LKPDPertemuan 6Bab 5Fase CSemester 2

LKPD PJOK Kelas 5: Mengidentifikasi Contoh Perilaku Sedenter dan Langkah Pencegahan Perilaku Sedenter di Lingkungan Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 5 dengan topik "Mengidentifikasi Contoh Perilaku Sedenter dan Langkah Pencegahan Perilaku Sedenter di Lingkungan Sehari-hari".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 5: Mengidentifikasi Contoh Perilaku Sedenter dan Langkah Pencegahan Perilaku Sedenter di Lingkungan Sehari-hari

PJOK - Kelas 5

Bab 5 Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Mengidentifikasi Contoh Perilaku Sedenter dan Langkah Pencegahan Perilaku Sedenter di Lingkungan Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMengidentifikasi Contoh Perilaku Sedenter dan Langkah Pencegahan Perilaku Sedenter di Lingkungan Sehari-hari
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengidentifikasi rekomendasi aktivitas jasmani serta pencegahan perilaku sedenter

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bacalah setiap teks pengantar dan petunjuk kegiatan dengan cermat.
  • Kerjakan tugas secara mandiri atau bersama teman sesuai arahan gurumu.
  • Tanyakan kepada guru apabila ada instruksi yang belum kamu pahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Gerak: Mengidentifikasi Perilaku Sedenter dan Rekomendasi Aktivitas Jasmani

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa PJOK Kelas 5 Bab 5
  • Alat tulis (pulpen/pensil)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah teks singkat mengenai pedoman WHO tentang perilaku sedenter dan anjuran aktivitas jasmani untuk anak usia 5–17 tahun.
  2. Cermati daftar 6 aktivitas harian berikut: (A) Bermain game di gawai selama 3 jam tanpa jeda, (B) Bersepeda santai mengelilingi komplek selama 30 menit, (C) Menonton serial televisi sambil berbaring selama 2,5 jam, (D) Membantu ibu menyapu dan mengepel lantai selama 20 menit, (E) Duduk scrolling media sosial selama 150 menit di sofa, (F) Bermain lompat tali bersama teman di halaman selama 15 menit.
  3. Kelompokkan setiap aktivitas ke dalam kategori 'Perilaku Sedenter' atau 'Aktivitas Jasmani'.
  4. Tuliskan rekomendasi durasi minimal aktivitas jasmani dan batas maksimal waktu layar (screen time) harian berdasarkan pedoman kesehatan anak.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan 6 aktivitas harian (A sampai F), kelompokkan mana yang termasuk perilaku sedenter dan mana yang termasuk aktivitas jasmani pada tabel yang tersedia!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan pedoman kesehatan (WHO) untuk anak usia 5–17 tahun, identifikasi: (a) Berapa durasi minimal aktivitas fisik yang direkomendasikan setiap hari? (b) Berapa batas maksimal waktu menetap di depan layar (sedenter berbasis layar/screen time) hiburan tanpa jeda bergerak?

Tabel 2 kolom (Kolom 1: Perilaku Sedenter [tuliskan huruf dan nama aktivitas], Kolom 2: Aktivitas Jasmani [tuliskan huruf dan nama aktivitas]) serta 2 baris isian singkat untuk pertanyaan durasi dan batas waktu.

Kegiatan 2: Menemukan Ciri dan Contoh Nyata Perilaku Sedenter

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati situasi kehidupan sehari-hari di rumah dan di sekolah.
  2. Pahami ciri utama perilaku sedenter, yaitu aktivitas duduk, bersandar, atau berbaring saat terjaga dengan pengeluaran energi yang sangat rendah.
  3. Identifikasi contoh-contoh nyata perilaku sedenter yang sering dijumpai di lingkungan sekolah dan rumah.
  4. Tentukan apakah suatu kebiasaan tergolong sedenter atau aktif pada daftar pernyataan kasus.

Pertanyaan:

1. Identifikasi dan tuliskan 3 contoh nyata perilaku sedenter yang sering dilakukan murid di lingkungan rumah dan 2 contoh di lingkungan sekolah!

2. Berikan tanda centang (V) pada pernyataan yang BENAR mencirikan perilaku sedenter:
( ) Menghabiskan energi sangat rendah saat tidak tidur.
( ) Menggerakkan anggota badan sehingga detak jantung meningkat.
( ) Duduk atau berbaring terus-menerus lebih dari 2 jam tanpa peregangan.
( ) Berjalan kaki menuju warung atau sekolah sejauh 500 meter.

Format daftar bernomor untuk menuliskan 3 contoh perilaku sedenter di rumah dan 2 di sekolah, serta kotak centang (tanda V) di samping 4 pilihan pernyataan.

Kegiatan 3: Merancang Langkah Cerdas: Identifikasi Solusi Pencegahan Perilaku Sedenter

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama teman sebangku mengenai situasi godaan perilaku sedenter yang sering dihadapi anak-anak.
  2. Pelajari 3 skenario situasi murid yang terjebak gaya hidup sedenter.
  3. Identifikasi langkah konkret pencegahan perilaku sedenter dan alternatif aktivitas jasmani pengganti yang sesuai rekomendasi kesehatan.
  4. Selesaikan tugas tepat waktu dan siapkan diri mengikuti refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Cermati Skenario: 'Doni pulang sekolah pukul 13.00, langsung berbaring di kasur bermain game online hingga pukul 16.30 tanpa berdiri atau beranjak.' Identifikasi 2 langkah pencegahan yang tepat agar Doni terhindar dari perilaku sedenter tersebut!

2. Pasangkan situasi perilaku sedenter berikut dengan tindakan pencegahan berupa aktivitas aktif pengganti yang tepat:

  1. Menggunakan lift untuk naik ke lantai 2 sekolah.
  2. Duduk diam menonton teman bermain saat jam istirahat.
  3. Bermain gawai di ruang tamu di hari libur pagi hari.

Pilihan tindakan pencegahan: [A] Mengajak keluarga jalan pagi atau bersepeda selama 30 menit, [B] Berjalan menaiki tangga sekolah secara mandiri, [C] Bergabung ikut bermain lompat tali atau kejar-kejaran ringan bersama teman.

Ruang tabel jawaban

Kolom uraian terstruktur untuk jawaban skenario Doni, dan tabel/bagan penjodohan 3 baris untuk memasangkan situasi sedenter dengan langkah pencegahan aktivitas pengganti.

REFLEKSI

1. Dari semua kegiatan hari ini, apakah kamu sudah bisa mengenali kebiasaan menetap/sedenter yang paling sering kamu lakukan di rumah?

2. Langkah aktif apa yang paling mudah untuk segera kamu lakukan hari ini guna membatasi perilaku duduk berlama-lama di depan gawai atau televisi?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.