LKPDPertemuan 4Bab 5Fase CSemester 2

LKPD PJOK Kelas 6: Menghubungkan Potensi Risiko Lingkungan Sekolah dengan Rekomendasi Pencegahan Cedera

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 6 dengan topik "Menghubungkan Potensi Risiko Lingkungan Sekolah dengan Rekomendasi Pencegahan Cedera".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 6: Menghubungkan Potensi Risiko Lingkungan Sekolah dengan Rekomendasi Pencegahan Cedera

PJOK - Kelas 6

Bab 5 Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menghubungkan Potensi Risiko Lingkungan Sekolah dengan Rekomendasi Pencegahan Cedera

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenghubungkan Potensi Risiko Lingkungan Sekolah dengan Rekomendasi Pencegahan Cedera
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menghubungkan risiko kesehatan akibat cedera sedang dengan aktivitas pencegahannya sesuai rekomendasi otoritas kesehatan

PETUNJUK UMUM

  • Tuliskan nama lengkap, nomor absen, dan kelompokmu pada lembar kerja yang disediakan.
  • Bacalah setiap teks pengantar dan instruksi aktivitas secara saksama.
  • Bekerjalah bersama teman sekelompokmu secara sportif, aktif, dan saling menghargai pendapat.
  • Fokuslah menghubungkan risiko cedera sedang dengan langkah pencegahan yang tepat sesuai rekomendasi kesehatan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Cedera: Menghubungkan Kasus Cedera Sedang dengan Risiko Kesehatannya

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Catatan / Lembar Kerja
  • Alat Tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 3 kutipan kasus kejadian cedera sedang yang kerap terjadi di sekolah pada lembar kerja.
  2. Cermati daftar risiko gangguan kesehatan yang tercantum: Pembengkakan parah & robekan ligamen sendi, Dehidrasi parah & kehilangan kesadaran sementara (heat exhaustion/stroke), serta Luka memar dalam otot paha disertai nyeri gerak hebat.
  3. Hubungkan masing-masing kasus cedera sedang tersebut dengan risiko kesehatan yang ditimbulkan secara tepat dengan menuliskan pasangannya pada tabel.

Pertanyaan:

1. Kasus A: Dodi bermain bola di lapangan berlubang lalu pergelangan kakinya tertekuk tajam ke dalam hingga terjadi keseleo sedang (sprain pergelangan kaki). Apakah risiko kesehatan utama yang dihadapi Dodi bila cedera tersebut terjadi?

Ruang tabel jawaban

2. Kasus B: Siti berlari cepat saat cuaca terik tanpa pemanasan dan jarang minum air putih hingga mengalami kram otot perut/kaki parah dan pusing berat. Apakah risiko kesehatan utama yang dialami Siti?

Ruang tabel jawaban

3. Kasus C: Budi bertabrakan keras dengan tiang basket saat mengejar bola di lapangan licin sehingga mengalami memar sedang/kontusio pada paha depan. Apakah risiko kesehatan utama yang dihadapi Budi?

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: [Kasus Cedera Sedang] | [Tanda Cedera] | [Hubungan Risiko Kesehatan yang Timbul]. Isikan analisis risiko kesehatan secara lengkap pada baris Kasus A, Kasus B, dan Kasus C.

Kegiatan 2: Bagan Penghubung: Menjodohkan Risiko Cedera Sedang dengan Aktivitas Pencegahan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Diskusi
  • Buku Siswa PJOK Kelas 6 Bab 5

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama kelompokmu 4 bentuk rekomendasi aktivitas pencegahan dari otoritas kesehatan berikut: (1) Pemanasan dinamis dan peregangan bertahap sebelum berolahraga, (2) Pemeriksaan dan penyingkiran rintangan/lubang di area lapangan sebelum beraktivitas, (3) Menjaga hidrasi berkala sebelum, saat, dan sesudah bergerak, (4) Menggunakan sepatu olahraga bertapak karet dan bertali kencang.
  2. Hubungkan setiap rekomendasi aktivitas pencegahan tersebut secara spesifik ke risiko cedera sedang yang dicegahnya.
  3. Tuliskan alasan rasional mengapa aktivitas pencegahan tersebut dapat menghindari timbulnya risiko cedera yang dimaksud.

Pertanyaan:

1. Hubungkan aktivitas pencegahan 'Melakukan pemanasan dinamis dan peregangan sendi sebelum bermain' dengan risiko kesehatan cedera sedang yang dicegahnya beserta alasannya!

2. Hubungkan aktivitas pencegahan 'Melakukan inspeksi visual dan meratakan lapangan sekolah yang berlubang sebelum permainan' dengan risiko kesehatan cedera sedang yang dicegahnya beserta alasannya!

3. Hubungkan aktivitas pencegahan 'Minum air putih teratur setiap jeda 15-20 menit saat berolahraga di cuaca panas' dengan risiko kesehatan cedera sedang yang dicegahnya beserta alasannya!

4. Hubungkan aktivitas pencegahan 'Memakai sepatu olahraga berukuran pas dengan sol berdaya cengkeram baik' dengan risiko kesehatan cedera sedang yang dicegahnya beserta alasannya!

Format isian terstruktur 4 nomor. Masing-masing memuat dua bagian jawaban: [Risiko Cedera yang Dicegah] dan [Alasan Hubungan Pencegahan].

Kegiatan 3: Matriks Analisis Lingkungan Sekolah: Menghubungkan Bahaya Lapangan dengan Tindakan Preventif

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Pengamatan Matriks
  • Papan Jalan/Alas Tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati lingkungan tempat berolahraga di sekolah (lapangan, teras kelas, dan area tiang olahraga).
  2. Identifikasi 3 kondisi nyata yang berpotensi memicu risiko cedera sedang.
  3. Hubungkan kondisi tersebut dengan risiko kesehatan spesifik dan rumuskan rekomendasi aktivitas pencegahan yang harus dibiasakan oleh murid sesuai panduan kesehatan.
  4. Setelah menyelesaikan matriks, lakukan refleksi pembelajaran bersama guru dan teman sekelas.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah Matriks Analisis Lingkungan: Hubungkan 3 kondisi lingkungan sekolah (misal: lantai berair/licin di lorong dekat lapangan, tiang gawang/basket tanpa pelindung busa, dan lapangan berkerikil lepas) dengan (a) risiko kesehatan cedera sedang dan (b) rekomendasi aktivitas pencegahannya!

Ruang tabel jawaban

Tabel Matriks 4 Kolom: [Nomor & Kondisi Lingkungan] | [Potensi Kejadian Cedera] | [Risiko Gangguan Kesehatan] | [Rekomendasi Aktivitas Pencegahan].

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari hubungan risiko cedera dan pencegahannya, kebiasaan baru apa yang akan kamu lakukan sebelum mulai bermain olahraga di lapangan sekolah?

2. Mengapa kita tidak boleh menyepelekan aktivitas pemanasan dan pengecekan lapangan sebelum berolahraga keras?

3. Bagaimana caramu mengingatkan teman jika melihat kondisi lapangan yang berbahaya demi mencegah cedera bersama?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.