LKPDPertemuan 1Bab 5Fase CSemester 1

LKPD PJOK Kelas 6: Gerak Dominan Bertumpu, Bergantung, dan Keseimbangan dalam Senam Lantai

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 6 dengan topik "Gerak Dominan Bertumpu, Bergantung, dan Keseimbangan dalam Senam Lantai". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 6: Gerak Dominan Bertumpu, Bergantung, dan Keseimbangan dalam Senam Lantai

PJOK - Kelas 6

Bab 5 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Gerak Dominan Bertumpu, Bergantung, dan Keseimbangan dalam Senam Lantai

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikGerak Dominan Bertumpu, Bergantung, dan Keseimbangan dalam Senam Lantai
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan konsep dan prosedur gerak dominan bertumpu, bergantung, dan keseimbangan dalam aktivitas senam lantai secara benar.
  2. Murid dapat mempraktikkan gerak dominan bertumpu (berdiri dengan kedua tangan), bergantung, dan keseimbangan dalam aktivitas senam lantai dengan benar dan percaya diri.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan kegiatan secara berurutan dari Kegiatan 1 hingga Kegiatan 3.
  • Pada kegiatan yang melibatkan gerakan fisik, pastikan kamu berada di area yang aman, lapang, dan beralaskan matras atau permukaan yang tidak licin.
  • Utamakan keselamatan: jangan memaksakan gerakan yang terasa sakit. Minta bantuan teman atau guru jika diperlukan.
  • Tulis namamu, kelas, dan tanggal di sudut kanan atas LKPD ini sebelum memulai.
  • Berdiskusi dengan teman satu kelompok diperbolehkan pada kegiatan yang bertanda 🤝, tetapi tulis jawabanmu sendiri dengan kata-katamu sendiri.

KEGIATAN

Kegiatan 1: 🔍 Detektif Gerak: Apa yang Aku Ketahui?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar/poster tiga gerak dominan senam (disiapkan guru)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Perhatikan gambar atau demonstrasi tiga gerakan senam lantai yang ditampilkan gurumu: (a) berdiri dengan kedua tangan, (b) bergantung di palang, (c) sikap kapal terbang.
  2. Amati dengan cermat: bagian tubuh mana yang menjadi tumpuan, bagian mana yang menahan berat badan, dan bagaimana posisi tubuh secara keseluruhan.
  3. Isi tabel pengamatan di bawah ini berdasarkan apa yang kamu lihat. Boleh berdiskusi singkat dengan teman sebangkumu.
  4. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan uraian yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatan berikut berdasarkan gambar/demonstrasi yang kamu amati. Isi kolom 'Nama Gerak', 'Bagian Tubuh yang Menjadi Tumpuan/Pegangan', dan 'Posisi Tubuh Saat Melakukan Gerak' untuk ketiga gambar tersebut.

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, apa persamaan dan perbedaan antara gerak BERTUMPU dan gerak BERGANTUNG? Tuliskan minimal 1 persamaan dan 2 perbedaan.

3. Mengapa gerak keseimbangan sangat penting dalam senam lantai? Hubungkan jawabanmu dengan keamanan saat berolahraga.

Jawaban nomor 1: buat tabel 4 kolom (No. | Nama Gerak | Bagian Tubuh Tumpuan/Pegangan | Posisi Tubuh) dengan 3 baris isian. Jawaban nomor 2 dan 3: tulis paragraf singkat minimal 3 kalimat di ruang yang telah disediakan.

Kegiatan 2: 🤸 Ayo Bergerak: Praktik & Pantau Gerakanku!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Matras senam
  • Palang bergantung atau tali (jika tersedia)
  • Peluit (untuk guru)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil berisi 3–4 orang.
  2. Siapkan matras dan pastikan area sekitar bebas dari benda berbahaya.
  3. Setiap anggota kelompok akan mencoba ketiga gerakan secara bergantian: (1) Sikap keseimbangan 'kapal terbang', (2) Bergantung di palang/tali (jika tersedia) atau variasi posisi bergantung di tepi papan rendah, (3) Berdiri dengan kedua tangan (dengan bantuan teman sebagai spotter).
  4. Teman yang tidak sedang bergerak bertugas sebagai PENGAMAT: perhatikan apakah gerakan temannya sudah memenuhi kriteria pada kartu pengamatan di bawah ini, lalu beri tanda centang (✓) atau silang (✗).
  5. Setelah semua mendapat giliran, diskusikan hasil pengamatan dalam kelompok dan isi bagian refleksi praktik.

Pertanyaan:

1. Isi kartu pengamatan berikut untuk satu teman yang kamu amati. Berilah tanda ✓ (sudah benar) atau ✗ (perlu diperbaiki) pada setiap kriteria. Kriteria Keseimbangan 'Kapal Terbang': (a) Berdiri stabil di satu kaki; (b) Badan sejajar/hampir sejajar lantai; (c) Satu kaki diangkat lurus ke belakang; (d) Tangan membentang ke samping. Kriteria Berdiri dengan Kedua Tangan: (a) Kedua tangan menumpu selebar bahu; (b) Jari-jari menghadap ke depan; (c) Tubuh lurus ke atas (dengan bantuan spotter); (d) Pandangan ke arah tangan.

Ruang tabel jawaban

2. Dari ketiga gerakan yang kamu coba, gerakan mana yang paling menantang bagimu? Tuliskan 2 alasan mengapa gerakan itu sulit dan apa yang menurutmu perlu dilatih agar kamu bisa melakukannya lebih baik.

3. Saat temanmu melakukan berdiri dengan kedua tangan, apa peran penting seorang 'spotter' (teman yang membantu)? Apa nilai karakter yang kamu pelajari dari kegiatan saling membantu ini?

Nomor 1: tabel kartu pengamatan dengan kolom (Kriteria | ✓/✗ | Catatan Pengamat) untuk masing-masing gerakan, masing-masing 4 baris kriteria. Nomor 2 dan 3: tulis uraian di kotak jawaban yang tersedia, minimal 3–4 kalimat per nomor.

Kegiatan 3: 🎨 Kreasi Kartu Gerak: Jadilah Ahli Senam!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil/pulpen
  • Pensil warna atau spidol (opsional untuk menghias kartu gerak)
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kerjakan secara individu.
  2. Bayangkan kamu adalah seorang pelatih senam yang harus membuat panduan singkat untuk adik kelas.
  3. Buat sebuah 'Kartu Gerak Mini' untuk salah satu gerakan yang sudah kamu pelajari hari ini (pilih: bertumpu/berdiri dengan kedua tangan, bergantung, atau keseimbangan).
  4. Kartu Gerak berisi: (a) nama gerakan, (b) sketsa/gambar sederhana posisi tubuh, (c) langkah-langkah melakukan gerakan (minimal 4 langkah), (d) bagian tubuh yang paling aktif bekerja, dan (e) satu tips keselamatan.
  5. Setelah selesai, tukarkan kartu gerakmu dengan teman sebangku. Baca kartu milik temanmu, lalu berikan satu komentar positif dan satu saran perbaikan secara tertulis.

Pertanyaan:

1. Buat Kartu Gerak Mini-mu di kotak yang tersedia. Pastikan memuat: nama gerakan, sketsa posisi tubuh, langkah-langkah (min. 4 langkah), bagian tubuh yang aktif, dan tips keselamatan.

Ruang gambar

2. Setelah membaca Kartu Gerak milik temanmu, tuliskan: (a) satu hal yang sudah sangat baik dari kartu temanmu, dan (b) satu saran untuk membuat kartu atau penjelasan gerakan tersebut lebih lengkap/jelas.

3. Menurutmu, apakah ketiga gerak dominan senam (bertumpu, bergantung, keseimbangan) hanya berguna dalam olahraga senam saja? Sebutkan 2 contoh situasi dalam kehidupan sehari-hari di mana kemampuan gerak tersebut bermanfaat.

Nomor 1: kotak besar (sekitar 15x15 cm) untuk membuat Kartu Gerak Mini berisi gambar dan tulisan. Nomor 2: dua kotak terpisah berlabel '(a) Hal yang Baik' dan '(b) Saranku' masing-masing 4–5 baris. Nomor 3: tulis uraian di kotak jawaban, minimal 4 kalimat.

REFLEKSI

1. Gerakan mana yang paling berkesan bagimu hari ini, dan apa yang membuatmu merasa bangga saat mencobanya?

2. Bagaimana perasaanmu saat harus mempercayai teman sebagai spotter? Apa yang kamu pelajari tentang kerja sama dari kegiatan hari ini?

3. Jika kamu bisa berlatih gerakan senam ini di rumah, langkah pertama apa yang akan kamu lakukan untuk berlatih dengan aman?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.