LKPDPertemuan 4Bab 6Fase DSemester 2

LKPD PJOK Kelas 7: Merancang Jadwal Aktivitas Jasmani Mingguan sebagai Tindakan Pencegahan Berdasarkan Rekomendasi Otoritas Kesehatan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 7 dengan topik "Merancang Jadwal Aktivitas Jasmani Mingguan sebagai Tindakan Pencegahan Berdasarkan Rekomendasi Otoritas Kesehatan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 7: Merancang Jadwal Aktivitas Jasmani Mingguan sebagai Tindakan Pencegahan Berdasarkan Rekomendasi Otoritas Kesehatan

PJOK - Kelas 7

Bab 6 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Merancang Jadwal Aktivitas Jasmani Mingguan sebagai Tindakan Pencegahan Berdasarkan Rekomendasi Otoritas Kesehatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMerancang Jadwal Aktivitas Jasmani Mingguan sebagai Tindakan Pencegahan Berdasarkan Rekomendasi Otoritas Kesehatan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merancang tindakan pencegahan melalui aktivitas jasmani berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dan panduan rekomendasi kesehatan dengan saksama.
  • Bekerjalah secara mandiri atau berdiskusi dengan teman kelompokmu sesuai petunjuk guru.
  • Gunakan informasi rekomendasi otoritas kesehatan (WHO/Kemenkes: minimal 60 menit per hari aktivitas sedang hingga berat untuk remaja usia 5-17 tahun serta latihan penguatan otot minimal 3 hari seminggu) sebagai dasar perancangan.
  • Tuliskan rancangan kegiatan fisikmu secara jelas dan terukur pada kolom yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menentukan Komponen Pencegahan Berdasarkan Rekomendasi Kesehatan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa PJOK Kelas 7
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati panduan rekomendasi otoritas kesehatan untuk remaja (usia 5-17 tahun): akumulasi aktivitas jasmani intensitas sedang-berat minimal 60 menit setiap hari, serta latihan kekuatan otot/tulang minimal 3 kali dalam seminggu.
  2. Pilihlah jenis-jenis aktivitas jasmani yang berfungsi sebagai tindakan pencegahan penyakit tidak menular (seperti obesitas, hipertensi, dan diabetes).
  3. Lengkapilah tabel identifikasi komponen rancangan tindakan pencegahan berikut dengan jenis aktivitas yang sesuai.

Pertanyaan:

1. Rancanglah pemetaan awal tindakan pencegahan dengan menentukan minimal 1 contoh aktivitas jasmani yang tepat untuk masing-masing kategori intensitas berikut: (a) Aktivitas aerobik sedang, (b) Aktivitas aerobik berat, dan (c) Latihan kekuatan otot/tulang.

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan, tentukan target durasi harian dan frekuensi mingguan minimal yang harus dirancang agar aktivitas jasmani efektif sebagai tindakan pencegahan masalah kesehatan!

Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Kategori Aktivitas), Kolom 2 (Contoh Bentuk Aktivitas Jasmani), Kolom 3 (Target Pencegahan). Di bawah tabel disediakan 2 baris isian singkat untuk target durasi dan frekuensi rekomendasi.

Kegiatan 2: Merancang Matriks Jadwal Aktivitas Jasmani Mingguan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Format Matriks Tabel Rencana Aktivitas Jasmani Mingguan
  • Alat tulis
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Rancanglah jadwal aktivitas jasmani mingguan (Senin hingga Minggu) sebagai tindakan pencegahan gaya hidup tidak sehat.
  2. Pastikan rancangan memenuhi standar: total durasi aktivitas mencapai minimal 60 menit setiap hari dan menyertakan latihan kekuatan otot pada minimal 3 hari berbeda.
  3. Tuliskan rincian nama aktivitas, kategori (sedang/berat/kekuatan otot), dan durasi (dalam menit) pada matriks mingguan yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Susunlah rancangan jadwal aktivitas jasmani pencegahan selama 7 hari (Senin s.d. Minggu) ke dalam matriks mingguan dengan mencantumkan nama aktivitas, jenis intensitas, dan durasi per hari!

Ruang tabel jawaban

Format matriks tabel 4 kolom: Hari (Senin - Minggu), Nama Aktivitas Jasmani, Kategori/Intensitas (Sedang/Berat/Kekuatan Otot), Durasi (Menit), dan Total Durasi Harian.

Kegiatan 3: Uji Kelayakan dan Penyesuaian Rancangan Tindakan Pencegahan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel rancangan dari Kegiatan 2
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Periksa kembali rancangan jadwal mingguan yang telah kamu buat pada Kegiatan 2.
  2. Evaluasi apakah rancangan tersebut sudah realistis untuk dijalankan serta benar-benar memenuhi kriteria rekomendasi otoritas kesehatan.
  3. Lakukan penyesuaian jika ditemukan hari yang durasinya kurang dari 60 menit atau latihan otot kurang dari 3 hari.

Pertanyaan:

1. Buktikan bahwa rancangan jadwal mingguan yang kamu buat telah memenuhi rekomendasi otoritas kesehatan dengan menghitung total akumulasi durasi selama 1 minggu dan menghitung jumlah hari yang memuat latihan penguatan otot!

2. Jika pada hari tertentu kamu memiliki jadwal belajar yang sangat padat sehingga tidak bisa berolahraga 60 menit sekaligus dalam satu sesi, bagaimana kamu merancang ulang pembagian waktu aktivitas jasmani pada hari tersebut agar tetap memenuhi target pencegahan 60 menit?

Format lembar uraian terstruktur: Ruang kalkulasi durasi mingguan dan ceklis frekuensi latihan otot, diikuti ruang paragraf strategi penyesuaian jadwal alternatif (4-5 baris).

REFLEKSI

1. Apakah rancangan aktivitas jasmani mingguan yang kamu buat sudah sesuai dengan rutinitas harianmu sehingga memungkinkan untuk dijalankan secara konsisten?

2. Tantangan apa yang paling mungkin kamu hadapi dalam melaksanakan jadwal pencegahan ini, dan bagaimana rancanganmu dapat membantu mengatasi hal tersebut?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.