LKPDPertemuan 2Bab 4Fase DSemester 2

LKPD PJOK Kelas 7: Membuktikan Strategi Gerak Penyerangan dan Bertahan yang Efektif dalam Situasi Gerak Berbeda

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 7 dengan topik "Membuktikan Strategi Gerak Penyerangan dan Bertahan yang Efektif dalam Situasi Gerak Berbeda".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 7: Membuktikan Strategi Gerak Penyerangan dan Bertahan yang Efektif dalam Situasi Gerak Berbeda

PJOK - Kelas 7

Bab 4 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Membuktikan Strategi Gerak Penyerangan dan Bertahan yang Efektif dalam Situasi Gerak Berbeda

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Fase / KelasFase D / Kelas VII
TopikMembuktikan Strategi Gerak Penyerangan dan Bertahan yang Efektif dalam Situasi Gerak Berbeda
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membuktikan strategi gerak yang paling efektif dalam situasi gerak yang berbeda pada permainan tim

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai pembelajaran dan lakukan pemanasan statis serta dinamis.
  • Bekerjasamalah dalam tim secara suportif dan utamakan keselamatan saat bergerak di lapangan.
  • Lakukan setiap uji coba situasi gerak dengan sungguh-sungguh, amati hasilnya, dan catat data hasil pembuktian ke dalam LKPD.
  • Gunakan data hasil uji gerak nyata untuk membuktikan strategi mana yang paling efektif dalam situasi gerak yang berbeda.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Uji Pembuktian Strategi Penyerangan: Situasi Lawan Rapat vs Lawan Terbuka

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Bola (futsal/bola tangan/sepak bola)
  • Rompi tim 2 warna berbeda
  • Cone/kerucut pembatas area
  • Peluit dan stopwatch

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk tim yang terdiri atas 4 pemain penyerang melawan 3 pemain bertahan pada area permainan 10 x 10 meter menggunakan bola (futsal/bola tangan).
  2. Lakukan Simulasi Situasi A (Pertahanan Rapat): Tim bertahan menjaga ketat di depan gawang/garis akhir. Lakukan 5 kali percobaan mencetak skor dengan Strategi 1 (menggiring langsung menembus tengah) dan 5 kali percobaan dengan Strategi 2 (operan cepat satu-dua dan memanfaatkan ruang kosong di sisi sayap). Hitung berapa kali bola berhasil masuk/mencapai garis sasaran.
  3. Lakukan Simulasi Situasi B (Pertahanan Terbuka/Menekan Tinggi): Tim bertahan menekan ke area depan penyerang sehingga ruang di belakang mereka longgar. Lakukan 5 kali percobaan dengan Strategi 1 (operan-operan pendek mendatar di area sendiri) dan 5 kali percobaan dengan Strategi 2 (operan terobosan langsung ke ruang kosong di belakang bek lawan). Hitung jumlah skor yang berhasil diraih.
  4. Tuliskan data hasil percobaan ke dalam tabel dan buktikan strategi yang paling efektif berdasarkan data keberhasilan tersebut.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel pembuktian efektivitas strategi penyerangan di bawah ini berdasarkan hasil 5 kali pengulangan tiap strategi: [Situasi Gerak | Pilihan Strategi | Jumlah Berhasil (dari 5) | Keterangan Efektivitas (Lebih Efektif / Kurang Efektif)]

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data angka pada tabel percobaan, buktikan mengapa Strategi 2 lebih efektif diterapkan ketika menghadapi lawan yang bertahan rapat dibandingkan Strategi 1!

Tabel 4 kolom: Kolom 1 (Situasi Gerak: Bertahan Rapat / Bertahan Terbuka), Kolom 2 (Pilihan Strategi Gerak), Kolom 3 (Jumlah Berhasil dari 5 Percobaan), Kolom 4 (Simpulan Efektivitas). Kolom uraian disediakan 4 baris untuk menuliskan analisis pembuktian berbasis data.

Kegiatan 2: Uji Pembuktian Strategi Bertahan: Situasi Kalah Jumlah vs Situasi Seimbang

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Bola tim
  • Rompi pembeda
  • Cone penanda gawang kecil/garis batas
  • Lembar pencatat skor

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Atur permainan bertahan pada area 12 x 12 meter.
  2. Uji Coba Situasi 1 (Bertahan Kalah Jumlah: 2 Bek Lawan 3 Penyerang): Lakukan 5 kali bertahan dengan Strategi A (Kedua bek langsung maju merebut bola secara agresif bersamaan) dan 5 kali dengan Strategi B (Satu bek menunda/menutup jalur tembak lawan sambil menunggu bantuan, bek kedua menjaga ruang tengah/pemain bebas). Catat berapa kali gawang kebobolan (kegagalan bertahan).
  3. Uji Coba Situasi 2 (Bertahan Jumlah Seimbang: 3 Bek Lawan 3 Penyerang): Lakukan 5 kali bertahan dengan Strategi A (Penjagaan satu lawan satu secara ketat/man-to-man) dan 5 kali dengan Strategi B (Menjaga zona/wilayah pertahanan). Catat jumlah kegagalan/kebobolan yang terjadi.
  4. Bandingkan hasil dari kedua strategi pada masing-masing situasi untuk membuktikan strategi bertahan yang paling efektif menggagalkan serangan.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pembuktian strategi bertahan: [Situasi Gerak | Strategi Bertahan | Jumlah Serangan Lawan yang Berhasil Digagalkan (dari 5 kali) | Tingkat Efektivitas]

Ruang tabel jawaban

2. Buktikan dengan membandingkan data: strategi manakah yang terbukti paling efektif untuk bertahan dalam situasi kalah jumlah pemain, dan apa bukti nyata saat gerak di lapangan berlangsung?

Format tabel 4 kolom (Situasi Gerak, Strategi Bertahan, Jumlah Serangan yang Digagalkan /5, Status Efektivitas) dan kolom uraian 4 baris untuk memaparkan bukti gerak.

Kegiatan 3: Uji Tanding Transisi Cepat & Pembuktian Strategi Gerak Terpilih

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Bola permainan
  • Cone garis batas
  • Rompi tim
  • Papan pencatat skor

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Mainkan mini-game tim (4 lawan 4) berdurasi 2 babak x 7 menit.
  2. Babak 1: Kedua tim menerapkan strategi acak/bebas tanpa menyesuaikan dengan situasi gerak yang terjadi di lapangan.
  3. Babak 2: Terapkan strategi yang telah terbukti paling efektif dari Kegiatan 1 dan Kegiatan 2 (menyesuaikan strategi penyerangan dan bertahan berdasarkan situasi gerak lawan).
  4. Amati dan buktikan apakah pergantian strategi sesuai situasi menghasilkan penguasaan bola dan konversi gol/skor yang lebih baik.
  5. Gunakan sisa waktu untuk melengkapi bukti pengamatan, melakukan pendinginan, transisi kelas, dan menjawab refleksi pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Bandingkan data pertandingan timmu antara Babak 1 (strategi bebas) dan Babak 2 (menerapkan strategi hasil pembuktian situasi) dalam format berikut: [Babak | Jumlah Peluang Tercipta | Jumlah Skor Masuk | Jumlah Kebobolan]. Buktikan perbedaannya!

2. Diskusikan bersama kelompok: Berikan satu bukti tindakan gerak di lapangan yang menunjukkan bahwa timmu berhasil mengubah strategi secara cepat saat situasi gerak berubah dari menyerang ke bertahan!

Format isian data ringkas 4 indikator pertandingan (Peluang, Skor Masuk, Kebobolan, Bukti Perubahan) dan kotak diskusi kelompok 4 baris.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil membuktikan sendiri strategi gerak yang paling efektif melalui praktik permainan bersama teman satu tim?

2. Dalam kehidupan nyata di luar olahraga, apa manfaat menguji dan memilih strategi yang tepat sebelum mengambil keputusan saat menghadapi situasi yang berbeda-beda?

3. Apa tantangan terbesar yang kamu rasakan saat harus segera mengubah strategi gerak di tengah situasi permainan yang berubah sangat cepat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.