LKPD PJOK Kelas 8: Merancang dan Menerapkan Modifikasi serta Sistem Skoring yang Adil
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 8 dengan topik "Merancang dan Menerapkan Modifikasi serta Sistem Skoring yang Adil". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 8: Merancang dan Menerapkan Modifikasi serta Sistem Skoring yang Adil
PJOK - Kelas 8
Bab 4 - Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 8 (Fase D) Topik: Merancang dan Menerapkan Modifikasi serta Sistem Skoring yang Adil INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Menganalisis Sistem Skoring dalam Permainan yang DimodifikasiEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan nama permainan yang sudah dimodifikasi dan sistem skoring yang digunakan saat ini! 2. Identifikasi kelebihan dan kekurangan dari sistem skoring tersebut. Tuliskan dalam tabel! Ruang tabel jawaban 3. Apakah sistem skoring yang ada sudah adil untuk semua pemain dengan kemampuan berbeda? Jelaskan alasanmu! Jawab pertanyaan 1 dengan menuliskan nama permainan dan sistem skoring dalam 2-3 kalimat. Untuk pertanyaan 2, buat tabel dengan 2 kolom (Kelebihan dan Kekurangan) dan minimal 3 baris. Untuk pertanyaan 3, tulis penjelasan minimal 4 kalimat dengan memberikan alasan yang jelas. Kegiatan 2: Merancang Sistem Skoring yang Adil dan TransparanEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Rancanglah sistem skoring baru untuk permainan yang dipilih! Jelaskan dengan detail setiap komponen poin dan cara menghitungnya. 2. Buatlah tabel yang menunjukkan perbandingan sistem skoring lama dan sistem skoring baru yang kalian rancang! Ruang tabel jawaban 3. Jelaskan bagaimana sistem skoring baru yang kalian rancang dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi semua peserta, termasuk yang kemampuannya masih rendah! 4. Apa saja prinsip keadilan dan transparansi yang kalian terapkan dalam sistem skoring baru ini? Untuk pertanyaan 1, tulis sistem skoring dengan poin-poin yang terstruktur (gunakan numbering). Untuk pertanyaan 2, buat tabel dengan 4 kolom seperti contoh, minimal 5 baris aspek penilaian. Untuk pertanyaan 3 dan 4, tulis penjelasan minimal 5 kalimat dengan argumen yang kuat dan contoh konkret. Kegiatan 3: Menerapkan dan Mengevaluasi Sistem Skoring dalam Permainan SimulasiEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sistem skoring kelompok mana yang kalian coba? Tuliskan ringkasan sistem skoringnya! 2. Bagaimana pengalaman kalian saat menerapkan sistem skoring tersebut? Apakah mudah dipahami dan diterapkan? 3. Evaluasi efektivitas sistem skoring yang kalian coba dengan mengisi tabel berikut! Ruang tabel jawaban 4. Apakah ada pemain yang merasa tidak bisa berkontribusi dalam sistem skoring ini? Jika ada, mengapa? 5. Berikan 2-3 saran perbaikan untuk sistem skoring yang kalian coba agar lebih efektif! Untuk pertanyaan 1, tulis dalam 2-3 kalimat. Untuk pertanyaan 2, 4, dan 5, tulis penjelasan minimal 4-5 kalimat dengan contoh konkret dari permainan. Untuk pertanyaan 3, buat tabel dengan 3 kolom seperti contoh dan 5 baris aspek evaluasi. REFLEKSI1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari tentang merancang sistem skoring yang adil dalam pembelajaran hari ini? 2. Bagaimana sistem skoring yang adil dapat membuat permainan lebih menyenangkan dan mendorong semua orang untuk berpartisipasi aktif? 3. Menurutmu, apa tantangan terbesar dalam menerapkan sistem skoring yang adil dalam permainan olahraga? Bagaimana cara mengatasinya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.