LKPDPertemuan 3Bab 2Fase DSemester 1

LKPD PJOK Kelas 8: Memperagakan Pengaturan Posisi Tumpuan Kaki untuk Menjaga Keseimbangan dan Stabilitas Statis

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 8 dengan topik "Memperagakan Pengaturan Posisi Tumpuan Kaki untuk Menjaga Keseimbangan dan Stabilitas Statis".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 8: Memperagakan Pengaturan Posisi Tumpuan Kaki untuk Menjaga Keseimbangan dan Stabilitas Statis

PJOK - Kelas 8

Bab 2 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 8 (Fase D)

Topik: Memperagakan Pengaturan Posisi Tumpuan Kaki untuk Menjaga Keseimbangan dan Stabilitas Statis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 8
TopikMemperagakan Pengaturan Posisi Tumpuan Kaki untuk Menjaga Keseimbangan dan Stabilitas Statis
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Memperagakan strategi gerak berbasis pengaturan keseimbangan dan stabilitas untuk meningkatkan capaian keterampilan gerak

PETUNJUK UMUM

  • Gunakan pakaian olahraga lengkap dan sepatu olahraga yang nyaman serta aman.
  • Lakukan pemanasan statis dan dinamis secara mandiri atau bersama kelompok sebelum memulai aktivitas.
  • Bekerjasamalah secara berpasangan: satu murid memperagakan strategi gerak, sedangkan pasangannya mengamati dan mencatat hasil peragaan.
  • Perhatikan keselamatan diri dan rekan saat melakukan uji stabilitas dengan dorongan ringan yang terkontrol.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Peragaan Luas Bidang Tumpuan Kaki

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Peluit
  • Matras atau lantai lapangan yang datar dan tidak licin
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdirilah berhadapan dengan pasanganmu di area yang rata dan aman.
  2. Peragakan Sikap A: Berdiri tegak dengan kedua kaki rapat (bidang tumpuan sempit) selama 10 detik. Pasangan memberikan dorongan ringan dari arah samping pada bahu.
  3. Peragakan Sikap B: Berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu (bidang tumpuan sedang) selama 10 detik. Pasangan memberikan dorongan ringan yang sama dari arah samping pada bahu.
  4. Peragakan Sikap C: Berdiri dengan kedua kaki dibuka lebih lebar dari bahu (bidang tumpuan luas) selama 10 detik. Pasangan memberikan dorongan ringan yang sama dari arah samping pada bahu.
  5. Lakukan pergantian peran setelah selesai dan catat hasil peragaan pada tabel.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel hasil peragaan pengaturan luas tumpuan kaki berikut berdasarkan tingkat stabilitas (Sangat Mudah Goyang / Cukup Stabil / Sangat Kokoh-Stabil) saat menerima dorongan ringan samping!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan peragaan yang telah dilakukan, bagaimana pengaruh memperlebar posisi tumpuan kaki terhadap stabilitas tubuh?

Tabel 3 baris berisi kolom: Sikap Peragaan, Posisi Kaki, dan Tingkat Stabilitas (Sangat Mudah Goyang / Cukup Stabil / Sangat Kokoh-Stabil), diikuti ruang isian 2 baris untuk simpulan pengaruh luas tumpuan kaki.

Kegiatan 2: Peragaan Kombinasi Posisi Tumpuan dan Penurunan Pusat Gravitasi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Stopwatch
  • Matras olahraga
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjasamalah kembali secara berpasangan untuk menguji strategi penurunan pusat gravitasi tubuh.
  2. Peragakan Posisi 1: Berdiri kaki selebar bahu dengan lutut lurus (posisi tegak biasa). Pasangan memberikan dorongan perlahan dari arah depan pada kedua bahu.
  3. Peragakan Posisi 2: Berdiri kaki selebar bahu dengan menekuk kedua lutut membentuk sudut sekitar 90-120 derajat (merendahkan pinggul/menurunkan pusat gravitasi). Pasangan memberikan dorongan perlahan dari arah depan pada kedua bahu.
  4. Peragakan Posisi 3: Berdiri dengan posisi satu kaki di depan dan satu kaki di belakang (posisi melangkah/kuda-kuda depan-belakang) dengan lutut ditekuk rendah. Pasangan memberikan dorongan perlahan dari arah depan pada kedua bahu.
  5. Amati posisi mana yang paling kokoh dalam mempertahankan keseimbangan statis saat menerima dorongan dari depan, lalu catat hasil pengamatan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel evaluasi peragaan stabilitas terhadap dorongan depan: tentukan posisi mana yang paling stabil di antara Posisi 1, Posisi 2, dan Posisi 3 serta alasannya!

Ruang tabel jawaban

2. Sebutkan 2 strategi penyesuaian tubuh yang diperagakan pada Posisi 3 sehingga menghasilkan stabilitas paling optimal terhadap dorongan dari depan!

Tabel 3 baris dengan kolom: Posisi Tubuh, Status Ketahanan Dorongan (Kurang Stabil / Cukup Stabil / Paling Stabil), dan Alasan Pengamatan; serta 2 baris isian strategi penyesuaian tubuh.

Kegiatan 3: Simulasi Peragaan Strategi Bertahan Statis dalam Situasi Olahraga

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kapur tulis / kun pembatas lingkaran
  • Peluit
  • Lembar penilaian antar-teman

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buatlah lingkaran kecil berdiameter 1 meter di lantai menggunakan kapur atau penanda kun.
  2. Peragakan strategi posisi tumpuan kaki bertahan statis di dalam lingkaran selama 10 detik tanpa membiarkan kaki melangkah keluar lingkaran.
  3. Pilih salah satu situasi olahraga: Posisi Bertahan Bola Basket (defense stance) ATAU Kuda-Kuda Bertahan Bela Diri.
  4. Pasangan memberikan gangguan dorongan terkontrol pada pundak/lengan dari arah depan dan samping bergantian secara acak.
  5. Beri tanda centang pada lembar penilaian teman sejawat apakah pelaku berhasil memperagakan strategi tumpuan kaki yang seimbang dan stabil.
  6. Setelah simulasi selesai, lakukan pendinginan mandiri, perapian alat, dan pengisian refleksi.

Pertanyaan:

1. Tandai centang (V) pada ceklis observasi peragaan temanmu:

  1. Kaki dibuka selebar atau melebihi bahu [Ya/Tidak],
  2. Lutut ditekuk merendah [Ya/Tidak],
  3. Kedua telapak kaki menapak utuh di lantai [Ya/Tidak],
  4. Bertahan statis tanpa keluar lingkaran selama 10 detik [Ya/Tidak]!
Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan apa yang terjadi jika murid memperagakan sikap bertahan dengan posisi tumit terangkat (berjinjit) saat menerima kontak fisik!

Format tabel ceklis observasi 4 butir indikator peragaan (kolom: Indikator Gerak, Hasil Ya/Tidak, Catatan Pasangan), diikuti kotak uraian 3 baris.

REFLEKSI

1. Bagian pengaturan tumpuan kaki mana yang paling menantang bagimu saat mempertahankan keseimbangan statis?

2. Bagaimana kamu dapat memanfaatkan strategi pengaturan tumpuan kaki dan penurunan lutut ini saat berolahraga permainan (seperti basket, futsal, atau bela diri) di kehidupan sehari-hari?

3. Apakah kamu merasa lebih percaya diri dan kokoh saat memperagakan sikap bertahan dengan kaki terbuka lebar dan lutut ditekuk dibandingkan berdiri tegak biasa? Jelaskan perasaanmu!

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.