LKPDPertemuan 3Bab 3Fase DSemester 1

LKPD PJOK Kelas 9: Menerapkan Kolaborasi Perancangan Rangkaian Jurus Taekwondo dan Menjelaskan Reaksi Tubuh terhadap Intensitas Latihan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 9 dengan topik "Menerapkan Kolaborasi Perancangan Rangkaian Jurus Taekwondo dan Menjelaskan Reaksi Tubuh terhadap Intensitas Latihan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 9: Menerapkan Kolaborasi Perancangan Rangkaian Jurus Taekwondo dan Menjelaskan Reaksi Tubuh terhadap Intensitas Latihan

PJOK - Kelas 9

Bab 3 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 9 (Fase D)

Topik: Menerapkan Kolaborasi Perancangan Rangkaian Jurus Taekwondo dan Menjelaskan Reaksi Tubuh terhadap Intensitas Latihan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 9
TopikMenerapkan Kolaborasi Perancangan Rangkaian Jurus Taekwondo dan Menjelaskan Reaksi Tubuh terhadap Intensitas Latihan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menerapkan kolaborasi dan pengambilan keputusan kelompok ketika berpartisipasi dalam perancangan rangkaian jurus bela diri taekwondo
  2. Menjelaskan reaksi tubuh terhadap berbagai tingkat intensitas latihan bela diri taekwondo

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai aktivitas pembelajaran.
  • Bentuklah kelompok beranggotakan 4-5 murid secara tertib dan dengarkan arahan guru.
  • Gunakan pakaian olahraga lengkap demi keselamatan dan kelancaran gerak fisik.
  • Lakukan perancangan jurus dengan saling mendengarkan usulan rekan satu kelompok, serta catat pengamatan kondisi fisik secara jujur pada lembar kerja.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Kolaborasi dan Pengambilan Keputusan Rancangan Jurus Taekwondo

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid (LKPD)
  • Alat tulis
  • Area matras atau lapangan olahraga yang aman

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompok untuk memilih kombinasi gerak spesifik taekwondo (kuda-kuda, pukulan/serangan tangan, tendangan, dan tangkisan/elakan) menjadi satu rangkaian jurus kelompok.
  2. Terapkan musyawarah untuk menentukan peran tiap anggota kelompok dalam menyepakati urutan gerak serta arah hadap jurus.
  3. Isi tabel perancangan gerak dan jawab pertanyaan mengenai proses pengambilan keputusan kelompok pada ruang yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Tuliskan hasil keputusan kelompokmu mengenai susunan 4 tahapan gerak dalam rangkaian jurus taekwondo yang disepakati (memuat jenis kuda-kuda, tangkisan, pukulan, dan tendangan beserta arah hadapnya)!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan bagaimana caramu dan kelompok menerapkan kolaborasi serta mencapai kesepakatan saat terjadi perbedaan pendapat mengenai urutan gerak atau arah hadap jurus!

Tabel 4 baris (Tahap 1-4) berisi 3 kolom: Nomor Urut Tahapan, Nama & Jenis Gerak Gabungan, dan Arah Hadap; dilanjutkan kotak uraian 3-4 baris untuk menjelaskan proses kolaborasi dan pengambilan keputusan.

Kegiatan 2: Uji Coba Rangkaian Jurus dan Pengamatan Reaksi Tubuh

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Stopwatch/pengukur waktu
  • Lembar Kerja Murid (LKPD)
  • Peluit/tanda waktu dari guru

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan pemanasan statis dan dinamis bersama kelompok.
  2. Lakukan uji coba rangkaian jurus yang dirancang dalam dua tingkat intensitas: Tingkat 1 (Intensitas Rendah/Sedang: tempo lambat dan tenaga terkontrol selama 1 menit) dan Tingkat 2 (Intensitas Tinggi: tempo cepat, tenaga maksimal, dan pengulangan beruntun selama 2 menit).
  3. Raba denyut nadi di pergelangan tangan atau leher, rasakan ritme pernapasan, serta amati suhu tubuh dan keringat setelah masing-masing tingkat intensitas, kemudian catat pada tabel.

Pertanyaan:

1. Catat dan lengkapi tabel hasil pengamatan reaksi tubuhmu setelah melakukan latihan rangkaian jurus pada intensitas rendah/sedang dan intensitas tinggi!

Ruang tabel jawaban

Tabel komparasi 2 baris (Intensitas Rendah/Sedang, Intensitas Tinggi) dengan 5 kolom: Tingkat Intensitas, Frekuensi Denyut Nadi (perkiraan/kondisi ketukan), Irama Pernapasan, Suhu Tubuh/Rasa Panas, dan Produksi Keringat.

Kegiatan 3: Menjelaskan Reaksi Tubuh terhadap Berbagai Tingkat Intensitas Latihan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Murid (LKPD)
  • Buku catatan/referensi PJOK

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompok hasil pencatatan reaksi tubuh pada Kegiatan 2.
  2. Gunakan pemahaman jasmani untuk menjelaskan mengapa reaksi tubuh (jantung, napas, energi) berbeda secara fisiologis ketika intensitas latihan dinaikkan.
  3. Tuliskan penjelasan kelompok secara logis pada lembar pertanyaan berikut.

Pertanyaan:

1. Jelaskan mengapa frekuensi denyut nadi dan laju pernapasan meningkat jauh lebih cepat saat melakukan latihan jurus taekwondo dengan intensitas tinggi dibandingkan intensitas rendah!

2. Berdasarkan reaksi tubuh yang diamati (seperti rasa lelah, panas, dan keringat), jelaskan apa perbedaan kebutuhan pemulihan (istirahat dan cairan) setelah latihan intensitas tinggi dibandingkan setelah latihan intensitas rendah!

Dua kolom/bidang bergaris masing-masing 4-5 baris untuk menuliskan uraian penjelasan reaksi fisiologis denyut nadi/napas serta kebutuhan pemulihan tubuh.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu ketika harus mendengarkan pendapat rekan kelompok dan memutuskan gerakan jurus bersama-sama?

2. Reaksi tubuh apa yang paling nyata kamu rasakan saat berpindah dari intensitas santai ke intensitas cepat, dan bagaimana kamu menyesuaikan energimu?

3. Sikap kerja sama apa yang menurutmu paling mendukung kelompokmu sehingga perancangan dan latihan jurus taekwondo berhasil diselesaikan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.