LKPDPertemuan 3Bab 5Fase DSemester 2

LKPD PJOK Kelas 9: Pelurusan Sendi Tubuh dan Irama Gerak dalam Senam Aerobik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 9 dengan topik "Pelurusan Sendi Tubuh dan Irama Gerak dalam Senam Aerobik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 9: Pelurusan Sendi Tubuh dan Irama Gerak dalam Senam Aerobik

PJOK - Kelas 9

Bab 5 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Pelurusan Sendi Tubuh dan Irama Gerak dalam Senam Aerobik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikPelurusan Sendi Tubuh dan Irama Gerak dalam Senam Aerobik
Alokasi Waktu60 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan gerak mendorong lengan lurus ke atas sambil mengangkat lutut kanan dan kiri disertai pelurusan sendi tubuh yang benar sesuai irama musik.
  2. Murid dapat menjelaskan pentingnya menjaga pelurusan tulang belakang dan kesesuaian iringan musik dalam senam aerobik kaitannya dengan keselamatan dan efektivitas gerak.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum memulai.
  • Kerjakan secara berpasangan atau berkelompok sesuai instruksi masing-masing kegiatan.
  • Gunakan musik dengan tempo 130–140 BPM yang telah disiapkan guru saat praktik.
  • Pastikan area gerak aman, bebas hambatan, dan kalian menggunakan sepatu olahraga yang nyaman.
  • Tuliskan jawaban dengan jujur berdasarkan pengalaman praktik kalian sendiri.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Postur: Mengamati dan Menganalisis Pelurusan Sendi

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar pengamatan (tabel cetak)
  • Video demonstrasi atau demonstrasi langsung guru

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan video/demonstrasi guru tentang gerak mendorong lengan lurus ke atas sambil mengangkat lutut kanan dan kiri.
  2. Amati posisi tulang belakang, bahu, siku, dan lutut saat gerakan berlangsung.
  3. Bersama pasanganmu, identifikasi 3 titik sendi utama yang harus lurus (extended) dan 2 kesalahan postur yang sering terjadi.
  4. Isikan hasil pengamatanmu ke dalam tabel di bawah.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan pengamatanmu terhadap gerakan mendorong lengan lurus ke atas sambil mengangkat lutut.

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa pelurusan sendi siku secara penuh saat mendorong lengan ke atas penting untuk keselamatan dan efektivitas gerak?

3. Gambarlah stick figure sederhana yang menunjukkan posisi tubuh yang benar saat lengan terdorong lurus ke atas dan lutut kanan terangkat. Beri tanda panah pada sendi-sendi yang harus lurus.

Ruang gambar

Tabel 3 kolom (Titik Sendi | Posisi yang Benar | Kesalahan yang Sering Terjadi) disediakan 5 baris. Di bawah tabel, ruang uraian 5 baris dan kotak gambar 10x10 cm.

Kegiatan 2: Praktik Berirama: Mendorong Lengan & Angkat Lutut Sesuai Ketukan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Speaker/pengeras suara dan musik aerobik 130–140 BPM
  • Peluit guru
  • Checklist cetak
  • Area praktik yang aman

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan musik yang diputar guru dan hitung tempo ketukannya bersama-sama (tepuk tangan mengikuti beat).
  2. Lakukan gerakan mendorong lengan lurus ke atas pada hitungan 1, turunkan lengan pada hitungan 2, sambil mengangkat lutut kanan di hitungan 1 dan lutut kiri di hitungan 3 secara bergantian.
  3. Pasanganmu bertugas mengamati dan memberi tanda centang (✓) pada checklist jika gerakanmu sudah tepat, atau tanda silang (✗) jika belum tepat.
  4. Lakukan minimal 3 set (masing-masing 8 hitungan), lalu bertukar peran.
  5. Setelah selesai, diskusikan bersama pasangan: bagian mana yang paling sulit disinkronkan dengan irama?

Pertanyaan:

1. Isikan hasil observasi pasanganmu pada checklist berikut untuk 3 set gerakan (beri ✓ atau ✗ pada setiap komponen).

Ruang tabel jawaban

2. Bagian gerakan mana yang paling sulit kamu sinkronkan dengan irama musik? Jelaskan mengapa dan tuliskan satu strategi untuk memperbaikinya.

3. Diskusikan bersama pasanganmu: Apa yang terjadi pada tubuh jika tempo musik terlalu cepat dibandingkan kemampuan gerak kalian? Hubungkan jawabanmu dengan aspek keselamatan.

Tabel checklist 4 kolom x 4 baris dicetak. Di bawahnya ruang uraian 5 baris untuk soal 5 dan kotak diskusi berpasangan 4 baris untuk soal 6.

Kegiatan 3: Refleksi Kinestetik: Menghubungkan Gerak dengan Kehidupan Nyata

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah dengan tenang dan rasakan kondisi tubuhmu setelah praktik (detak jantung, otot yang bekerja, postur dudukmu saat ini).
  2. Pikirkan aktivitas sehari-hari yang juga membutuhkan pelurusan sendi dan koordinasi berirama (misalnya: berjalan cepat mengejar angkot, menari di acara sekolah, mengangkat barang ke rak tinggi).
  3. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut secara individu dengan jujur.

Pertanyaan:

1. Sebutkan 2 aktivitas sehari-hari yang memerlukan pelurusan sendi tubuh seperti dalam senam aerobik. Jelaskan sendi mana yang harus lurus dan mengapa.

2. Menurutmu, mengapa memilih iringan musik yang tepat (tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat) sangat penting dalam senam aerobik? Kaitkan dengan pengalamanmu saat praktik tadi.

3. Setelah pembelajaran hari ini, apa satu kebiasaan postur tubuh sehari-hari yang ingin kamu perbaiki? Bagaimana caranya?

Ruang uraian 5 baris untuk soal 7 dan 8. Ruang isian 3 baris untuk soal 9.

REFLEKSI

1. Apa hal baru yang aku pelajari hari ini tentang cara tubuhku bergerak dan pentingnya postur yang benar?

2. Bagian mana dari kegiatan hari ini yang paling menantang dan bagaimana aku mengatasinya?

3. Bagaimana aku bisa menerapkan prinsip pelurusan sendi dan gerak berirama dalam aktivitas sehari-hari atau olahraga lain yang aku sukai?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.