LKPDPertemuan 1Bab 4Fase CSemester 2

LKPD PJOK Kelas 6: Mengidentifikasi Pola Gaya Hidup Sehat dan Sedenter Berdasarkan Rekomendasi Otoritas Kesehatan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 6 dengan topik "Mengidentifikasi Pola Gaya Hidup Sehat dan Sedenter Berdasarkan Rekomendasi Otoritas Kesehatan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 6: Mengidentifikasi Pola Gaya Hidup Sehat dan Sedenter Berdasarkan Rekomendasi Otoritas Kesehatan

PJOK - Kelas 6

Bab 4 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 6 (Fase C)

Topik: Mengidentifikasi Pola Gaya Hidup Sehat dan Sedenter Berdasarkan Rekomendasi Otoritas Kesehatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 6
TopikMengidentifikasi Pola Gaya Hidup Sehat dan Sedenter Berdasarkan Rekomendasi Otoritas Kesehatan
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi keterkaitan antara gaya hidup dan risiko kesehatan sesuai rekomendasi otoritas kesehatan

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan cermat dan saksama.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau bersama teman sesuai petunjuk pada masing-masing kegiatan.
  • Gunakan informasi rekomendasi otoritas kesehatan (Kemenkes/WHO) yang telah dipelajari sebagai acuan utama dalam menjawab.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat instruksi atau istilah yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Kebiasaan: Mengidentifikasi Pola Gaya Hidup Sehat dan Sedenter

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar kerja peserta didik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 4 profil singkat kebiasaan harian anak pada tabel di bawah ini.
  2. Identifikasi pola gaya hidup yang dominan pada setiap profil: tuliskan apakah termasuk 'Gaya Hidup Aktif/Sehat' atau 'Gaya Hidup Sedenter' (kurang gerak).
  3. Tuliskan bukti aktivitas pendukung dari teks yang mendasari identifikasi kalian berdasarkan batas rekomendasi otoritas kesehatan (misalnya: aktivitas fisik minimal 60 menit/hari, batasan waktu layar di luar jam belajar maksimal 2 jam/hari).

Pertanyaan:

1. Profil A: Rian menghabiskan 4-5 jam sehari bermain game di gawai sambil duduk dan ngemil biskuit manis, jarang berjalan kaki ke sekolah karena selalu diantar motor. Identifikasi jenis gaya hidup Rian dan bukti pendukungnya!

2. Profil B: Siti berjalan kaki santai ke sekolah selama 15 menit, bermain lompat tali saat jam istirahat selama 20 menit, dan bersepeda sore hari selama 30 menit serta tidur tepat waktu 9 jam. Identifikasi jenis gaya hidup Siti dan bukti pendukungnya!

3. Profil C: Doni sering begadang menonton televisi hingga larut malam (hanya tidur 5 jam per hari), sering melewatkan sarapan, dan lebih memilih berbaring di sofa sepanjang akhir pekan. Identifikasi jenis gaya hidup Doni dan bukti pendukungnya!

4. Profil D: Lani rajin membantu menyapu halaman 15 menit, mengikuti latihan bulu tangkis 45 menit, mengonsumsi buah dan sayur setiap makan, serta minum air putih cukup. Identifikasi jenis gaya hidup Lani dan bukti pendukungnya!

Format tabel 4 baris: Kolom 1 (Nama Profil), Kolom 2 (Jenis Gaya Hidup: Sehat/Aktif atau Sedenter), Kolom 3 (Bukti Berdasarkan Rekomendasi Kesehatan).

Kegiatan 2: Menghubungkan Gaya Hidup dan Risiko Kesehatan Berdasarkan Rekomendasi Kesehatan

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kartu/kotak opsi risiko kesehatan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati daftar pola perilaku/gaya hidup pada tabel yang disediakan.
  2. Identifikasi keterkaitan antara perilaku gaya hidup tersebut dengan risiko kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang yang mungkin timbul jika berlangsung terus-menerus.
  3. Pasangkan dan lengkapi penjelasan keterkaitannya dengan memilih potensi risiko yang sesuai dari kotak opsi yang tersedia: [Obesitas / Kegemukan, Penyakit Kardiovaskular / Jantung, Gangguan Postur & Kekuatan Otot/Tulang Menurun, Diabetes Melitus Tipe 2 / Gula Darah Tinggi].

Pertanyaan:

1. Perilaku: Duduk terus-menerus lebih dari 6 jam sehari tanpa diselingi berdiri/peregangan. Identifikasi keterkaitan risiko kesehatannya!

Ruang tabel jawaban

2. Perilaku: Kurang melakukan aktivitas fisik sedang-berat (<60 menit/hari) disertai sering mengonsumsi makanan ringan berkalori tinggi sambil rebahan. Identifikasi keterkaitan risiko kesehatannya!

Ruang tabel jawaban

3. Perilaku: Jarang bergerak aktif dan sangat sering mengonsumsi minuman manis kemasan berpemanis buatan tinggi. Identifikasi keterkaitan risiko kesehatannya!

Ruang tabel jawaban

4. Perilaku: Kurang tidur secara kronis (<7 jam per malam) akibat paparan layar gawai hingga larut malam. Identifikasi keterkaitan risiko kesehatannya!

Ruang tabel jawaban

Format tabel 4 baris: Kolom 1 (Pola Perilaku Gaya Hidup), Kolom 2 (Risiko Kesehatan Terkait), Kolom 3 (Penjelasan Keterkaitan Logis Sesuai Fakta Kesehatan).

Kegiatan 3: Analisis Kasus 'Detektif Kesehatan': Mengidentifikasi Risiko dari Peta Aktivitas Harian

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Teks studi kasus Budi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi studi kasus aktivitas harian tokoh 'Budi' berikut ini secara cermat:
  2. Narasi: Budi (12 tahun) bangun pukul 06.30, sarapan donat manis dan susu kental manis sambil bermain HP duduk di kasur. Pergi dan pulang sekolah naik ojek motor. Di sekolah, Budi duduk di kelas selama istirahat sambil mengobrol dan bermain game online. Pulang sekolah pukul 14.00, Budi langsung menonton televisi di sofa hingga sore hari sambil mengonsumsi keripik asin. Malam hari setelah makan malam, ia kembali berbaring menatap gawai hingga tertidur pukul 23.30.
  3. Diskusikan bersama teman sebangku dan identifikasi 3 pola gaya hidup sedenter/berisiko pada Budi beserta keterkaitan langsung dengan potensi risiko kesehatan yang dihadapi sesuai panduan otoritas kesehatan.
  4. Selesaikan kegiatan ini termasuk menuliskan simpulan refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Identifikasi minimal 3 kebiasaan Budi yang tergolong gaya hidup sedenter atau berisiko kesehatan!

2. Berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan (WHO/Kemenkes), identifikasi 2 risiko kesehatan utama yang paling mungkin dialami Budi di masa depan jika pola tersebut dipertahankan!

Format uraian terstruktur: Isian nomor 1 berupa poin identifikasi (a, b, c) dan nomor 2 berupa uraian keterkaitan risiko kesehatan.

REFLEKSI

1. Setelah mengidentifikasi berbagai gaya hidup hari ini, apakah kebiasaan sehari-harimu saat ini lebih condong ke gaya hidup aktif atau sedenter? Sebutkan satu contoh kebiasaanmu!

2. Mengapa mengenali keterkaitan antara perilaku kurang gerak dan risiko penyakit sejak usia sekolah sangat penting bagi masa depan kesehatanmu?

3. Aktivitas atau kebiasaan apa yang ingin kamu ubah agar terhindar dari risiko perilaku sedenter?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.