LKPDPertemuan 8Bab 5Fase CSemester 2

LKPD PJOK Kelas 6: Mempraktikkan Rangkaian Penanganan Korban Pingsan dan Prosedur Pemanggilan Bantuan Medis

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 6 dengan topik "Mempraktikkan Rangkaian Penanganan Korban Pingsan dan Prosedur Pemanggilan Bantuan Medis".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 6: Mempraktikkan Rangkaian Penanganan Korban Pingsan dan Prosedur Pemanggilan Bantuan Medis

PJOK - Kelas 6

Bab 5 Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mempraktikkan Rangkaian Penanganan Korban Pingsan dan Prosedur Pemanggilan Bantuan Medis

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMempraktikkan Rangkaian Penanganan Korban Pingsan dan Prosedur Pemanggilan Bantuan Medis
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mempraktikkan penanganan cedera sedang berupa pingsan sesuai pemahaman tentang prinsip pertolongan pertama

PETUNJUK UMUM

  • Bentuklah kelompok kecil beranggotakan 3 sampai 4 orang.
  • Bekerjasamalah dengan membagi peran secara bergantian: ada yang bertindak sebagai korban pingsan, penolong pertama, dan pengamat prosedur.
  • Lakukan setiap praktik secara aman, berhati-hati, dan sungguh-sungguh di atas matras yang disediakan.
  • Beri tanda centang pada lembar kerja saat temanmu berhasil mempraktikkan tahapan tindakan dengan benar.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Praktik Menata Posisi Aman dan Sirkulasi Udara Korban Pingsan

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Matras senam
  • Bantalan/penyangga kaki (ketinggian 20-30 cm)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Satu murid berbaring telentang di atas matras berperan sebagai korban pingsan.
  2. Dua murid penolong mempraktikkan 3 tindakan awal prinsip pertolongan pertama: mengamankan area sekitar agar tidak berkerumun, memeriksa respons dengan menepuk bahu/memanggil nama, serta melonggarkan pakaian yang mengikat (kerah baju, dasi, atau ikat pinggang).
  3. Penolong mempraktikkan cara meninggikan posisi kedua tungkai kaki korban setinggi 20-30 cm menggunakan bantalan atau ganjalan kaki yang aman.
  4. Pengamat memeriksa kesesuaian tindakan dan mencatat hasilnya pada tabel keterlaksanaan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil praktik, berikan tanda centang (V) pada kolom keterlaksanaan untuk 4 tindakan awal yang dipraktikkan temanmu, serta tuliskan hasil pengamatan gerakannya:

  1. Mengondisikan lingkungan tenang dan tidak berkerumun;
  2. Memeriksa respons kesadaran korban;
  3. Melonggarkan pakaian korban yang ketat;
  4. Mengangkat kedua kaki korban lebih tinggi dari posisi jantung (20-30 cm).
Ruang tabel jawaban

Tabel 4 baris dengan kolom: No, Tindakan Penanganan Awal, Keterlaksanaan (Terlaksana/Belum), Catatan Gerakan Pengamat.

Kegiatan 2: Praktik Simulasi Penanganan Pingsan Lengkap dan Pemanggilan Bantuan Medis

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Matras senam
  • Telepon mainan / alat peraga komunikasi simulasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan simulasi penanganan pingsan secara berpasangan/kelompok dari awal hingga akhir.
  2. Praktikkan urutan penanganan: membaringkan korban di tempat teduh/nyaman, meninggikan kaki, melonggarkan pakaian, serta mempraktikkan prosedur panggilan darurat medis jika korban belum sadar.
  3. Praktikkan ucapan panggilan darurat ke guru UKS/petugas medis dengan format: Nama pelapor, Lokasi kejadian, Kondisi korban (pingsan belum sadar), dan Bantuan yang dibutuhkan.
  4. Praktikkan posisi pemulihan (memiringkan tubuh korban secara stabil) saat korban mulai sadar kembali.
  5. Tukar peran hingga seluruh anggota kelompok mempraktikkan penanganan secara langsung.

Pertanyaan:

1. Tuliskan hasil verifikasi unjuk kerja praktik kelompokmu: Tuliskan tindakan nyata yang dipraktikkan saat memanggil bantuan medis darurat dan saat memposisikan korban ke posisi pemulihan (miring mantap).

Uraian 2 sub-isian: (a) Deskripsi praktik prosedur pemanggilan bantuan darurat; (b) Deskripsi praktik pengaturan posisi pemulihan tubuh korban.

Kegiatan 3: Cek Mandiri dan Evaluasi Ketepatan Praktik Pertolongan Pertama Korban Pingsan

Estimasi: 20 menit (mencakup refleksi dan penutup pembelajaran)

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar kerja murid

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan evaluasi bersama pasangan praktikmu mengenai rangkaian tindakan yang telah dilakukan.
  2. Identifikasi tindakan yang sudah tepat dan tindakan yang keliru/harus dihindari saat mempraktikkan penanganan korban pingsan berdasarkan prinsip pertolongan pertama.
  3. Kerjakan evaluasi singkat dan ikuti sesi refleksi bersama guru.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan rangkaian praktik yang sudah kamu lakukan, tentukan BENAR atau SALAH pada tindakan berikut dan tuliskan alasannya: (a) Langsung memberi minum air saat korban masih pingsan dan belum sadar penuh; (b) Mengangkat kaki korban 20-30 cm lebih tinggi dari kepala untuk membantu aliran darah kembali ke otak.

Isian singkat 2 butir pernyataan: Tuliskan pilihan [BENAR/SALAH] beserta 1 kalimat penjelasan alasan tindakan praktik.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari gerakan penanganan korban pingsan yang paling mudah dan paling menantang untuk kamu praktikkan bersama teman?

2. Apa hal terpenting yang harus kamu ingat jika melihat temanmu tiba-tiba pingsan di sekolah agar kamu tidak panik dan dapat menolongnya dengan aman?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.