LKPDPertemuan 1Bab 4Fase DSemester 2

LKPD PJOK Kelas 7: Kohesi (Kepaduan) Tim dalam Aktivitas Jasmani

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 7 dengan topik "Kohesi (Kepaduan) Tim dalam Aktivitas Jasmani". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 7: Kohesi (Kepaduan) Tim dalam Aktivitas Jasmani

PJOK - Kelas 7

Bab 4 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Kohesi (Kepaduan) Tim dalam Aktivitas Jasmani

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikKohesi (Kepaduan) Tim dalam Aktivitas Jasmani
Alokasi Waktu70 menit
Tipe AktivitasCampuran (diskusi, eksplorasi gerak, refleksi tertulis)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengidentifikasi dan menjelaskan konsep kohesi (kepaduan) tim serta manfaatnya dalam aktivitas jasmani kelompok melalui diskusi dan tanya jawab.
  2. Murid dapat mempraktikkan aktivitas gerak bersama (seperti permainan kolaboratif sederhana) yang mencerminkan kepaduan tim dengan menunjukkan sikap saling mendukung dan berkomunikasi aktif.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini secara jujur dan sungguh-sungguh. Tidak ada jawaban yang salah selama kamu menuliskannya berdasarkan pengalaman dan pikiranmu sendiri.
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan cermat sebelum mulai mengerjakan.
  • Kegiatan 1 dikerjakan secara individu, Kegiatan 2 dikerjakan bersama kelompok (4–5 orang), dan Kegiatan 3 dikerjakan kembali secara individu.
  • Gunakan pulpen atau pensil untuk mengisi semua ruang jawaban yang tersedia.
  • Saat berdiskusi atau bergerak bersama, hormati pendapat dan kemampuan temanmu. Semua anggota tim sama pentingnya!
  • Jika ada instruksi yang kurang jelas, tanyakan kepada guru sebelum memulai.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Apa Itu Kohesi Tim? — Menggali dari Pengalamanmu

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis
  • Gambar/ilustrasi tim (opsional, disiapkan guru)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini kamu kerjakan sendiri terlebih dahulu, lalu dibagikan dalam diskusi kelas.
  2. Langkah 1: Amati gambar atau situasi yang diberikan guru (tim sepak bola, tim voli, tim tari, atau tim UKS). Jika tidak ada gambar, bayangkan tim favoritmu.
  3. Langkah 2: Jawab pertanyaan 1 dan 2 secara individu selama ± 5 menit.
  4. Langkah 3: Baca teks pendek berikut ini dengan saksama. --- TEKS SINGKAT --- Kohesi tim adalah tingkat kekompakan dan kepaduan anggota tim dalam bekerja bersama menuju satu tujuan. Tim yang kohesif saling mendukung, berkomunikasi dengan baik, dan mempercayai satu sama lain. Dalam aktivitas jasmani, kohesi tim terbukti meningkatkan performa, membuat latihan lebih menyenangkan, dan membangun rasa percaya diri setiap anggota. --------------------
  5. Langkah 4: Lengkapi tabel pada pertanyaan 3 berdasarkan teks dan pemahamanmu.
  6. Langkah 5: Jawab pertanyaan 4 (diskusi singkat berpasangan ± 5 menit), lalu tulis kesimpulanmu.

Pertanyaan:

1. Pernahkah kamu tergabung dalam sebuah tim (olahraga, seni, pramuka, atau kegiatan lain)? Ceritakan secara singkat: tim apa itu, apa tujuan tim tersebut, dan bagaimana rasanya bekerja bersama?

2. Menurutmu, apa perbedaan antara sekelompok orang yang bermain bersama TANPA koordinasi dengan tim yang benar-benar KOMPAK? Tuliskan minimal 2 perbedaan.

Ruang tabel jawaban

3. Setelah membaca teks di atas, lengkapi tabel berikut:

Kolom 1 — Aspek Kohesi Tim | Kolom 2 — Artinya | Kolom 3 — Contoh dalam Aktivitas Jasmani
(Baris sudah tersedia: Komunikasi / Saling Percaya / Saling Mendukung / Tujuan Bersama)

Ruang tabel jawaban

4. Berdiskusilah dengan teman sebangkumu: Mengapa kohesi tim penting BUKAN hanya dalam olahraga, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari? Tuliskan 1 contoh di luar olahraga dan jelaskan alasanmu.

Pertanyaan 1: uraian bebas minimal 3 kalimat. Pertanyaan 2: tabel 2 kolom (Tanpa Koordinasi | Tim Kompak), masing-masing minimal 2 baris. Pertanyaan 3: tabel 3 kolom × 4 baris sudah dicetak, murid mengisi kolom 2 dan 3. Pertanyaan 4: uraian singkat hasil diskusi, minimal 2 kalimat.

Kegiatan 2: Gerak Bareng, Kompak Bareng! — Permainan Kolaboratif 'Lingkaran Bergerak'

Estimasi: 30 menit (15 menit bermain + 15 menit mengerjakan pertanyaan)

Alat & Bahan:

  • Lapangan atau area terbuka
  • Cone atau tanda batas area (3–4 buah)
  • Peluit (opsional, untuk guru)
  • Alat tulis dan lembar LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dilakukan di luar kelas atau di lapangan bersama kelompokmu (4–5 orang).
  2. Langkah 1: Bacalah aturan permainan berikut bersama kelompokmu sebelum mulai bergerak. --- ATURAN PERMAINAN 'LINGKARAN BERGERAK' --- (a) Seluruh anggota kelompok berdiri membentuk lingkaran dan saling berpegangan tangan. (b) Tantangan 1 — 'Jangan Putus': Berjalan bersama mengelilingi area yang ditentukan (± 10 meter) TANPA melepaskan pegangan tangan. Jika terputus, mulai dari awal. (c) Tantangan 2 — 'Melewati Rintangan': Lewati rintangan sederhana (cone, garis, atau teman yang jongkok di tengah) TANPA melepaskan pegangan. (d) Tantangan 3 — 'Komunikasi Senyap': Ulangi Tantangan 1, tetapi DILARANG berbicara. Komunikasi hanya boleh menggunakan isyarat tangan atau ekspresi wajah. (e) Setiap tantangan diberi waktu maksimal 3 menit. --------------------
  3. Langkah 2: Lakukan ketiga tantangan tersebut. Selama bermain, perhatikan: siapa yang memimpin? bagaimana timmu berkomunikasi? apa yang terjadi saat ada anggota yang kesulitan?
  4. Langkah 3: Setelah semua tantangan selesai, duduk kembali bersama kelompok dan jawab pertanyaan di LKPD ini secara berdiskusi.
  5. Langkah 4: Setiap anggota kelompok menuliskan jawabannya masing-masing di lembar LKPD miliknya.

Pertanyaan:

1. Selama permainan, tantangan mana yang paling sulit diselesaikan oleh timmu? Mengapa tantangan itu lebih sulit dibanding yang lain?

2. Amati dan catat perilaku yang kamu lihat selama permainan dengan mengisi tabel pengamatan berikut:

Kolom 1 — Perilaku yang Diamati | Kolom 2 — Siapa yang Melakukannya (nama/peran) | Kolom 3 — Dampaknya pada Tim
(Contoh baris: Memberi aba-aba kepada anggota lain / ... / Tim menjadi lebih sinkron)
Isi minimal 3 perilaku berbeda yang kamu amati.

Ruang tabel jawaban

3. Bayangkan salah satu anggota timmu bergerak terlalu cepat atau menolak mendengarkan arahan teman. Apa yang akan terjadi pada tim? Bagaimana cara mengatasinya dengan tetap menjaga kepaduan tim?

4. Diskusikan bersama kelompokmu: Dari pengalaman permainan tadi, tuliskan 3 aturan tidak tertulis yang kalian sepakati agar tim kalian semakin kompak di masa mendatang! (boleh lucu dan kreatif, asal logis)

Pertanyaan 1: uraian minimal 3 kalimat. Pertanyaan 2: tabel 3 kolom × minimal 3 baris (dicetak di LKPD, murid mengisi). Pertanyaan 3: uraian minimal 4 kalimat (2 kalimat dampak + 2 kalimat solusi). Pertanyaan 4: daftar bernomor 1–3, hasil diskusi kelompok, ditulis di lembar masing-masing.

Kegiatan 3: Jadilah Arsitek Tim! — Merancang Strategi Kohesi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Pensil warna atau spidol (opsional, untuk menghias peta)
  • Lembar LKPD

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kegiatan ini dikerjakan secara individu sebagai bentuk refleksi dan penerapan pemahamanmu.
  2. Langkah 1: Baca skenario berikut dengan saksama. --- SKENARIO --- Kamu adalah kapten tim bola basket putri/putra kelas 7 yang akan mengikuti lomba antarkelas minggu depan. Masalahnya, timmu belum kompak: ada 2 anggota yang sering terlambat latihan, 1 anggota pendiam yang jarang menyampaikan pendapat, dan 1 anggota yang terlalu mendominasi saat bermain. Kamu harus menyusun rencana untuk meningkatkan kohesi tim sebelum hari lomba. --------------------
  3. Langkah 2: Jawab pertanyaan 1 untuk menganalisis masalah dalam skenario.
  4. Langkah 3: Pada pertanyaan 2, rancang 'Peta Kohesi Tim'-mu dengan mengisi diagram yang tersedia.
  5. Langkah 4: Jawab pertanyaan 3 untuk menghubungkan pelajaran hari ini dengan nilai kehidupan.
  6. Langkah 5: Kamu boleh menghias atau menambahkan gambar sederhana pada 'Peta Kohesi Tim'-mu agar lebih menarik.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan skenario di atas, identifikasi masalah kohesi yang dihadapi tim. Isi tabel analisis berikut:

Kolom 1 — Masalah yang Dihadapi | Kolom 2 — Aspek Kohesi yang Terdampak | Kolom 3 — Solusi yang Kamu Usulkan
(Isi semua 3 masalah yang disebutkan dalam skenario)

Ruang tabel jawaban

2. Rancang 'Peta Kohesi Tim'-mu! Bayangkan kamu benar-benar kapten tim itu. Di dalam kotak/lingkaran yang tersedia, tuliskan:

  • Di tengah: Nama atau simbol timmu
  • Di sekitarnya (4 cabang): 4 nilai kohesi tim yang paling penting menurut kamu
  • Di ujung setiap cabang: 1 aksi nyata yang akan kamu lakukan untuk mewujudkan nilai tersebut

(Boleh digambar sederhana atau dalam bentuk daftar bercabang)

Ruang gambar

3. Menurutmu, apakah pelajaran tentang kohesi tim hari ini hanya berguna di lapangan olahraga? Jelaskan pendapatmu dengan menghubungkannya ke minimal 1 situasi nyata di luar olahraga yang pernah atau mungkin akan kamu alami.

Pertanyaan 1: tabel 3 kolom × 3 baris (dicetak, murid mengisi semua sel). Pertanyaan 2: area kosong berukuran setengah halaman untuk membuat diagram/peta bercabang, boleh berupa gambar atau teks. Pertanyaan 3: uraian minimal 4 kalimat.

REFLEKSI

1. Dari semua kegiatan hari ini, momen mana yang paling berkesan buatmu? Apa yang membuatmu merasa bagian dari sebuah tim yang kompak?

2. Apakah ada sikap atau kebiasaanmu yang perlu kamu ubah agar kamu bisa menjadi anggota tim yang lebih baik — baik di lapangan olahraga maupun di kelas? Jelaskan secara jujur.

3. Jika kamu harus menjelaskan 'kohesi tim' kepada adik kelasmu hanya dalam 2 kalimat, apa yang akan kamu katakan?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.