LKPDPertemuan 6Bab 5Fase CSemester 2

LKPD PJOK Kelas 6: Mempraktikkan Prosedur Compression dan Elevation Lengkap pada Cedera Keseleo

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 6 dengan topik "Mempraktikkan Prosedur Compression dan Elevation Lengkap pada Cedera Keseleo".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 6: Mempraktikkan Prosedur Compression dan Elevation Lengkap pada Cedera Keseleo

PJOK - Kelas 6

Bab 5 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mempraktikkan Prosedur Compression dan Elevation Lengkap pada Cedera Keseleo

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMempraktikkan Prosedur Compression dan Elevation Lengkap pada Cedera Keseleo
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mempraktikkan penanganan cedera sedang berupa keseleo sesuai pemahaman tentang prinsip pertolongan pertama

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan praktik pertolongan pertama.
  • Bekerjasamalah secara berpasangan dengan saling menghargai peran masing-masing (sebagai penolong dan model yang cedera).
  • Gunakan perlengkapan perban elastis dan penyangga dengan hati-hati serta ikuti prosedur keselamatan.
  • Bila teman yang menjadi model merasa kesemutan, nyeri bertambah, atau ujung jari kaki memucat saat dibalut, segera kendurkan balutan.
  • Isi lembar pengamatan dan daftar cek praktik secara jujur dan cermat.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Praktik Prosedur Compression (Pembalutan Elastis Keseleo)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Perban elastis (elastic bandage)
  • Pengait perban atau plester perekat
  • Matras / lantai beralas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk pasangan bersama teman sebangku/sekelompok (satu menjadi penolong, satu menjadi model cedera pergelangan kaki).
  2. Siapkan perban elastis (ukuran 7,5 cm atau 10 cm).
  3. Posisikan kaki teman yang cedera dalam keadaan rileks dan sudut netral (90 derajat).
  4. Lakukan balutan kompresi (compression) menyilang (pola angka delapan / spiral teratur) mulai dari pangkal jari kaki melingkari pergelangan kaki hingga sedikit di atas sendi.
  5. Pastikan kerapatan balutan pas: tidak melorot/longgar dan tidak terlalu ketat (lakukan tes tekan kuku/capillary refill test atau cek tidak adanya kesemutan).
  6. Lakukan bergantian peran sehingga kedua murid mempraktikkan balutan compression.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan praktik pembalutan compression yang telah kamu lakukan pada pergelangan kaki temanmu, periksa dan catat hasil pengecekan tekanan balutan tersebut dalam tabel ceklis!

Ruang tabel jawaban

2. Saat kamu mempraktikkan compression, bagaimana tindakan langsung yang kamu lakukan jika temanmu mengeluh jarinya dingin atau kesemutan?

Format isian tabel 4 baris ceklis: [Indikator Praktik Compression | Hasil (Terlaksana/Belum) | Catatan Kondisi Kaki Teman]. Format isian singkat 1-2 kalimat untuk penanganan balutan yang terlalu kencang.

Kegiatan 2: Praktik Prosedur Elevation (Menaikkan Posisi Cedera Keseleo)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Bantal / guling UKS / tumpukan matras lipat
  • Matras senam untuk posisi berbaring

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tetap dalam pasangan praktik pertolongan pertama.
  2. Posisikan teman yang mengalami cedera keseleo dalam posisi berbaring telentang atau duduk bersandar rileks.
  3. Siapkan alat penyangga (bantal, guling, atau tumpukan matras/tas).
  4. Praktikkan teknik elevation: angkat tungkai kaki yang cedera secara perlahan dan letakkan di atas penyangga sehingga posisi pergelangan kaki berada lebih tinggi daripada ketinggian jantung (dada) korban.
  5. Pastikan seluruh bagian tungkai tersangga stabil, nyaman, dan lutut sedikit menekuk santai tanpa menggantung.
  6. Lakukan bergantian peran antara penolong dan model cedera.

Pertanyaan:

1. Lakukan verifikasi posisi elevation yang kamu buat untuk pasanganmu dengan melengkapi tabel verifikasi ketinggian dan kenyamanan posisi cedera!

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan langkah konkret yang kamu lakukan saat mengangkat tungkai temanmu ke atas penyangga agar kaki yang keseleo tidak tersentak atau terpelintir!

Format tabel verifikasi 3 baris: [Aspek Posisi Elevation | Keterangan (Sesuai/Belum) | Respon Kenyamanan Teman]. Format uraian singkat 2-3 baris untuk teknik mengangkat kaki yang aman.

Kegiatan 3: Simulasi Terpadu Penanganan Keseleo Lengkap (Compression & Elevation)

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Perban elastis
  • Penyangga (bantal/matras)
  • Lembar observasi pasangan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan simulasi penanganan cedera sedang (keseleo pergelangan kaki) secara utuh dari tahap pembalutan (compression) dilanjutkan penataan posisi tinggi (elevation).
  2. Penolong membalut pergelangan kaki model dengan perban elastis secara cermat, memeriksa sirkulasi darah jari kaki, lalu memposisikan kaki lebih tinggi dari dada menggunakan penyangga yang tersedia.
  3. Guru dan rekan kelompok mengamati kepatuhan prosedur melalui lembar observasi unjuk kerja.
  4. Bergantian peran hingga seluruh murid menunjukkan unjuk kerja penanganan compression dan elevation secara mandiri.
  5. Rencanakan waktu 5-10 menit terakhir untuk membersihkan alat dan mengisi refleksi pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Isilah lembar unjuk kerja pasangan berikut untuk mencatat keberhasilan tahapan prosedur penanganan keseleo yang dipraktikkan!

Ruang tabel jawaban

Format tabel unjuk kerja 5 butir langkah: [Tahapan Prosedur Pertolongan | Status Pelaksanaan (Ya/Tidak) | Catatan Evaluasi Pasangan].

REFLEKSI

1. Bagian mana dari prosedur membalut (compression) atau meninggikan posisi kaki (elevation) yang paling membutuhkan kehati-hatian saat kamu praktikkan?

2. Bagaimana caramu memastikan bahwa perban yang kamu pasang pada teman tidak terlalu kencang atau terlalu longgar?

3. Kapan kamu dapat menerapkan keterampilan membalut dan meninggikan kaki ini dalam kehidupan sehari-hari di sekolah atau rumah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.