LKPDPertemuan 3Bab 3Fase DSemester 1

LKPD PJOK Kelas 8: Membuktikan Strategi Gerak yang Paling Efektif dalam Situasi Gerak yang Berbeda

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 8 dengan topik "Membuktikan Strategi Gerak yang Paling Efektif dalam Situasi Gerak yang Berbeda".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 8: Membuktikan Strategi Gerak yang Paling Efektif dalam Situasi Gerak yang Berbeda

PJOK - Kelas 8

Bab 3 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Membuktikan Strategi Gerak yang Paling Efektif dalam Situasi Gerak yang Berbeda

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMembuktikan Strategi Gerak yang Paling Efektif dalam Situasi Gerak yang Berbeda
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membuktikan strategi gerak yang paling efektif dalam situasi gerak yang berbeda

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai aktivitas pembelajaran gerak.
  • Bentuk kelompok kerja yang terdiri atas 4–5 orang sesuai instruksi guru.
  • Lakukan pemanasan statis dan dinamis bersama kelompok secara tertib sebelum melakukan pembuktian gerak.
  • Lakukan setiap uji coba gerak secara sungguh-sungguh, aman, dan junjung tinggi sportivitas.
  • Catat dan bandingkan data hasil uji coba strategi gerak pada lembar kerja yang tersedia untuk membuktikan efektivitasnya.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Uji Pembuktian 1: Membuktikan Strategi Gerak Lari Cepat (Situasi Jalur Lurus Terbuka)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Cone/penanda lintasan
  • Stopwatch
  • Peluit
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan lintasan lurus sepanjang 50 meter dengan penanda start dan finis.
  2. Lakukan Uji Coba A: Berlarilah secepat-cepatnya dengan tenaga penuh sejak aba-aba start hingga finis tanpa mengatur pembagian tenaga dan ritme napas.
  3. Istirahatlah selama 2 menit, lalu lakukan Uji Coba B: Berlarilah dengan strategi (start efisien, pengaturan ritme lari bertahap, dan menjaga stabilitas postur tubuh hingga garis akhir).
  4. Catat kondisi fisik yang dirasakan dan hasil pengamatan kelompok pada tabel pembuktian.
  5. Bandingkan kedua strategi tersebut untuk menentukan strategi mana yang terbukti paling efektif dalam situasi lintasan lurus.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel pembuktian berikut berdasarkan hasil pengujian lari 50 meter kelompokmu!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data uji coba pada situasi lari lurus 50 meter, strategi gerak manakah yang terbukti paling efektif? Jelaskan bukti nyatanya!

Tabel 3 kolom (Kolom 1: Parameter Pengamatan [Kondisi Tenaga di Akhir Lintasan, Kestabilan Langkah Gerak, Kesimpulan Kelompok], Kolom 2: Uji Coba A [Tanpa Strategi], Kolom 3: Uji Coba B [Dengan Pengaturan Strategi Gerak]) diikuti 3 baris kosong bergaris untuk uraian pembuktian nomor 2.

Kegiatan 2: Uji Pembuktian 2: Membuktikan Strategi Gerak Melewati Rintangan (Situasi Jalur Berliku/Banyak Halangan)

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 5 buah cone/corong
  • Stopwatch
  • Lintasan datar 15 meter

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan lintasan zig-zag dengan 5 cone/rintangan berjarak 2 meter antar-cone.
  2. Lakukan Simulasi 1: Murid bergerak melewati rintangan dengan strategi gerak langkah lebar dan kecepatan tinggi konstan tanpa menurunkan pusat berat tubuh.
  3. Lakukan Simulasi 2: Murid bergerak melewati rintangan dengan strategi gerak langkah pendek-cepat, menurunkan sedikit pusat berat tubuh saat berbelok, serta menjaga keseimbangan.
  4. Amati dan catat keberhasilan melewati rintangan (kelancaran belokan, rintangan tersenggol atau tidak) pada format pembuktian.
  5. Bandingkan hasil dari kedua perlakuan untuk membuktikan strategi gerak mana yang paling efektif dalam situasi gerak berliku.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah perbandingan hasil pembuktian gerak melewati rintangan antara Simulasi 1 dan Simulasi 2!

2. Mengapa strategi gerak pada Simulasi 2 terbukti lebih efektif diterapkan pada situasi jalur berliku dibanding Simulasi 1?

Format isian dua baris terpisah untuk hasil Simulasi 1 dan Simulasi 2, dilanjutkan ruang uraian bergaris sebanyak 4 baris untuk pertanyaan nomor 2.

Kegiatan 3: Uji Pembuktian 3: Membuktikan Efektivitas Strategi Gerak Berkelompok dalam Permainan Penguasaan Bola

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Bola (sepak bola/bola tangan/basket)
  • Rompi pembeda
  • Cone pembatas area 8x8 meter

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bermainlah dalam format 3 lawan 1 di area berukuran 8 x 8 meter.
  2. Terapkan Ronde 1: Tim penyerang menerapkan strategi bergerak statis (hanya mengoper dari tempat berdiri tanpa berpindah mencari ruang kosong).
  3. Terapkan Ronde 2: Tim penyerang menerapkan strategi bergerak dinamis (segera bergerak membuka ruang dan mendekati teman setelah mengoper bola).
  4. Hitung jumlah operan sukses beruntun yang berhasil dilakukan pada masing-masing ronde.
  5. Diskusikan bersama tim untuk membuktikan strategi gerak yang paling efektif saat menghadapi tekanan lawan, lalu selesaikan refleksi akhir pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Berapakah jumlah operan berhasil yang tercatat pada Ronde 1 (Strategi Statis) dan Ronde 2 (Strategi Dinamis Membuka Ruang)? Tuliskan data perbandingannya!

2. Berdasarkan data operan tersebut, buktikan mengapa perubahan strategi gerak sangat menentukan keberhasilan tim dalam situasi menghadapi pengawalan lawan!

Kotak perolehan skor data operan Ronde 1 vs Ronde 2, dilanjutkan ruang uraian 4 baris untuk argumen pembuktian, dan 3 kolom/baris untuk menuliskan refleksi.

REFLEKSI

1. Apa bukti nyata yang paling meyakinkan kamu hari ini bahwa satu strategi gerak tidak bisa digunakan untuk semua situasi gerak?

2. Saat menghadapi situasi gerak yang mendadak berubah di lapangan, langkah apa yang terbukti paling membantumu menyesuaikan strategi gerak?

3. Bagaimana perasaan dan tingkat keterlibatanmu dalam melakukan uji pembuktian strategi gerak bersama kelompok hari ini?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.