasan Ragam Hias Nusantara pada Produk Fesyen

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10

Bab 1 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Eksplorasi Gagasan Ragam Hias Nusantara pada Produk Fesyen

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan Kerajinan
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikEksplorasi Gagasan Ragam Hias Nusantara pada Produk Fesyen
Alokasi Waktu90 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi keragaman produk fesyen Nusantara berdasarkan hasil pengamatan objek budaya dan artefak lokal dari berbagai wilayah Indonesia.
  2. Murid dapat mendeskripsikan unsur ragam hias Nusantara yang bersumber dari objek budaya setempat sebagai sumber gagasan produk fesyen.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Siapkan alat tulis, buku catatan, dan perangkat untuk mengakses referensi visual (HP/tablet/buku referensi kerajinan Nusantara).
  • Kerjakan secara individu kecuali ada instruksi diskusi kelompok.
  • Tuliskan jawaban dengan rapi dan lengkap pada ruang yang disediakan.
  • Gunakan pengamatan langsung atau sumber visual sebagai dasar jawabanmu, bukan sekadar menebak.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Galeri Pengamatan: Keragaman Produk Fesyen Nusantara

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Foto/gambar produk fesyen Nusantara minimal 6 buah (cetak atau digital)
  • Alat tulis
  • Buku referensi kerajinan Nusantara (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati minimal 6 gambar/foto produk fesyen Nusantara dari berbagai wilayah Indonesia yang disediakan guru (bisa berupa foto cetak, tayangan slide, atau referensi daring).
  2. Perhatikan dengan saksama: jenis produk (busana, aksesoris, pelengkap busana), asal daerah, motif/ragam hias yang tampak, serta bahan yang digunakan.
  3. Catat hasil pengamatanmu pada tabel yang tersedia.
  4. Setelah selesai mengamati, jawab pertanyaan analisis di bawah tabel.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatan berikut berdasarkan 6 produk fesyen Nusantara yang kamu amati (kolom: No, Nama Produk Fesyen, Asal Daerah, Jenis Ragam Hias yang Tampak, Bahan Utama).

Ruang tabel jawaban

2. Dari tabel pengamatanmu, kelompokkan produk fesyen tersebut berdasarkan jenis ragam hiasnya (flora, fauna, geometris, figuratif). Produk mana saja yang masuk ke masing-masing kelompok?

3. Menurutmu, mengapa produk fesyen dari berbagai daerah di Indonesia memiliki ragam hias yang berbeda-beda? Hubungkan jawabanmu dengan kondisi alam, kepercayaan, atau kehidupan sosial masyarakat setempat.

Tabel 5 kolom (No, Nama Produk Fesyen, Asal Daerah, Jenis Ragam Hias, Bahan Utama) dengan 6 baris kosong. Di bawah tabel, sediakan ruang uraian masing-masing 5-8 baris untuk pertanyaan 2 dan 3.

Kegiatan 2: Investigasi Objek Budaya Lokal: Menggali Sumber Gagasan Ragam Hias

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis dan pensil warna/spidol untuk sketsa
  • Foto atau referensi objek budaya lokal (cetak/digital)
  • Smartphone untuk dokumentasi (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih satu objek budaya dari daerah asalmu atau daerah yang paling kamu kenal (bisa berupa candi, rumah adat, ukiran, kain tradisional, alat musik, keramik, atau artefak lainnya).
  2. Lakukan pengamatan mendalam terhadap ragam hias yang terdapat pada objek budaya tersebut. Gunakan foto, video, atau pengalaman langsung jika memungkinkan.
  3. Identifikasi unsur-unsur visual ragam hias: bentuk dasar, warna dominan, pola pengulangan, teknik pembuatan, dan makna simbolisnya.
  4. Deskripsikan bagaimana unsur ragam hias tersebut dapat diangkat menjadi sumber gagasan untuk produk fesyen kontemporer.
  5. Tuangkan hasil investigasimu pada lembar kerja yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Gambarlah sketsa sederhana (boleh skematik) dari ragam hias yang kamu temukan pada objek budaya pilihanmu. Beri keterangan nama motif dan asal daerahnya.

Ruang gambar

2. Deskripsikan unsur-unsur ragam hias yang kamu amati dengan mengisi format berikut: (a) Bentuk dasar motif, (b) Warna dominan, (c) Pola penyusunan/pengulangan, (d) Teknik pembuatan aslinya, (e) Makna filosofis/simbolis.

3. Bayangkan kamu akan menerapkan ragam hias tersebut pada sebuah produk fesyen. Jelaskan: produk fesyen apa yang akan kamu buat, bagian mana yang akan diberi ragam hias, dan teknik apa yang cocok digunakan (sulam, aplikasi kain, cap, sablon, manik-manik, dll)?

Sediakan kotak kosong ukuran 10x10 cm untuk sketsa gambar. Di bawahnya, ruang uraian terstruktur dengan sub-poin (a) sampai (e) masing-masing 2-3 baris. Untuk pertanyaan 3, sediakan ruang 6-8 baris.

Kegiatan 3: Diskusi Kolaboratif: Peta Gagasan Ragam Hias untuk Produk Fesyen

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas A3 atau buku gambar untuk mind map
  • Spidol warna-warni
  • Hasil kerja Kegiatan 2 dari setiap anggota

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok berisi 3-4 orang.
  2. Setiap anggota kelompok mempresentasikan secara singkat (2 menit) hasil investigasi objek budaya dan ide produk fesyennya dari Kegiatan 2.
  3. Kelompok berdiskusi untuk membandingkan ragam hias dari berbagai daerah yang ditemukan anggota.
  4. Bersama-sama, buatlah peta gagasan (mind map sederhana) yang menghubungkan objek budaya, unsur ragam hias, dan potensi penerapannya pada produk fesyen.
  5. Tuliskan kesimpulan kelompok pada kolom yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Buatlah peta gagasan kelompok dengan format: di tengah tuliskan 'Ragam Hias Nusantara untuk Produk Fesyen', lalu buat cabang untuk setiap objek budaya yang ditemukan anggota kelompok, lengkap dengan unsur ragam hias dan ide produk fesyennya.

Ruang gambar

2. Dari seluruh ragam hias yang dikumpulkan kelompok, unsur apa yang paling potensial diterapkan pada produk fesyen remaja masa kini? Berikan alasan berdasarkan tren, kepraktisan, dan nilai budaya.

3. Tuliskan satu pernyataan kesimpulan kelompok tentang hubungan antara objek budaya Nusantara dan potensinya sebagai sumber gagasan ragam hias pada produk fesyen.

Sediakan area kosong setengah halaman untuk peta gagasan (mind map). Di bawahnya, ruang diskusi 5-6 baris untuk pertanyaan 2, dan ruang kesimpulan 3-4 baris untuk pertanyaan 3. Cantumkan kolom nama anggota kelompok di bagian atas.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang kamu temukan hari ini tentang ragam hias Nusantara yang sebelumnya tidak kamu ketahui? Bagaimana perasaanmu mengetahui kekayaan budaya tersebut?

2. Dari ragam hias yang telah kamu pelajari, mana yang paling ingin kamu terapkan pada produk fesyen yang kamu pakai sehari-hari? Mengapa?

3. Menurutmu, apa tantangan terbesar dalam mengangkat ragam hias tradisional ke dalam produk fesyen modern tanpa kehilangan makna budayanya? Bagaimana solusimu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.