LKPD PJOK Kelas 6: Menghubungkan Potensi Risiko Lingkungan Sekolah dengan Rekomendasi Pencegahan Cedera
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 6 dengan topik "Menghubungkan Potensi Risiko Lingkungan Sekolah dengan Rekomendasi Pencegahan Cedera".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 6: Menghubungkan Potensi Risiko Lingkungan Sekolah dengan Rekomendasi Pencegahan Cedera
PJOK - Kelas 6
Bab 5 Pertemuan 4
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 6 (Fase C) Topik: Menghubungkan Potensi Risiko Lingkungan Sekolah dengan Rekomendasi Pencegahan Cedera INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Cedera: Menghubungkan Kasus Cedera Sedang dengan Risiko KesehatannyaEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Kasus A: Dodi bermain bola di lapangan berlubang lalu pergelangan kakinya tertekuk tajam ke dalam hingga terjadi keseleo sedang (sprain pergelangan kaki). Apakah risiko kesehatan utama yang dihadapi Dodi bila cedera tersebut terjadi? Ruang tabel jawaban 2. Kasus B: Siti berlari cepat saat cuaca terik tanpa pemanasan dan jarang minum air putih hingga mengalami kram otot perut/kaki parah dan pusing berat. Apakah risiko kesehatan utama yang dialami Siti? Ruang tabel jawaban 3. Kasus C: Budi bertabrakan keras dengan tiang basket saat mengejar bola di lapangan licin sehingga mengalami memar sedang/kontusio pada paha depan. Apakah risiko kesehatan utama yang dihadapi Budi? Ruang tabel jawaban Tabel 3 kolom: [Kasus Cedera Sedang] | [Tanda Cedera] | [Hubungan Risiko Kesehatan yang Timbul]. Isikan analisis risiko kesehatan secara lengkap pada baris Kasus A, Kasus B, dan Kasus C. Kegiatan 2: Bagan Penghubung: Menjodohkan Risiko Cedera Sedang dengan Aktivitas PencegahanEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Hubungkan aktivitas pencegahan 'Melakukan pemanasan dinamis dan peregangan sendi sebelum bermain' dengan risiko kesehatan cedera sedang yang dicegahnya beserta alasannya! 2. Hubungkan aktivitas pencegahan 'Melakukan inspeksi visual dan meratakan lapangan sekolah yang berlubang sebelum permainan' dengan risiko kesehatan cedera sedang yang dicegahnya beserta alasannya! 3. Hubungkan aktivitas pencegahan 'Minum air putih teratur setiap jeda 15-20 menit saat berolahraga di cuaca panas' dengan risiko kesehatan cedera sedang yang dicegahnya beserta alasannya! 4. Hubungkan aktivitas pencegahan 'Memakai sepatu olahraga berukuran pas dengan sol berdaya cengkeram baik' dengan risiko kesehatan cedera sedang yang dicegahnya beserta alasannya! Format isian terstruktur 4 nomor. Masing-masing memuat dua bagian jawaban: [Risiko Cedera yang Dicegah] dan [Alasan Hubungan Pencegahan]. Kegiatan 3: Matriks Analisis Lingkungan Sekolah: Menghubungkan Bahaya Lapangan dengan Tindakan PreventifEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapilah Matriks Analisis Lingkungan: Hubungkan 3 kondisi lingkungan sekolah (misal: lantai berair/licin di lorong dekat lapangan, tiang gawang/basket tanpa pelindung busa, dan lapangan berkerikil lepas) dengan (a) risiko kesehatan cedera sedang dan (b) rekomendasi aktivitas pencegahannya! Ruang tabel jawaban Tabel Matriks 4 Kolom: [Nomor & Kondisi Lingkungan] | [Potensi Kejadian Cedera] | [Risiko Gangguan Kesehatan] | [Rekomendasi Aktivitas Pencegahan]. REFLEKSI1. Setelah mempelajari hubungan risiko cedera dan pencegahannya, kebiasaan baru apa yang akan kamu lakukan sebelum mulai bermain olahraga di lapangan sekolah? 2. Mengapa kita tidak boleh menyepelekan aktivitas pemanasan dan pengecekan lapangan sebelum berolahraga keras? 3. Bagaimana caramu mengingatkan teman jika melihat kondisi lapangan yang berbahaya demi mencegah cedera bersama? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.