LKPD PJOK Kelas 6: Asesmen Sumatif: Praktik dan Pengetahuan Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif Melalui Permainan Invasi
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 6 dengan topik "Asesmen Sumatif: Praktik dan Pengetahuan Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif Melalui Permainan Invasi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 6: Asesmen Sumatif: Praktik dan Pengetahuan Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif Melalui Permainan Invasi
PJOK - Kelas 6
Bab 1 - Pertemuan 5
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 6 (Fase C) Topik: Asesmen Sumatif: Praktik dan Pengetahuan Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif Melalui Permainan Invasi INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Asesmen Praktik: Demonstrasi Kombinasi Gerak Dasar dalam Permainan InvasiEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Selama permainan, gerak dasar apa saja yang kamu lakukan? Sebutkan minimal 5 gerak dan kelompokkan menjadi lokomotor, nonlokomotor, atau manipulatif. Ruang tabel jawaban 2. Bagaimana perasaanmu saat melakukan kombinasi gerak tersebut? Apakah ada gerak yang masih sulit? Jelaskan! Untuk pertanyaan 1: Buatlah tabel dengan 3 kolom (Jenis Gerak | Nama Gerak | Contoh Saat Bermain). Untuk pertanyaan 2: Tulis jawabanmu dalam 3-5 kalimat. Kegiatan 2: Asesmen Pengetahuan: Transfer Strategi Gerak dalam Permainan InvasiEstimasi: 25 menit Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Jika kamu yang memegang bola di tengah lapangan, strategi apa yang akan kamu gunakan untuk mencetak gol? Jelaskan langkah-langkahmu! 2. Mengapa penting untuk mencari ruang kosong dalam permainan invasi? Jelaskan kaitannya dengan gerak lokomotor! 3. Dalam permainan tadi, apa peran yang kamu jalankan dalam tim? (misalnya: penyerang, bertahan, pengumpan, penjaga gawang). Jelaskan bagaimana kamu menjalankan peran tersebut! 4. Jika permainan diubah menjadi permainan basket (masih permainan invasi), apakah strategi yang kamu jelaskan di pertanyaan 1 masih bisa diterapkan? Mengapa? Tulis jawabanmu untuk setiap pertanyaan dalam 3-5 kalimat. Gunakan bahasamu sendiri dan jelaskan dengan runtut. Kegiatan 3: Asesmen Praktik Situasi Berbeda: Permainan Invasi ModifikasiEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Strategi gerak apa dari permainan bola tangan (kegiatan 1) yang bisa kamu terapkan di permainan 'Bola Serang Benteng' ini? Sebutkan minimal 3! 2. Apa perbedaan tantangan antara permainan bola tangan dengan 'Bola Serang Benteng'? Bagaimana kamu menyesuaikan gerakmu? 3. Gambarkan formasi atau posisi timmu saat menyerang benteng lawan! Beri tanda X untuk posisi teman-temanmu dan O untuk dirimu sendiri. Jelaskan mengapa memilih formasi tersebut. Ruang gambar Untuk pertanyaan 1 dan 2: Tulis jawabanmu dalam 3-5 kalimat. Untuk pertanyaan 3: Gambar lapangan sederhana (persegi panjang) dan tandai posisi pemain dengan X dan O, lalu tulis penjelasan 2-3 kalimat. REFLEKSI1. Apa hal paling menyenangkan yang kamu rasakan saat melakukan asesmen permainan invasi hari ini? 2. Gerak dasar mana (lokomotor, nonlokomotor, atau manipulatif) yang sudah kamu kuasai dengan baik? Mana yang masih perlu ditingkatkan? 3. Bagaimana kerja sama tim mempengaruhi keberhasilan dalam permainan invasi? Ceritakan pengalamanmu! 4. Jika kamu bisa mengubah satu aturan dalam permainan invasi yang dimainkan tadi agar lebih seru dan adil untuk semua, aturan apa yang akan kamu ubah? Mengapa? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.