LKPDPertemuan 3Bab 4Fase CSemester 1

LKPD PJOK Kelas 6: Kombinasi Gerak Dasar Kuda-kuda, Pukulan, Tendangan, Tangkisan, dan Elakan Pencak Silat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 6 dengan topik "Kombinasi Gerak Dasar Kuda-kuda, Pukulan, Tendangan, Tangkisan, dan Elakan Pencak Silat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 6: Kombinasi Gerak Dasar Kuda-kuda, Pukulan, Tendangan, Tangkisan, dan Elakan Pencak Silat

PJOK - Kelas 6

Bab 4 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Kombinasi Gerak Dasar Kuda-kuda, Pukulan, Tendangan, Tangkisan, dan Elakan Pencak Silat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikKombinasi Gerak Dasar Kuda-kuda, Pukulan, Tendangan, Tangkisan, dan Elakan Pencak Silat
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menguji efektivitas kombinasi gerak dasar kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tangkisan, dan elakan pencak silat dalam situasi berpasangan secara gotong royong.
  2. Murid dapat mentransfer kombinasi pola gerak dasar pencak silat yang telah dikuasai ke dalam rangkaian gerak sederhana secara berkelompok dengan menerapkan nilai mandiri dan gotong royong.

PETUNJUK UMUM

  • Baca seluruh LKPD ini sebelum mulai mengerjakan agar kamu tahu alur kegiatannya.
  • Kerjakan setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh dan jujur — ini bukan ujian, tapi kesempatan belajar.
  • Saat kegiatan berpasangan atau kelompok, dengarkan pendapat teman dan hargai setiap usaha.
  • Gunakan pakaian olahraga yang nyaman dan pastikan area latihan bebas dari benda berbahaya.
  • Jangan lupa pemanasan sebelum memulai gerakan, dan ikuti arahan gurumu.
  • Tulis namamu, kelas, dan tanggal di setiap lembar kerja.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Gerak — Amati dan Analisis Kombinasi Pencak Silat

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD dan alat tulis
  • Papan tulis atau layar untuk demonstrasi guru (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah bersama pasanganmu dan perhatikan demonstrasi yang ditunjukkan oleh gurumu di depan kelas.
  2. Guru akan menampilkan 4 kombinasi gerak: (A) kuda-kuda + pola langkah, (B) pukulan + tangkisan, (C) tendangan + elakan, (D) kombinasi lengkap kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tangkisan, dan elakan.
  3. Amati dengan seksama setiap kombinasi — perhatikan posisi kaki, tangan, arah badan, dan keseimbangan.
  4. Setelah mengamati, isi tabel pengamatan dan jawab pertanyaan analisis bersama pasanganmu.
  5. Gunakan gambar sketsa sederhana jika perlu untuk membantu menjelaskan jawabanmu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatan berikut berdasarkan demonstrasi yang kamu lihat. Isi kolom 'Posisi Kaki', 'Posisi Tangan', dan 'Fungsi Gerak' untuk setiap kombinasi.

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, mengapa kuda-kuda selalu menjadi gerakan awal sebelum melakukan pukulan atau tendangan? Jelaskan dengan kalimatmu sendiri.

3. Dari 4 kombinasi yang kamu amati, mana yang menurutmu paling sulit dilakukan? Tuliskan 1 alasan yang kuat berdasarkan pengamatanmu.

Tabel 4 baris × 4 kolom untuk nomor 1 (kolom: Kombinasi Gerak | Posisi Kaki | Posisi Tangan | Fungsi Gerak). Paragraf bebas 3–5 kalimat untuk nomor 2 dan 3.

Kegiatan 2: Uji Coba Berpasangan — Seberapa Efektif Gerakanmu?

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pakaian olahraga
  • Area lapangan yang aman dan cukup luas
  • Lembar LKPD dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdiri dan cari pasanganmu. Pastikan ada jarak aman minimal 1 meter antara kalian berdua.
  2. Kalian akan berlatih 3 skenario gerak berpasangan secara bergantian — setiap orang menjadi 'penyerang' dan 'bertahan' secara bergiliran.
  3. Skenario 1: Pasangan A melakukan pukulan lurus (pura-pura, tidak boleh menyentuh), Pasangan B melakukan tangkisan luar.
  4. Skenario 2: Pasangan A melakukan tendangan depan (terkontrol, tidak menyentuh), Pasangan B melakukan elakan mundur.
  5. Skenario 3: Pasangan A melakukan kombinasi bebas (pilih 2–3 gerakan), Pasangan B merespons dengan tangkisan atau elakan yang tepat.
  6. Setelah setiap skenario, berhenti sejenak dan berdiskusi dengan pasanganmu: apa yang berhasil dan apa yang perlu diperbaiki.
  7. Catat hasil pengamatan dan evaluasi kalian di lembar ini.

Pertanyaan:

1. Setelah mencoba ketiga skenario, isi tabel evaluasi berpasangan berikut untuk setiap skenario.

Ruang tabel jawaban

2. Saat berlatih berpasangan, nilai gotong royong sangat penting. Tuliskan 2 contoh nyata sikap gotong royong yang kamu dan pasanganmu terapkan selama latihan tadi.

3. Bayangkan kamu adalah pelatih pencak silat. Tuliskan 1 saran perbaikan yang akan kamu berikan kepada pasanganmu berdasarkan pengamatanmu saat latihan tadi.

Tabel 3 baris × 4 kolom untuk nomor 1 (kolom: Skenario | Apa yang Berhasil | Apa yang Perlu Diperbaiki | Tingkat Efektivitas 1–5). Paragraf bebas 3–4 kalimat untuk nomor 2. Satu paragraf pendek (2–3 kalimat) format 'saran pelatih' untuk nomor 3.

Kegiatan 3: Cipta Rangkaian — Pertunjukan Jurus Kelompokku!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pakaian olahraga
  • Area lapangan yang cukup untuk seluruh kelompok bergerak
  • Lembar LKPD dan alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bergabunglah dalam kelompok beranggotakan 5–7 orang.
  2. Tugas kelompokmu adalah merancang sebuah rangkaian gerak pencak silat sederhana yang memuat minimal 5 elemen berikut: kuda-kuda, pola langkah, pukulan, tangkisan, dan elakan.
  3. Langkah 1 — Brainstorming (5 menit): Diskusikan bersama urutan gerak yang ingin kalian tampilkan. Setiap anggota boleh mengusulkan ide.
  4. Langkah 2 — Susun Bagan Gerak (5 menit): Tuliskan urutan gerakan dalam bagan alur di lembar ini — gunakan nama gerakan dan tanda panah.
  5. Langkah 3 — Latihan Bersama (10 menit): Latih rangkaian tersebut bersama-sama. Setiap anggota kelompok harus hafal dan bisa melakukan seluruh rangkaian.
  6. Langkah 4 — Evaluasi dan Finalisasi (5 menit): Setelah latihan, diskusikan apakah ada gerakan yang perlu diubah agar rangkaian lebih efektif dan kompak.
  7. Langkah 5 — Presentasikan rangkaian kalian di depan kelas dan catat umpan balik dari teman-teman.

Pertanyaan:

1. Tuliskan bagan alur rangkaian gerak kelompokmu. Gunakan format: Nama Gerakan → Nama Gerakan → … (minimal 5 gerakan, maksimal 8 gerakan).

2. Setelah tampil, jelaskan mengapa kelompokmu memilih urutan gerakan tersebut. Apa alasan di balik rangkaian yang kalian susun?

3. Saat menyusun dan berlatih rangkaian bersama, pasti ada tantangan. Tuliskan 1 tantangan terbesar kelompokmu dan bagaimana kalian mengatasinya bersama.

Bagan alur berupa kotak-kotak bernomor yang dihubungkan tanda panah untuk nomor 1 (tersedia 8 kotak kosong). Paragraf bebas 4–6 kalimat untuk nomor 2. Paragraf bebas 3–5 kalimat dengan format 'Tantangan:' dan 'Cara Mengatasinya:' untuk nomor 3.

REFLEKSI

1. Dari semua gerakan pencak silat yang kamu pelajari hari ini, gerakan mana yang paling menantang untukmu dan apa langkah nyata yang akan kamu lakukan untuk melatihnya lebih lanjut?

2. Nilai gotong royong dan mandiri seperti apa yang kamu rasakan saat berlatih berpasangan dan berkelompok tadi? Ceritakan satu momen konkret yang membuatmu bangga.

3. Menurutmu, bagaimana keterampilan pencak silat — seperti keseimbangan, koordinasi, dan kemampuan membaca situasi — bisa berguna dalam kehidupan sehari-harimu di luar pelajaran olahraga?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.