LKPDPertemuan 3Bab 3Fase DSemester 1

LKPD PJOK Kelas 7: Belajar Gerak dalam Permainan: Kolaborasi, Kepemimpinan, dan Modifikasi Peraturan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 7 dengan topik "Belajar Gerak dalam Permainan: Kolaborasi, Kepemimpinan, dan Modifikasi Peraturan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 7: Belajar Gerak dalam Permainan: Kolaborasi, Kepemimpinan, dan Modifikasi Peraturan

PJOK - Kelas 7

Bab 3 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Belajar Gerak dalam Permainan: Kolaborasi, Kepemimpinan, dan Modifikasi Peraturan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikBelajar Gerak dalam Permainan: Kolaborasi, Kepemimpinan, dan Modifikasi Peraturan
Alokasi Waktu80 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menginvestigasi modifikasi peraturan permainan yang mendukung fair play dan partisipasi inklusif melalui aktivitas bermain kelompok.
  2. Murid dapat menerapkan kepemimpinan, kolaborasi, dan pengambilan keputusan kelompok ketika berpartisipasi dalam permainan yang dimodifikasi.

PETUNJUK UMUM

  • Kerjakan LKPD ini bersama kelompokmu (4–5 orang per kelompok).
  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Setiap anggota kelompok memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi aktif — tidak ada yang hanya jadi penonton!
  • Diskusikan jawaban bersama, tetapi tulis refleksi pribadimu dengan kata-katamu sendiri.
  • Jika ada istilah yang belum dipahami, tanyakan kepada gurumu sebelum melanjutkan.
  • Jaga suasana belajar tetap menyenangkan, saling menghargai, dan sportif.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Peraturan: Mana yang Fair, Mana yang Tidak?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD (lembar ini)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dua skenario permainan di bawah ini dengan cermat bersama kelompokmu.
  2. Skenario A — Permainan Bola Tangan Biasa: Tim terdiri dari 6 orang. Hanya pemain yang berlari cepat boleh menggiring bola. Pemain yang lebih lambat atau lebih kecil jarang mendapat giliran memegang bola.
  3. Skenario B — Permainan Bola Tangan Dimodifikasi: Tim terdiri dari 6 orang. Setiap anggota tim WAJIB menyentuh bola minimal sekali sebelum mencetak poin. Pemain boleh memilih posisi bermain sesuai kemampuan masing-masing.
  4. Diskusikan dalam kelompok: apa perbedaan antara kedua skenario tersebut dari sisi kesempatan bermain dan keadilan (fair play)?
  5. Isi tabel analisis yang tersedia, kemudian jawab pertanyaan yang mengikutinya.
  6. Siapkan 1–2 perwakilan untuk berbagi hasil diskusi kepada kelas.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut berdasarkan dua skenario di atas.

Ruang tabel jawaban

2. Menurut kelompokmu, apa yang dimaksud dengan 'partisipasi inklusif' dalam sebuah permainan? Tuliskan dengan bahasa kalian sendiri!

3. Tuliskan SATU peraturan tambahan yang bisa kalian usulkan untuk membuat Skenario A menjadi lebih inklusif. Jelaskan alasannya!

Isi tabel 4 kolom: Aspek | Skenario A | Skenario B | Kesimpulan Kelompok. Untuk pertanyaan uraian, tulis minimal 3 kalimat per jawaban.

Kegiatan 2: Laboratorium Permainan: Kami Modifikasi, Kami Mainkan!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Bola (bola voli mini / bola karet, disesuaikan ketersediaan)
  • Cone atau pembatas lapangan
  • LKPD (lembar ini)
  • Alat tulis dan penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kelompokmu akan merancang modifikasi peraturan untuk permainan 'Bola Estafet Kelompok' dan langsung memainkannya.
  2. Permainan Dasar: Dua tim saling berhadapan. Satu tim mengoper bola ke semua anggotanya secara berurutan (estafet), tim lain berusaha merebut bola. Tim estafet mendapat poin jika berhasil mengoper ke semua anggota tanpa bola direbut.
  3. Langkah 1 — Tentukan Kapten: Pilih 1 orang sebagai kapten kelompok untuk sesi ini (kapten bertugas memimpin diskusi modifikasi dan mengatur jalannya permainan).
  4. Langkah 2 — Rancang Modifikasi: Diskusikan dan putuskan MINIMAL 3 modifikasi peraturan dari permainan dasar di atas. Modifikasi harus bertujuan membuat permainan lebih adil dan semua orang bisa berpartisipasi. Catat modifikasi kalian di tabel yang tersedia.
  5. Langkah 3 — Mainkan: Praktikkan permainan yang sudah dimodifikasi selama ±8 menit di lapangan. Kapten memimpin jalannya permainan.
  6. Langkah 4 — Evaluasi: Setelah bermain, kembali ke tempat duduk dan jawab pertanyaan evaluasi di bawah ini bersama kelompok.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 3 modifikasi peraturan yang kelompokmu buat beserta alasan di balik setiap modifikasi tersebut.

Ruang tabel jawaban

2. Setelah bermain, ceritakan: apakah modifikasi yang kalian buat benar-benar berhasil membuat semua anggota ikut berpartisipasi aktif? Berikan bukti konkret dari pengalamanmu bermain tadi!

3. Apa tantangan terbesar yang dihadapi kapten saat memimpin diskusi modifikasi peraturan tadi? Bagaimana tantangan itu akhirnya diselesaikan?

4. Gambarlah formasi/denah lapangan permainan yang sudah kalian modifikasi. Beri keterangan posisi pemain, area bermain, dan arah operan.

Ruang gambar

Tabel modifikasi: 3 kolom (Nomor Modifikasi | Deskripsi Peraturan Baru | Alasan/Tujuan). Pertanyaan uraian: minimal 4 kalimat. Ruang gambar: kotak kosong minimal 10x10 cm untuk sketsa denah lapangan.

Kegiatan 3: Rapat Kilat: Kami Pemimpin, Kami Pengambil Keputusan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • LKPD (lembar ini)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pada kegiatan ini, kalian akan mensimulasikan 'rapat kilat tim' untuk menghadapi sebuah situasi tak terduga dalam permainan.
  2. Baca skenario darurat berikut: 'Di tengah pertandingan, tiba-tiba diketahui bahwa satu anggota tim mengalami cedera ringan dan tidak bisa berlari. Tim masih harus melanjutkan pertandingan dengan 1 anggota yang terbatas geraknya. Kapten punya waktu 3 menit untuk memutuskan strategi baru bersama tim.'
  3. Langkah 1: Pilih kapten baru (berbeda dari kegiatan sebelumnya) untuk memimpin 'rapat kilat' selama 5 menit.
  4. Langkah 2: Diskusikan dalam kelompok — modifikasi apa yang perlu dilakukan terhadap formasi, tugas, dan peraturan tim agar anggota yang cedera tetap bisa berpartisipasi secara bermakna?
  5. Langkah 3: Kapten menyimpulkan keputusan kelompok dan menyampaikannya ke seluruh tim.
  6. Langkah 4: Jawab pertanyaan di bawah ini secara individu berdasarkan pengalamanmu dalam diskusi tadi.

Pertanyaan:

1. Tuliskan keputusan strategi yang diambil kelompokmu: apa peran baru yang diberikan kepada anggota yang cedera, dan bagaimana formasi tim diubah?

2. Selama rapat kilat tadi, bagaimana proses pengambilan keputusan berlangsung di kelompokmu? Centang semua yang terjadi, lalu jelaskan singkat!

3. Menurutmu, apa perbedaan antara pemimpin yang baik dan pemimpin yang otoriter dalam sebuah tim olahraga? Berikan contoh perilaku masing-masing!

4. Hubungkan pengalaman 'rapat kilat' tadi dengan kehidupan nyata di luar lapangan. Di situasi apa lagi dalam kehidupanmu kamu perlu mengambil keputusan bersama kelompok dengan cepat dan adil?

Pertanyaan 1 dan 3: tulis uraian minimal 4 kalimat. Pertanyaan 2: beri tanda centang pada kotak yang sesuai, lalu tulis penjelasan 2–3 kalimat. Pertanyaan 4: tulis minimal 2 contoh situasi nyata beserta penjelasannya.

REFLEKSI

1. Dari ketiga kegiatan hari ini, modifikasi peraturan mana yang paling berkesan bagimu? Mengapa modifikasi itu terasa penting untuk diterapkan dalam permainan nyata?

2. Pikirkan saat kamu bermain atau bekerja dalam tim di luar pelajaran ini — sudahkah kamu berlaku adil dan inklusif kepada semua anggota? Apa satu hal konkret yang ingin kamu ubah mulai sekarang?

3. Bagaimana perasaanmu ketika menjadi kapten dibandingkan ketika menjadi anggota biasa? Apa yang kamu pelajari tentang dirimu sendiri dari pengalaman itu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.