LKPDPertemuan 2Bab 6Fase DSemester 2

LKPD PJOK Kelas 8: Menganalisis Kandungan Gizi dan Membaca Tabel Informasi Nilai Gizi pada Label Makanan Kemasan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 8 dengan topik "Menganalisis Kandungan Gizi dan Membaca Tabel Informasi Nilai Gizi pada Label Makanan Kemasan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 8: Menganalisis Kandungan Gizi dan Membaca Tabel Informasi Nilai Gizi pada Label Makanan Kemasan

PJOK - Kelas 8

Bab 6 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Menganalisis Kandungan Gizi dan Membaca Tabel Informasi Nilai Gizi pada Label Makanan Kemasan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMenganalisis Kandungan Gizi dan Membaca Tabel Informasi Nilai Gizi pada Label Makanan Kemasan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menganalisis kandungan gizi pada makanan kemasan dan makanan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus label gizi dengan saksama.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan tertib dalam kelompok diskusimu.
  • Gunakan data angka pada label informasi nilai gizi secara cermat untuk menganalisis kandungan nutrisi.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat istilah atau instruksi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Label: Mengurai Informasi Nilai Gizi Kemasan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Contoh cetak label nilai gizi Produk A

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati label Informasi Nilai Gizi Produk A (Minuman Teh Kemasan) berikut:
  2. Ukuran Porsi: 250 ml | Jumlah Sajian per Kemasan: 2
  3. Energi Total: 120 kkal | Lemak Total: 0 g | Protein: 0 g | Karbohidrat Total: 28 g | Gula: 26 g | Natrium: 30 mg
  4. Hitung dan analisislah kandungan zat gizi yang sebenarnya masuk ke tubuh jika seluruh isi kemasan dihabiskan.
  5. Tuliskan hasil analisis perhitunganmu pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan label Produk A, jika seorang murid meminum habis seluruh isi botol kemasan tersebut dalam satu waktu, berapakah total asupan Energi, Gula, dan Natrium yang ia dapatkan? Uraikan perhitungan analisis gizinya!

Ruang tabel jawaban

2. Klaim pada bagian depan botol tertulis 'Menyegarkan Tubuh dan Kaya Energi'. Berdasarkan rincian makronutrien (karbohidrat, protein, lemak), analisislah sumber utama energi tersebut dan evaluasilah apakah minuman ini padat nutrisi atau hanya kalori kosong!

Tabel 4 kolom: [Zat Gizi | Jumlah per Sajian | Pengali (Jumlah Sajian) | Total Konsumsi Sebenarnya], dilanjutkan paragraf uraian analisis klaim energi pada 4 baris bergaris.

Kegiatan 2: Komparasi Kritis: Menganalisis Dua Camilan Kemasan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar komparasi label gizi Produk X dan Produk Y
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bandingkan data gizi per 1 sajian (30 gram) dari dua produk biskuit berikut:
  2. Produk X (Biskuit Gandum Gurih): Energi 140 kkal, Lemak Total 6 g, Lemak Jenuh 3 g, Protein 3 g, Karbohidrat 18 g, Serat Pangan 3 g, Gula 4 g, Natrium 120 mg.
  3. Produk Y (Wafer Cokelat Krim): Energi 160 kkal, Lemak Total 8 g, Lemak Jenuh 5 g, Protein 1 g, Karbohidrat 21 g, Serat Pangan 0 g, Gula 14 g, Natrium 45 mg.
  4. Diskusikan dalam kelompok kelebihan dan kekurangan kandungan gizi masing-masing produk untuk asupan sehari-hari.
  5. Jawab pertanyaan analisis pada lembar kerja.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah analisis perbandingan kandungan zat gizi kritis (Lemak Jenuh, Serat Pangan, Gula, dan Natrium) antara Produk X dan Produk Y pada tabel pembanding!

Ruang tabel jawaban

2. Analisislah mana di antara kedua camilan tersebut yang memiliki profil gizi lebih menunjang kesehatan tubuh sehari-hari jika dikonsumsi secara berkala, beserta argumentasi ilmiah berdasarkan analisis zat gizinya!

Tabel perbandingan 5 baris x 4 kolom: [Parameter Zat Gizi | Produk X | Produk Y | Analisis Perbedaan Kualitas Gizi], dilanjutkan area simpulan diskusi kelompok (6 baris).

Kegiatan 3: Analisis Menu Makanan Harian: Kemasan vs Alami

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan murid
  • Lembar kerja LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan catatan menu makan siang seorang murid SMP bernama Dodi berikut:
  2. Menu 1: Mi instan kemasan cup (Energi: 380 kkal, Lemak Jenuh: 7 g, Natrium: 1.480 mg) + Minuman soda kaleng (Gula: 35 g).
  3. Menu 2: Nasi putih 1 porsi sedang, dada ayam panggang bumbu rempah, tumis bayam wortel, dan 1 buah pisang, air putih.
  4. Lakukan analisis terhadap keseimbangan kandungan zat gizi makro dan mikro dari kedua menu tersebut.
  5. Kerjakan secara mandiri lalu selesaikan lembar refleksi di bagian akhir.

Pertanyaan:

1. Analisislah bahaya kandungan gizi Menu 1 jika dikaitkan dengan batas maksimal konsumsi natrium (2.000 mg/hari) dan gula (50 g/hari) yang dianjurkan!

2. Bandingkan kelengkapan zat gizi antara Menu 1 dan Menu 2 (karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, mineral, serat). Tentukan menu mana yang paling seimbang untuk menjaga kesehatan harian dan jelaskan hasil analisismu!

Kolom analisis rasio zat gizi kritis Menu 1 (4 baris), diikuti tabel perbandingan kelengkapan 6 zat gizi antara Menu 1 dan Menu 2.

REFLEKSI

1. Apa hal baru paling mengejutkan yang kamu temukan saat membaca dan menganalisis kandungan gula/natrium pada kemasan makanan?

2. Bagaimana kebiasaanmu dalam memilih jajanan atau makanan kemasan akan berubah setelah melakukan kegiatan analisis gizi hari ini?

3. Berikan skor pemahamanmu (skala 1-5) mengenai cara menganalisis tabel Informasi Nilai Gizi dan tuliskan satu hal yang masih ingin kamu pelajari lebih lanjut!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.