LKPDPertemuan 3Bab 4Fase CSemester 2

LKPD PJOK Kelas 6: Menghubungkan Gaya Hidup Aktif dengan Aktivitas Jasmani Rutin untuk Pencegahan Risiko Kesehatan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 6 dengan topik "Menghubungkan Gaya Hidup Aktif dengan Aktivitas Jasmani Rutin untuk Pencegahan Risiko Kesehatan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 6: Menghubungkan Gaya Hidup Aktif dengan Aktivitas Jasmani Rutin untuk Pencegahan Risiko Kesehatan

PJOK - Kelas 6

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Menghubungkan Gaya Hidup Aktif dengan Aktivitas Jasmani Rutin untuk Pencegahan Risiko Kesehatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMenghubungkan Gaya Hidup Aktif dengan Aktivitas Jasmani Rutin untuk Pencegahan Risiko Kesehatan
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menghubungkan gaya hidup dengan aktivitas pencegahan risiko kesehatan sesuai rekomendasi otoritas kesehatan

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah doa sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Tuliskan nama lengkap, nomor absen, dan kelompokmu pada lembar LKPD yang telah disediakan.
  • Bacalah informasi mengenai rekomendasi otoritas kesehatan (Kemenkes/WHO) yang tercantum pada setiap kegiatan dengan saksama.
  • Kerjakan tugas secara runtut dengan menghubungkan antara gaya hidup, risiko kesehatan, dan aktivitas jasmani pencegahannya.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan saling menghargai saat berdiskusi bersama teman sekelompok.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menghubungkan Gaya Hidup Sedenter, Risiko Kesehatan, dan Aktivitas Jasmani Rekomendasi

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa PJOK Kelas 6 Bab 4
  • Alat tulis/pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati infografis mini rekomendasi otoritas kesehatan (Kemenkes/WHO): 'Anak usia 5-17 tahun dianjurkan melakukan aktivitas fisik intensitas sedang hingga berat minimal 60 menit setiap hari untuk mencegah obesitas, diabetes, dan penurunan kebugaran jantung-paru.'
  2. Perhatikan 3 profil kebiasaan gaya hidup yang disajikan pada kolom profil.
  3. Hubungkan profil gaya hidup tersebut dengan risiko kesehatan yang mengancam dan bentuk aktivitas jasmani pencegahan yang tepat sesuai rekomendasi otoritas kesehatan pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel penghubung gaya hidup berikut dengan menuliskan risiko kesehatan dan aktivitas pencegahan rekomendasi otoritas kesehatan untuk Profil A (Budi duduk bermain gawai 5 jam berturut-turut setiap hari tanpa bergerak aktif).

Ruang tabel jawaban

2. Lengkapilah tabel penghubung gaya hidup berikut dengan menuliskan risiko kesehatan dan aktivitas pencegahan rekomendasi otoritas kesehatan untuk Profil B (Siti sering tidur larut malam, malas bergerak, dan selalu naik kendaraan motor ke sekolah walau jaraknya dekat).

Ruang tabel jawaban

3. Lengkapilah tabel penghubung gaya hidup berikut dengan menuliskan risiko kesehatan dan aktivitas pencegahan rekomendasi otoritas kesehatan untuk Profil C (Doni terbiasa duduk membaca komik berjam-jam sambil ngemil tanpa berolahraga sama sekali).

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 baris dengan 4 kolom: [Profil Gaya Hidup], [Perilaku yang Teramati], [Risiko Kesehatan yang Mengancam], [Aktivitas Jasmani Pencegahan Sesuai Rekomendasi (Minimal 60 menit/hari)].

Kegiatan 2: Analisis Hubungan Matriks Kasus: Gaya Hidup vs Aktivitas Fisik Rutin

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/karton atau lembar kerja kelompok
  • Spidol warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok beranggotakan 4-5 murid.
  2. Diskusikan 2 studi kasus gaya hidup anak sekolah yang belum memenuhi anjuran gerak aktif harian.
  3. Hubungkan pilihan gaya hidup pada kasus tersebut dengan aktivitas pencegahan yang terukur dan spesifik menurut rekomendasi otoritas kesehatan.

Pertanyaan:

1. Kasus 1: Bayu adalah murid kelas 6 yang menghabiskan rata-rata waktu luangnya duduk di depan televisi dan jarang berkeringat. Jelaskan bagaimana kamu menghubungkan gaya hidup Bayu tersebut dengan risiko penyakit tidak menular (seperti diabetes dan hipertensi di masa depan), serta aktivitas jasmani apa saja yang direkomendasikan otoritas kesehatan untuk memutus risiko itu!

2. Kasus 2: Rina hanya berolahraga seminggu sekali saat jam pelajaran PJOK di sekolah (sekitar 40 menit) dan hari-hari lainnya tidak pernah beraktivitas fisik. Apakah kebiasaan Rina sudah memenuhi rekomendasi otoritas kesehatan? Hubungkan kondisi tersebut dengan risiko kebugaran jasmani Rina dan susunlah daftar aktivitas jasmani harian pencegahannya!

Lembar uraian hasil diskusi kelompok dengan format 2 kolom: [Analisis Hubungan Gaya Hidup & Risiko] dan [Rekomendasi Aktivitas Jasmani Pencegahan Otoritas Kesehatan].

Kegiatan 3: Menghubungkan Komitmen Gaya Hidup Pribadi dengan Peta Aktivitas Pencegahan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar komitmen siswa
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Secara mandiri, petakan kebiasaan gaya hidupmu sehari-hari dari pagi hingga sore hari.
  2. Identifikasi potensi perilaku sedenter (duduk/rebahan terlalu lama) yang masih kamu lakukan.
  3. Hubungkan perilaku tersebut dengan risiko kesehatan yang mungkin muncul, lalu pasangkan dengan rencana aktivitas jasmani rutin 60 menit sebagai tindakan pencegahan nyata sesuai rekomendasi kesehatan.
  4. Kerjakan bagian evaluasi dan ikuti sesi refleksi penutup bersama guru.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 1 gaya hidup sehari-harimu yang paling berisiko bagi kesehatan (misal: sering duduk diam bermain ponsel lebih dari 2 jam), hubungkan dengan kemungkinan risiko yang dapat terjadi, serta tentukan aktivitas jasmani rutin penggantinya sesuai rekomendasi otoritas kesehatan!

2. Berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan (minimal 60 menit aktivitas jasmani sedang-berat per hari), pasangkanlah jenis aktivitas jasmani berikut dengan tujuan pencegahan risiko kesehatannya secara tepat: (A) Jalan cepat/Joging 30 menit, (B) Lompat tali/Bermain bola 30 menit. Hubungkan keduanya dalam jadwal harianmu!

Bagan komitmen mandiri berupa diagram alur: [Gaya Hidup Pribadi] -> [Risiko Kesehatan yang Terhubung] -> [Jadwal Aktivitas Jasmani Pencegahan 60 Menit].

REFLEKSI

1. Setelah mempelajari materi ini, bagaimana caramu menghubungkan waktu luang yang kamu miliki dengan pencegahan risiko penyakit di masa depan?

2. Apakah kamu sudah memenuhi rekomendasi otoritas kesehatan untuk bergerak aktif minimal 60 menit setiap hari? Jika belum, aktivitas jasmani apa yang akan segera kamu mulai hari ini?

3. Bagaimana perasaanmu setelah mengetahui bahwa aktivitas jasmani rutin adalah perisai utama dalam menjaga kesehatan tubuhmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.