LKPD PJOK Kelas 9: Variasi dan Kombinasi Gerak Spesifik Tendangan serta Rangkaian Jurus (Poomsae) Taekwondo
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 9 dengan topik "Variasi dan Kombinasi Gerak Spesifik Tendangan serta Rangkaian Jurus (Poomsae) Taekwondo". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 9: Variasi dan Kombinasi Gerak Spesifik Tendangan serta Rangkaian Jurus (Poomsae) Taekwondo
PJOK - Kelas 9
Bab 3 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 9 (Fase D) Topik: Variasi dan Kombinasi Gerak Spesifik Tendangan serta Rangkaian Jurus (Poomsae) Taekwondo INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Eksplorasi Tendangan & Kombo SederhanaEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi tabel perbandingan tendangan berikut. Ruang tabel jawaban 2. Mengapa saat melakukan Ap Chagi, lutut lebih dulu diangkat sebelum mendorong kaki? Jelaskan dari sisi biomekanika sederhana dan efektivitas tenaga! 3. Tuliskan urutan rangkaian jurus buatan pasanganmu: sebutkan gerak 1 (kuda-kuda), gerak 2 (tangkisan), gerak 3 (pukulan), gerak 4 (tendangan) dan arah hadap masing-masing! 4. Amati saat kamu dan pasangan praktik: apa reaksi tubuh yang langsung terasa setelah 5 kali pengulangan rangkaian? (denyut nadi, napas, suhu tubuh, dan keringat). Tuliskan pengamatanmu. Gunakan tabel yang disediakan (kolom sesuai pertanyaan). Untuk uraian, tulis pada lembar bergaris dengan jelas. Untuk isian, tulis langsung di LKPD ini. Kegiatan 2: Kreasi Poomsae KelompokmuEstimasi: 50 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Gambarkan diagram lantai poomsae kelompokmu. Tandai posisi start, arah langkah, dan nomor gerakan dengan simbol sederhana (misal: panah, kotak). Ruang gambar 2. Tuliskan urutan lengkap gerakan poomsae kalian (sebutkan nama teknik dan arah: depan, samping kanan/kiri, atau belakang). Ruang tabel jawaban 3. Apa peran kepemimpinan ketua kelompok yang paling membantumu dalam menyusun dan memperagakan poomsae ini? Jelaskan. 4. Saat tampil, kelompok lain memberi satu apresiasi dan satu saran. Tuliskan apresiasi dan saran yang kalian terima, lalu pilih satu saran yang akan kalian gunakan untuk perbaikan. Untuk gambar, gunakan kertas berpetak atau halaman kosong di belakang LKPD. Untuk tabel, tulis di tabel yang disediakan. Uraian dan isian di lembar jawab. Kegiatan 3: Cek Reaksi Tubuh & Antisipasi CederaEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berapa denyut nadi setelah aktivitasmu? (bpm). Bandingkan dengan denyut nadi normalmu saat istirahat (sekitar 60-80 bpm). Mengapa denyut nadi meningkat? 2. Isi tabel Risiko-Pencegahan Cedera berikut. Ruang tabel jawaban 3. Mengapa pendinginan (cooling down) sangat dianjurkan dan tidak boleh dilewati setelah latihan taekwondo? Kaitkan dengan reaksi tubuh yang sudah kamu pelajari. Tulis denyut nadi dan uraian di lembar bergaris. Isi tabel risiko-pencegahan di tabel yang sudah disediakan. Jawaban uraian boleh dilengkapi dengan ilustrasi sederhana. REFLEKSI1. Setelah semua kegiatan hari ini, apa hal baru yang paling kamu sukai dari taekwondo? Mengapa? 2. Bagaimana pengalaman bekerja sama dalam tim saat menciptakan poomsae? Apakah ada tantangan dan bagaimana kamu mengatasinya? 3. Mulai sekarang, jika kamu ingin berlatih bela diri atau olahraga lain secara rutin, langkah pencegahan cedera apa yang akan selalu kamu terapkan? Tulis komitmenmu! |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.