LKPDPertemuan 2Bab 3Fase DSemester 1

LKPD PJOK Kelas 7: Membuktikan Strategi Gerak yang Paling Efektif dalam Situasi Gerak Berbeda

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 7 dengan topik "Membuktikan Strategi Gerak yang Paling Efektif dalam Situasi Gerak Berbeda".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 7: Membuktikan Strategi Gerak yang Paling Efektif dalam Situasi Gerak Berbeda

PJOK - Kelas 7

Bab 3 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 7 (Fase D)

Topik: Membuktikan Strategi Gerak yang Paling Efektif dalam Situasi Gerak Berbeda

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase D / Kelas 7
TopikMembuktikan Strategi Gerak yang Paling Efektif dalam Situasi Gerak Berbeda
Alokasi Waktu2 JP (2 x 40 menit = 80 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Membuktikan strategi gerak yang paling efektif dalam situasi gerak yang berbeda

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan saksama bersama kelompokmu.
  • Lakukan setiap uji coba gerak secara aktif, sportif, dan utamakan keselamatan diri serta teman.
  • Catat data hasil uji coba strategi gerak secara jujur pada tabel yang disediakan.
  • Buktikan strategi gerak mana yang paling efektif berdasarkan perbandingan data yang diperoleh.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Uji Coba Lapangan: Menembus Pertahanan Ruang Terbuka vs Ruang Padat

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 1 bola sepak atau bola tangan per kelompok
  • 4 buah cone/pembatas area
  • Peluit dan stopwatch

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk tim yang terdiri atas 4 orang (3 penyerang, 1 bertahan) di area berukuran 8 x 8 meter menggunakan bola tangan/kaki.
  2. Lakukan Simulasi Situasi 1 (Ruang Luas/Renggang: 1 pemain bertahan menjaga area tengah dengan jarak longgar). Uji coba Strategi A (menggiring sendiri lurus) sebanyak 3 kali kesempatan, lalu Strategi B (umpan cepat mencari ruang kosong) sebanyak 3 kali kesempatan. Hitung berapa kali tim berhasil mencapai garis seberang tanpa direbut.
  3. Lakukan Simulasi Situasi 2 (Ruang Sempit/Padat: area dipersempit menjadi 4 x 4 meter atau penjagaan rapat 2 lawan 2). Uji coba kembali Strategi A sebanyak 3 kali dan Strategi B sebanyak 3 kali. Catat keberhasilannya.
  4. Isi tabel hasil pengujian pada lembar kerja sesuai data riil yang kalian peroleh.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel pencatatan bukti keberhasilan strategi gerak pada dua situasi ruang yang berbeda (isi jumlah berhasil dari 3 kali percobaan):

Ruang tabel jawaban

Tabel 4 baris x 4 kolom: Kolom 1 (Situasi Gerak), Kolom 2 (Strategi Gerak yang Diuji), Kolom 3 (Hasil Percobaan: Berhasil / 3 Percobaan), Kolom 4 (Catatan Kejadian Saat Gerak Dilakukan). Baris 1: Ruang Terbuka/Renggang - Strategi A (Menggiring lurus). Baris 2: Ruang Terbuka/Renggang - Strategi B (Operan cepat/pindah ruang). Baris 3: Ruang Sempit/Padat - Strategi A (Menggiring lurus). Baris 4: Ruang Sempit/Padat - Strategi B (Operan cepat/pindah ruang).

Kegiatan 2: Analisis Bukti: Membandingkan Efektivitas Strategi Gerak

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Data tabel hasil uji coba Kegiatan 1
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Periksa kembali angka keberhasilan pada tabel Kegiatan 1.
  2. Bandingkan tingkat keberhasilan Strategi A dan Strategi B pada masing-masing situasi gerak.
  3. Jawab pertanyaan pembuktian di bawah ini dengan menyertakan bukti angka atau kejadian gerak yang terjadi di lapangan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data uji coba Kegiatan 1, buktikan strategi gerak mana yang paling efektif untuk menembus pertahanan pada situasi ruang sempit/padat, dan jelaskan bukti pendukungnya!

2. Apakah strategi gerak yang efektif di ruang terbuka tetap menjadi strategi yang paling efektif saat situasi berubah menjadi ruang sempit? Berikan pembuktian dari hasil perbandingan kelompokmu!

Kolom uraian teks terstruktur 4-5 baris untuk masing-masing nomor, mencantumkan klaim strategi paling efektif dan bukti data/fakta geraknya.

Kegiatan 3: Verifikasi Penentu: Uji Balik Situasi Bertahan (Transisi & Penutup)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Bola
  • Cone penanda
  • Rompi tim

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan satu uji coba pemungkas dengan membalik situasi: Kelompokmu bertindak sebagai tim bertahan.
  2. Uji dua strategi bertahan: Strategi Bertahan 1 (Menjaga pemain lawan satu lawan satu/man-to-man) vs Strategi Bertahan 2 (Menjaga zona/daerah ruang passing).
  3. Hadapi dua situasi penyerangan: (a) Lawan menyerang cepat dari sisi sayap, dan (b) Lawan menguasai bola di tengah dengan banyak passing pendek.
  4. Buktikan strategi bertahan mana yang paling efektif meredam serangan pada kedua situasi berbeda tersebut, lalu tulis kesimpulannya sebelum sesi refleksi dan penutup kelas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan pembuktian kelompokmu: Strategi bertahan mana yang paling efektif saat menghadapi lawan yang melakukan operan-operan pendek di area tengah? Berikan alasan dari pengamatan gerak langsung!

Kolom uraian kesimpulan pembuktian strategi gerak (minimal 1 paragraf mencakup: situasi yang dihadapi, strategi terpilih paling efektif, dan bukti keberhasilan meredam serangan).

REFLEKSI

1. Ketika menghadapi situasi gerak yang berubah mendadak di lapangan, bukti apa yang paling cepat menunjukkan bahwa strategi gerak yang kamu gunakan gagal dan harus diganti?

2. Bagaimana pengalaman membuktikan strategi gerak hari ini membantumu mengambil keputusan lebih tepat saat bermain olahraga tim berikutnya?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.