LKPD PJOK Kelas 9: Memperagakan Strategi Gerak untuk Meningkatkan Capaian Keterampilan Gerak Kebugaran Jasmani
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 9 dengan topik "Memperagakan Strategi Gerak untuk Meningkatkan Capaian Keterampilan Gerak Kebugaran Jasmani".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 9: Memperagakan Strategi Gerak untuk Meningkatkan Capaian Keterampilan Gerak Kebugaran Jasmani
PJOK - Kelas 9
Bab 6 Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 9 (Fase D) Topik: Memperagakan Strategi Gerak untuk Meningkatkan Capaian Keterampilan Gerak Kebugaran Jasmani INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Eksplorasi Peragaan Strategi Gerak Irama Langkah dan Ayunan (Kelincahan Shuttle Run)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isilah tabel hasil peragaan kelincahan shuttle run berikut berdasarkan pelaksanaan peragaan tanpa strategi terarah dan dengan strategi gerak terarah (mengatur irama langkah dan ayunan lengan). Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan peragaan yang dilakukan, deskripsikan perbedaan gerakan tubuh yang kamu peragakan saat mendekati titik balik antara Peragaan 1 dan Peragaan 2 yang memengaruhi kecepatan balik tubuhmu. Format tabel 4 kolom: Kolom 1 (Jenis Peragaan: Peragaan 1 Tanpa Strategi vs Peragaan 2 Dengan Strategi), Kolom 2 (Waktu Tempuh dalam Detik), Kolom 3 (Ceklis Pelaksanaan Strategi Langkah & Ayunan: Ya/Tidak), Kolom 4 (Catatan Ketercapaian Gerak Pasangan). Disediakan pula 4 baris bergaris untuk jawaban uraian deskripsi gerak. Kegiatan 2: Peragaan Strategi Sudut Tolakan dan Ayunan Lengan (Kekuatan Eksplosif Standing Broad Jump)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Catatlah capaian jarak peragaan lompatan standing broad jump pada tabel perbandingan strategi sudut tolakan dan ayunan lengan berikut! Ruang tabel jawaban 2. Bagian tubuh mana yang kamu peragakan untuk menghasilkan dorongan paling kuat saat meninggalkan lantai pada Percobaan B, dan bagaimana posisi ayunan lenganmu saat tubuh melayang? Format tabel 4 kolom: Kolom 1 (Percobaan: Percobaan A vs Percobaan B), Kolom 2 (Jarak Capaian Lompatan dalam cm), Kolom 3 (Ketercapaian Ayunan Lengan Sinkron: Ya/Tidak), Kolom 4 (Ketercapaian Sudut Tolakan ~45 Derajat: Ya/Tidak). Serta ruang baris untuk jawaban uraian. Kegiatan 3: Uji Rangkaian Peragaan Strategi Gerak Kebugaran Sirkuit TerpaduEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel observasi unjuk peragaan strategi gerak sirkuit terpadu untuk 3 pos kebugaran di bawah ini sesuai peragaan yang kamu lakukan bersama pasanganmu! Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan hasil sirkuit, jelaskan bagaimana penerapan strategi ritme gerakan yang konstan dan tidak terburu-buru mampu meningkatkan total capaian repetisi gerak kebugaranmu! Format tabel sirkuit 4 kolom: Kolom 1 (Pos Latihan: Pos 1, Pos 2, Pos 3), Kolom 2 (Deskripsi Strategi Gerak yang Diperagakan), Kolom 3 (Status Keterlaksanaan: Terperagakan Sempurna / Cukup Terperagakan / Belum Tepat), Kolom 4 (Jumlah Capaian Repetisi). Serta 4 baris uraian penjelasan ritme gerak. REFLEKSI1. Strategi gerak mana (pengaturan irama langkah, ayunan lengan dorong, atau ritme pernapasan) yang paling terasa meningkatkan capaian gerak kebugaran jasmanimu hari ini? 2. Kesulitan apa yang kamu alami saat memperagakan transisi gerak deselerasi dan akselerasi, dan bagaimana caramu memperbaikinya pada latihan berikutnya? 3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil memperagakan strategi gerak yang membuat tubuhmu bergerak lebih efisien dan bertenaga? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.