LKPDPertemuan 2Bab 5Fase CSemester 2

LKPD PJOK Kelas 5: Membuat Poster Kampanye Gaya Hidup Sehat

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 5 dengan topik "Membuat Poster Kampanye Gaya Hidup Sehat". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 5: Membuat Poster Kampanye Gaya Hidup Sehat

PJOK - Kelas 5

Bab 5 - Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Membuat Poster Kampanye Gaya Hidup Sehat

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMembuat Poster Kampanye Gaya Hidup Sehat
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menuangkan pemahaman tentang dampak negatif gaya hidup tidak sehat ke dalam sebuah poster sederhana menggunakan media yang tersedia sebagai bentuk ekspresi kesadaran kesehatan.
  2. Murid dapat mendiskusikan solusi pencegahan perilaku sedenter dan gaya hidup tidak sehat yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan seksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan setiap kegiatan secara berurutan — jangan melompati langkah.
  • Pada kegiatan kelompok, dengarkan pendapat temanmu dan sampaikan idemu dengan sopan.
  • Jaga kebersihan dan kerapian lembar kerjamu — poster yang rapi mencerminkan karakter baikmu.
  • Jika ada yang kurang dipahami, tanyakan kepada guru sebelum melanjutkan.
  • Berikan yang terbaik! Karya postermu bisa menginspirasi orang lain untuk hidup lebih sehat.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Gaya Hidup — Aku Tahu Dampaknya!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar LKPD
  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah dua skenario singkat di bawah ini dengan cermat.
  2. Bayangkan dirimu adalah seorang 'Detektif Kesehatan' yang bertugas menemukan dampak buruk dari setiap kebiasaan.
  3. Isi tabel dengan dampak negatif dari setiap kebiasaan tidak sehat yang kamu temukan.
  4. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan uraian yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Baca skenario berikut, lalu lengkapi tabel detektif!

Skenario A — Rafi (11 tahun): Setiap hari sepulang sekolah, Rafi langsung bermain game online di tablet selama 4–5 jam tanpa jeda. Ia jarang bergerak, sering makan keripik dan minuman bersoda sambil bermain, dan sering tidur larut malam.

Skenario B — Lina (11 tahun): Lina suka scroll media sosial di ponsel dari siang sampai malam. Ia hampir tidak pernah olahraga, sering makan mie instan dan gorengan, dan matanya sering terasa perih.

Isi tabel berikut berdasarkan kedua skenario di atas!

Ruang tabel jawaban

2. Dari kedua skenario di atas, menurutmu apa persamaan penyebab utama gaya hidup tidak sehat yang dialami Rafi dan Lina? Jelaskan jawabanmu dalam 2–3 kalimat.

3. Jujur pada dirimu sendiri! Dari kebiasaan Rafi atau Lina, adakah yang mirip dengan kebiasaanmu sehari-hari? Kebiasaan apa itu, dan bagaimana perasaanmu menyadarinya?

Tabel 3 kolom untuk soal no. 1: (1) Kebiasaan Tidak Sehat, (2) Dampak pada Tubuh, (3) Dampak pada Prestasi/Sosial — buat 2 baris untuk Skenario A dan Skenario B. Soal no. 2 dan 3 dijawab dalam kotak uraian masing-masing minimal 2 kalimat.

Kegiatan 2: Aku Sang Kreator — Membuat Poster Kampanye Hidup Sehat

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar A4 atau bagian belakang lembar LKPD
  • Spidol warna / crayon / pensil warna
  • Penggaris
  • Pensil dan penghapus
  • Lem dan gunting (opsional, jika ingin menempel gambar dari majalah/koran)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Kamu akan membuat sebuah poster kampanye sederhana tentang dampak negatif gaya hidup tidak sehat.
  2. Sebelum menggambar atau membuat, rancang dulu isi postermu dengan mengisi 'Kanvas Rencana Poster' di bawah ini.
  3. Pilih SATU tema poster dari pilihan berikut: (a) Bahaya Terlalu Lama Main Game Online, (b) Stop Junk Food Tiap Hari!, atau (c) Gerak Aktif, Hidup Hebat!
  4. Setelah kanvas rencana disetujui guru, buat postermu di kertas gambar atau di bagian belakang lembar ini menggunakan spidol, crayon, pensil warna, atau alat lain yang tersedia.
  5. Pastikan postermu memuat: judul yang menarik, minimal 2 gambar/ilustrasi, minimal 3 fakta atau dampak negatif, dan ajakan/slogan yang menginspirasi.

Pertanyaan:

1. Kanvas Rencana Poster — Isi bagian-bagian berikut sebelum kamu mulai membuat poster!
(a) Tema yang kupilih:
(b) Judul poster yang menarik:
(c) Slogan/kalimat ajakan (contoh: 'Ayo Bergerak, Hidup Lebih Senak!'):
(d) 3 fakta/dampak negatif yang akan kutampilkan di poster:
(e) Gambar/ilustrasi yang akan kubuat:
(f) Warna dominan posterku:

2. Setelah postermu selesai, tuliskan: Pesan utama apa yang ingin kamu sampaikan kepada orang yang melihat postermu? Mengapa pesan itu penting bagimu?

Soal no. 1: isi kolom isian sesuai poin (a) hingga (f) yang tersedia. Soal no. 2: kotak uraian minimal 3 kalimat. Area poster: kertas gambar A4 atau bagian belakang lembar LKPD — buat dengan penuh warna dan kreativitas!

Kegiatan 3: Galeri Poster & Diskusi Solusi — Bersama Kita Bisa!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Poster yang telah dibuat pada Kegiatan 2
  • Sticky note kecil atau potongan kertas untuk memberikan bintang apresiasi
  • Selotip atau lem untuk menempel poster
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tempelkan postermu di meja atau dinding kelasmu — sekarang kelasmu jadi Galeri Kesehatan Mini!
  2. Lakukan 'Tur Galeri': berjalan keliling kelas selama 5 menit untuk melihat poster teman-temanmu.
  3. Berikan tanda bintang (✦) di sticky note kecil atau kertas kecil pada poster temanmu yang menurutmu paling menarik dan pesannya paling jelas.
  4. Setelah tur galeri, duduk kembali di kelompokmu (3–4 orang) dan diskusikan solusi-solusi untuk mencegah gaya hidup tidak sehat.
  5. Catat hasil diskusi kelompokmu pada tabel solusi yang tersedia.
  6. Pilih satu juru bicara dari kelompokmu untuk mempresentasikan 2 solusi terbaik ke kelas.

Pertanyaan:

1. Setelah melihat poster teman-temanmu, tuliskan: Poster milik siapa yang menurutmu paling berhasil menyampaikan pesan? Apa yang membuatnya menarik dan efektif?

2. Bersama kelompokmu, diskusikan dan isi tabel solusi berikut! Temukan minimal 4 solusi untuk mencegah perilaku sedenter dan gaya hidup tidak sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Ruang tabel jawaban

3. Dari semua solusi yang didiskusikan kelompokmu, pilih SATU solusi yang paling ingin kamu terapkan mulai besok. Tuliskan: (a) Solusi yang kupilih, (b) Alasanku memilihnya, (c) Langkah pertama yang akan aku lakukan.

4. Diskusi kelas: Menurutmu, mengapa penting membuat poster tentang gaya hidup sehat dan menyebarkannya? Siapa saja yang menurutmu perlu melihat poster seperti yang kalian buat hari ini?

Soal no. 1: kotak uraian. Soal no. 2: tabel 4 kolom — (1) Masalah/Kebiasaan Tidak Sehat, (2) Solusi yang Kami Usulkan, (3) Cara/Langkah Melakukannya, (4) Siapa yang Bisa Membantu — isi minimal 4 baris. Soal no. 3: kotak isian poin (a), (b), (c). Soal no. 4: diskusi lisan dipandu guru, siswa mencatat poin penting dari diskusi.

REFLEKSI

1. Hal baru apa yang paling membuatmu terkejut atau sadar tentang dampak gaya hidup tidak sehat hari ini? Mengapa hal itu terasa penting bagimu?

2. Bagaimana perasaanmu saat melihat postermu sendiri dan poster teman-temanmu? Apakah kamu merasa sudah berhasil menyampaikan pesan kesehatan dengan baik?

3. Satu perubahan kecil apa yang berani kamu janjikan kepada dirimu sendiri untuk mulai hidup lebih sehat mulai hari ini atau besok?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.