LKPDPertemuan 5Bab 2Fase DSemester 1

LKPD PJOK Kelas 8: Membuktikan Strategi Sudut Lontaran Proyektil dan Posisi Stabilitas yang Paling Efektif pada Berbagai Situasi Gerak

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 8 dengan topik "Membuktikan Strategi Sudut Lontaran Proyektil dan Posisi Stabilitas yang Paling Efektif pada Berbagai Situasi Gerak".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 8: Membuktikan Strategi Sudut Lontaran Proyektil dan Posisi Stabilitas yang Paling Efektif pada Berbagai Situasi Gerak

PJOK - Kelas 8

Bab 2 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Membuktikan Strategi Sudut Lontaran Proyektil dan Posisi Stabilitas yang Paling Efektif pada Berbagai Situasi Gerak

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMembuktikan Strategi Sudut Lontaran Proyektil dan Posisi Stabilitas yang Paling Efektif pada Berbagai Situasi Gerak
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membuktikan strategi gerak berbasis konsep gerak yang paling efektif dalam situasi gerak yang berbeda

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran dan praktik gerak.
  • Bentuk kelompok kerja yang terdiri atas 4–5 orang murid.
  • Lakukan pemanasan dinamis secara mandiri atau bersama kelompok sebelum melakukan uji coba gerak.
  • Gunakan alat olahraga sesuai petunjuk keselamatan dan jaga sportivitas serta kerja sama.
  • Catat data hasil pembuktian gerak secara jujur dan teliti pada tabel yang telah disediakan di setiap kegiatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksperimen Pembuktian Strategi Sudut Lontaran Proyektil (Operan Jauh vs Operan Cepat)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Bola (basket/sepak/voli)
  • Meteran gulung atau penanda jarak (cone)
  • Stopwatch (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan bola (bola basket, bola sepak, atau bola voli) dan area lapangan sepanjang minimal 15 meter.
  2. Satu murid bertugas melempar/melambungkan bola, satu murid menangkap, dan murid lainnya mengamati serta mengukur jarak lontaran.
  3. Uji Coba 1: Lakukan lemparan dengan perkiraan sudut rendah (sekitar 20°-30°). Catat jarak capai dan kecepatan laju bola.
  4. Uji Coba 2: Lakukan lemparan dengan perkiraan sudut sedang (sekitar 45°). Catat jarak capai dan kecepatan laju bola.
  5. Uji Coba 3: Lakukan lemparan dengan perkiraan sudut tinggi (sekitar 70°-80°). Catat jarak capai dan kecepatan laju bola.
  6. Ulangi masing-masing 2 kali untuk memastikan data akurat, lalu simpulkan sudut yang paling efektif untuk menghasilkan jarak terjauh dan untuk operan cepat mendatar.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel hasil uji coba sudut lontaran proyektil berikut berdasarkan data pengamatan kelompokmu:

  1. Sudut Rendah 20°-30°,
  2. Sudut Sedang 45°,
  3. Sudut Tinggi 70°-80°. Tuliskan perkiraan jarak tempuh (meter) dan karakteristik laju bola (sangat cepat/sedang/lambat melambung tinggi).
Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data uji coba di atas, buktikan strategi sudut lontaran mana yang paling efektif jika kamu berada dalam situasi: (a) Harus mengoper bola melintasi lawan yang jauh di ujung lapangan, dan (b) Harus mengoper bola cepat ke rekan terdekat yang sedang dijaga ketat!

Format jawaban: (1) Tabel 3 baris x 3 kolom [Sudut Lontaran | Jarak Tempuh Rata-rata | Karakteristik Laju Bola]; (2) Uraian penjelasan analisis situasi a dan b masing-masing 2-3 kalimat.

Kegiatan 2: Uji Pembuktian Posisi Stabilitas Tubuh (Titik Berat dan Luas Bidang Tumpu)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Matras senam / area rumput aman
  • Peluit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah dua murid berpasangan dengan berat badan relatif seimbang untuk melakukan uji kontak stabilitas (dorongan ringan terkontrol dari arah depan dan samping).
  2. Posisi A: Murid berdiri tegak, kedua kaki rapat sejajar, lutut lurus (bidang tumpu sempit, titik berat tinggi). Murid pasangan memberi dorongan dorong ringan pada bahu.
  3. Posisi B: Murid berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu, lutut sedikit ditekuk merendahkan badan (bidang tumpu sedang, titik berat lebih rendah). Berikan dorongan dorong ringan yang sama.
  4. Posisi C: Murid membuka kaki lebih lebar dari bahu, posisi kuda-kuda kokoh (satu kaki sedikit di depan), lutut ditekuk dalam (bidang tumpu lebar, titik berat rendah). Berikan dorongan dorong ringan yang sama.
  5. Amati dan catat tingkat goyangan atau pergeseran posisi kaki pada masing-masing posisi.

Pertanyaan:

1. Bandingkan daya tahan keseimbangan antara Posisi A, Posisi B, dan Posisi C saat menerima dorongan. Isikan hasil pengamatanmu pada tabel stabilitas!

Ruang tabel jawaban

2. Buktikan mengapa merendahkan titik berat badan dan melebarkan bidang tumpuan kaki menjadi strategi paling efektif saat bertahan (misalnya posisi defense basket atau adu badan sepak bola) dibanding berdiri tegak!

Format jawaban: (1) Tabel 3 baris x 3 kolom [Posisi Uji | Kondisi Fisik Posisi | Tingkat Ketahanan Terhadap Dorongan]; (2) Uraian pembuktian konsep mekanika stabilitas minimal 1 paragraf (3-4 kalimat).

Kegiatan 3: Simulasi Pembuktian Strategi Kombinasi Gerak dalam Permainan Target Dinamis

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Bola busa / bola lunak / bola tangan kecil
  • Keranjang / cone sebagai target sasaran
  • Tali/kapur penanda lingkaran benteng

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan permainan tantangan kelompok kecil: 'Benteng & Penembak'.
  2. Satu murid bertindak sebagai penjaga target (harus mempertahankan posisi stabilitas kokoh di dalam lingkaran berdiameter 1 meter tanpa boleh keluar lingkaran saat membendung/menghadang bola busa/lunak).
  3. Dua murid penyerang bertugas melontarkan bola ke sasaran keranjang/target di belakang penjaga dari jarak 8 meter.
  4. Penyerang wajib membuktikan 2 strategi sudut lontaran berbeda (lemparan lengkung parabola tinggi melompati penjaga vs lemparan cepat sudut rendah melewati samping penjaga).
  5. Lakukan rotasi peran dalam kelompok dan diskusikan strategi mana yang terbukti paling sulit digagalkan oleh penjaga serta bagaimana penjaga menstabilkan tubuhnya.
  6. Selesaikan kegiatan dengan sesi diskusi, refleksi kelompok, dan pendinginan bersama (10 menit terakhir).

Pertanyaan:

1. Saat penjaga merentangkan tangan ke atas dan berdiri jinjit untuk menghalau bola, strategi sudut lontaran apa yang paling efektif dipilih penyerang untuk mencetak poin ke sasaran di belakangnya? Berikan alasan berdasarkan bukti percobaanmu!

2. Dari sisi penjaga benteng, strategi posisi stabilitas seperti apa yang terbukti paling efektif agar mampu bergerak cepat menghalau bola ke berbagai arah tanpa terjatuh atau kehilangan keseimbangan?

Format jawaban: Uraian hasil analisis taktis simulasi untuk pertanyaan 1 dan ringkasan poin-poin strategi stabilitas hasil diskusi untuk pertanyaan 2.

REFLEKSI

1. Dari eksperimen yang telah dilakukan, situasi gerak manakah yang menurutmu paling membutuhkan sudut lontaran parabola 45° dibandingkan sudut lontaran datar?

2. Bagaimana pengaturan posisi kaki dan ketinggian tubuh memengaruhi rasa percaya dirimu saat harus menahan dorongan atau menjaga keseimbangan dalam olahraga?

3. Apa hal terpenting yang kamu pelajari hari ini tentang kaitan antara hukum gerak (sudut lontaran dan stabilitas) dengan keberhasilan strategi bermain di lapangan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.