LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Eksplorasi Gagasan Ragam Hias Nusantara pada Produk Fesyen
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan kelas 10 dengan topik "Eksplorasi Gagasan Ragam Hias Nusantara pada Produk Fesyen". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan Kelas 10: Eksplorasi Gagasan Ragam Hias Nusantara pada Produk Fesyen
Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan - Kelas 10
Bab 1 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) Prakarya dan Kewirausahaan Kerajinan — Kelas 10 (Fase E) Topik: Eksplorasi Gagasan Ragam Hias Nusantara pada Produk Fesyen INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Galeri Pengamatan: Keragaman Produk Fesyen NusantaraEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel pengamatan berikut berdasarkan 6 produk fesyen Nusantara yang kamu amati (kolom: No, Nama Produk Fesyen, Asal Daerah, Jenis Ragam Hias yang Tampak, Bahan Utama). Ruang tabel jawaban 2. Dari tabel pengamatanmu, kelompokkan produk fesyen tersebut berdasarkan jenis ragam hiasnya (flora, fauna, geometris, figuratif). Produk mana saja yang masuk ke masing-masing kelompok? 3. Menurutmu, mengapa produk fesyen dari berbagai daerah di Indonesia memiliki ragam hias yang berbeda-beda? Hubungkan jawabanmu dengan kondisi alam, kepercayaan, atau kehidupan sosial masyarakat setempat. Tabel 5 kolom (No, Nama Produk Fesyen, Asal Daerah, Jenis Ragam Hias, Bahan Utama) dengan 6 baris kosong. Di bawah tabel, sediakan ruang uraian masing-masing 5-8 baris untuk pertanyaan 2 dan 3. Kegiatan 2: Investigasi Objek Budaya Lokal: Menggali Sumber Gagasan Ragam HiasEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarlah sketsa sederhana (boleh skematik) dari ragam hias yang kamu temukan pada objek budaya pilihanmu. Beri keterangan nama motif dan asal daerahnya. Ruang gambar 2. Deskripsikan unsur-unsur ragam hias yang kamu amati dengan mengisi format berikut: (a) Bentuk dasar motif, (b) Warna dominan, (c) Pola penyusunan/pengulangan, (d) Teknik pembuatan aslinya, (e) Makna filosofis/simbolis. 3. Bayangkan kamu akan menerapkan ragam hias tersebut pada sebuah produk fesyen. Jelaskan: produk fesyen apa yang akan kamu buat, bagian mana yang akan diberi ragam hias, dan teknik apa yang cocok digunakan (sulam, aplikasi kain, cap, sablon, manik-manik, dll)? Sediakan kotak kosong ukuran 10x10 cm untuk sketsa gambar. Di bawahnya, ruang uraian terstruktur dengan sub-poin (a) sampai (e) masing-masing 2-3 baris. Untuk pertanyaan 3, sediakan ruang 6-8 baris. Kegiatan 3: Diskusi Kolaboratif: Peta Gagasan Ragam Hias untuk Produk FesyenEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah peta gagasan kelompok dengan format: di tengah tuliskan 'Ragam Hias Nusantara untuk Produk Fesyen', lalu buat cabang untuk setiap objek budaya yang ditemukan anggota kelompok, lengkap dengan unsur ragam hias dan ide produk fesyennya. Ruang gambar 2. Dari seluruh ragam hias yang dikumpulkan kelompok, unsur apa yang paling potensial diterapkan pada produk fesyen remaja masa kini? Berikan alasan berdasarkan tren, kepraktisan, dan nilai budaya. 3. Tuliskan satu pernyataan kesimpulan kelompok tentang hubungan antara objek budaya Nusantara dan potensinya sebagai sumber gagasan ragam hias pada produk fesyen. Sediakan area kosong setengah halaman untuk peta gagasan (mind map). Di bawahnya, ruang diskusi 5-6 baris untuk pertanyaan 2, dan ruang kesimpulan 3-4 baris untuk pertanyaan 3. Cantumkan kolom nama anggota kelompok di bagian atas. REFLEKSI1. Apa hal baru yang kamu temukan hari ini tentang ragam hias Nusantara yang sebelumnya tidak kamu ketahui? Bagaimana perasaanmu mengetahui kekayaan budaya tersebut? 2. Dari ragam hias yang telah kamu pelajari, mana yang paling ingin kamu terapkan pada produk fesyen yang kamu pakai sehari-hari? Mengapa? 3. Menurutmu, apa tantangan terbesar dalam mengangkat ragam hias tradisional ke dalam produk fesyen modern tanpa kehilangan makna budayanya? Bagaimana solusimu? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.