LKPDPertemuan 1Bab 4Fase DSemester 2

LKPD PJOK Kelas 8: Konsep Modifikasi dalam Aktivitas Jasmani

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 8 dengan topik "Konsep Modifikasi dalam Aktivitas Jasmani". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 8: Konsep Modifikasi dalam Aktivitas Jasmani

PJOK - Kelas 8

Bab 4 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Konsep Modifikasi dalam Aktivitas Jasmani

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikKonsep Modifikasi dalam Aktivitas Jasmani
Alokasi Waktu80 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu menjelaskan pengertian modifikasi dalam konteks aktivitas jasmani serta mengidentifikasi berbagai jenis modifikasi (peralatan, peraturan, sistem skoring) yang dapat diterapkan dalam permainan.
  2. Murid mampu memberikan contoh nyata penerapan modifikasi dalam berbagai situasi gerak (permainan invasi, net, lapangan, dan atletik) untuk meningkatkan keterlibatan dan pengalaman bermain.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan secara individu atau kelompok sesuai instruksi pada setiap kegiatan.
  • Gunakan pengalaman kalian saat berolahraga untuk menjawab pertanyaan.
  • Tuliskan jawaban dengan jelas dan lengkap di ruang yang disediakan.
  • Jika ada yang kurang jelas, jangan ragu bertanya pada guru.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengamati dan Memahami Modifikasi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Video/gambar perbandingan permainan (disediakan guru)
  • Buku tugas
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar atau video yang ditampilkan guru tentang dua situasi bermain: permainan tanpa modifikasi dan permainan dengan modifikasi.
  2. Amati perbedaan yang terjadi: peralatan yang digunakan, aturan permainan, dan keterlibatan peserta.
  3. Diskusikan dengan teman sebangku: mengapa modifikasi diperlukan dalam aktivitas jasmani?
  4. Tuliskan hasil pengamatan dan diskusi kalian pada lembar jawaban.

Pertanyaan:

1. Apa yang dimaksud dengan modifikasi dalam aktivitas jasmani? Jelaskan dengan kata-katamu sendiri!

2. Berdasarkan pengamatan kalian, sebutkan 3 jenis modifikasi yang dapat dilakukan dalam permainan!

3. Mengapa modifikasi penting dalam aktivitas jasmani? Tuliskan minimal 2 alasan!

Tuliskan jawaban dalam bentuk paragraf atau poin-poin di buku tugas kalian. Nomor 1 minimal 3 kalimat, nomor 2 berupa daftar, nomor 3 minimal 2 alasan dengan penjelasan.

Kegiatan 2: Mengidentifikasi Contoh Modifikasi dalam Berbagai Situasi Gerak

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja tabel (bisa disiapkan guru atau murid membuat sendiri)
  • Buku tugas
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah tabel situasi gerak yang disediakan di bawah ini.
  2. Untuk setiap situasi gerak (permainan invasi, net, lapangan, atletik), identifikasi contoh modifikasi yang bisa diterapkan.
  3. Kerjakan secara berkelompok (3-4 orang).
  4. Diskusikan dan tuliskan contoh modifikasi pada kolom yang tersedia di tabel.
  5. Setiap kelompok akan mempresentasikan 1 contoh modifikasi yang paling menarik.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan contoh modifikasi yang dapat diterapkan!

Ruang tabel jawaban

2. Pilih satu contoh modifikasi dari tabel kalian. Jelaskan bagaimana modifikasi tersebut dapat meningkatkan keterlibatan dan pengalaman bermain!

Buatlah tabel dengan 4 kolom di buku tugas kalian. Isi setiap baris dengan contoh modifikasi yang berbeda. Untuk pertanyaan nomor 2, tuliskan penjelasan dalam 1 paragraf (5-7 kalimat).

Kegiatan 3: Merancang Modifikasi Permainan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS/buku tugas
  • Alat tulis berwarna (opsional untuk membuat tabel menarik)
  • Kreativitas kalian!

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih satu permainan yang sering kalian mainkan di sekolah (contoh: sepak bola, basket, voli, kasti).
  2. Bayangkan situasi: di kelas kalian ada teman yang baru sembuh dari cedera kaki, ada yang pendek, dan ada yang belum terlalu mahir bermain.
  3. Rancanglah modifikasi permainan tersebut agar SEMUA teman kalian bisa berpartisipasi dengan nyaman dan senang.
  4. Tuliskan rancangan modifikasi kalian meliputi: nama permainan, jenis modifikasi yang diterapkan, dan alasan memilih modifikasi tersebut.
  5. Presentasikan rancangan kalian di depan kelas (jika waktu memungkinkan).

Pertanyaan:

1. Nama permainan yang kalian pilih dan kondisi peserta yang perlu diakomodasi:

2. Rancangan modifikasi yang kalian usulkan (minimal 3 jenis modifikasi: peralatan, peraturan, dan/atau sistem skoring):

Ruang tabel jawaban

3. Bagaimana modifikasi yang kalian rancang akan meningkatkan pengalaman bermain semua peserta? Jelaskan!

Gunakan format berikut: 1) Tulis nama permainan dan kondisi peserta dalam 2-3 kalimat; 2) Buat tabel 3 kolom untuk rancangan modifikasi (minimal 3 baris); 3) Tulis penjelasan dampak modifikasi dalam 1 paragraf (7-10 kalimat).

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang modifikasi dalam aktivitas jasmani?

2. Pernahkah kamu mengalami situasi di mana modifikasi membuat permainan menjadi lebih menyenangkan? Ceritakan pengalamanmu!

3. Bagaimana kamu akan menerapkan konsep modifikasi saat bermain dengan teman-teman di luar jam pelajaran agar semua orang bisa ikut bermain?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.