LKPDPertemuan 4Bab 4Fase CSemester 2

LKPD PJOK Kelas 5: Sistem Kardiovaskular dan Manfaat Komunitas Olahraga bagi Kesehatan Jantung

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 5 dengan topik "Sistem Kardiovaskular dan Manfaat Komunitas Olahraga bagi Kesehatan Jantung". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 5: Sistem Kardiovaskular dan Manfaat Komunitas Olahraga bagi Kesehatan Jantung

PJOK - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 4

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Sistem Kardiovaskular dan Manfaat Komunitas Olahraga bagi Kesehatan Jantung

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikSistem Kardiovaskular dan Manfaat Komunitas Olahraga bagi Kesehatan Jantung
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan manfaat berpartisipasi dalam komunitas olahraga terhadap kesehatan kardiovaskular, termasuk peningkatan kekuatan jantung dan peredaran darah.
  2. Murid dapat mengidentifikasi risiko kesehatan kardiovaskular akibat perilaku sedenter dan menghubungkannya dengan pentingnya bergabung dalam komunitas kesehatan sebagai upaya pencegahan.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai mengerjakan.
  • Kerjakan LKPD ini secara individu, lalu diskusikan hasilnya bersama kelompokmu saat diminta.
  • Gunakan pensil atau bolpoin, dan tulis dengan rapi agar mudah dibaca.
  • Jangan ragu bertanya kepada guru jika ada instruksi yang belum kamu pahami.
  • Setiap kegiatanmu dinilai bukan hanya dari jawaban benar atau salah, tetapi juga dari cara kamu berpikir dan memberikan alasan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Jantung: Mengenal Sistem Kardiovaskular

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Jam tangan atau stopwatch (atau timer di papan tulis oleh guru)
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduk dengan tenang, letakkan tangan kananmu di dada kiri. Rasakan detak jantungmu selama 15 detik, lalu hitung dan kalikan 4 untuk mendapatkan denyut per menit. Catat hasilnya.
  2. Setelah itu, berdirilah dan lompat di tempat sebanyak 20 kali secepat mungkin.
  3. Segera duduk kembali, ukur denyut nadimu sekali lagi selama 15 detik dan kalikan 4. Catat hasilnya.
  4. Perhatikan perbedaan angka sebelum dan sesudah melompat, lalu jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini.
  5. Diskusikan jawabanmu dengan teman sebangku sebelum menuliskan kesimpulan.

Pertanyaan:

1. Berapa denyut nadimu saat istirahat (sebelum melompat)? Berapa denyut nadimu setelah melompat 20 kali? Tuliskan kedua angka tersebut.

2. Mengapa denyut jantungmu berubah setelah melakukan lompatan? Tuliskan penjelasanmu dengan kalimatmu sendiri.

3. Lengkapi tabel berikut tentang bagian-bagian sistem kardiovaskular dan fungsinya!

Ruang tabel jawaban

4. Menurutmu, apa yang terjadi pada jantung seseorang yang rajin berolahraga dibandingkan dengan seseorang yang jarang bergerak? Tuliskan pendapatmu.

Soal 1: tulis dua angka denyut nadi (sebelum dan sesudah) di kotak yang tersedia. Soal 2 & 4: tulis uraian minimal 2 kalimat di baris yang tersedia. Soal 3: isi tabel 3 kolom (Bagian, Fungsi, Contoh peran saat olahraga) dengan minimal 3 baris.

Kegiatan 2: Komunitas Bergerak, Jantung Sehat: Manfaat Nyata Olahraga Bersama

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Teks cerita (tercetak di LKPD)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca dengan cermat dua cerita pendek berikut tentang dua anak yang punya kebiasaan berbeda.
  2. ---
  3. CERITA A — Dika dan Komunitas Lari Pagi: Dika bergabung dengan komunitas lari pagi di lingkungannya sejak 3 bulan lalu. Setiap Sabtu pagi, ia berlari bersama teman-teman sejauh 2 km. Saat ini, Dika merasa napasnya lebih teratur, tidak cepat lelah saat bermain, dan berat badannya ideal.
  4. ---
  5. CERITA B — Reno dan Gadgetnya: Reno sangat suka bermain gim di tablet. Setiap hari ia duduk selama 4–5 jam tanpa banyak bergerak. Belakangan, Reno sering merasa sesak napas ketika harus naik tangga, dan dokter menyarankannya untuk lebih banyak bergerak.
  6. ---
  7. Setelah membaca kedua cerita, jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini secara mandiri, lalu bandingkan jawabanmu dengan teman sekelompok.
  8. Diskusikan bersama: apakah ada pengalaman pribadi yang mirip dengan salah satu cerita di atas?

Pertanyaan:

1. Bandingkan kondisi kesehatan kardiovaskular Dika dan Reno. Tuliskan perbedaannya dalam tabel dua kolom!

Ruang tabel jawaban

2. Sebutkan minimal 3 manfaat bergabung dalam komunitas olahraga bagi kesehatan jantung dan peredaran darah! Jelaskan masing-masing manfaat itu dengan singkat.

3. Apa saja risiko kesehatan kardiovaskular yang bisa dialami seseorang karena perilaku sedenter (terlalu banyak duduk dan jarang bergerak)? Tuliskan minimal 3 risiko.

4. Diskusi kelompok: Jika Reno ingin memperbaiki kesehatannya, komunitas olahraga apa yang cocok untuknya dan mengapa? Tuliskan hasil diskusi kelompokmu!

Soal 1: buat tabel 2 kolom (Dika vs Reno) dengan minimal 3 poin perbandingan per kolom. Soal 2 & 3: tulis uraian bernomor, minimal 3 poin masing-masing. Soal 4: tulis hasil diskusi kelompok minimal 3 kalimat, sertakan nama komunitas yang dipilih dan alasannya.

Kegiatan 3: Aku Sang Perencana Sehat: Merancang Komunitas Olahraga Mini

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil, bolpoin)
  • Krayon atau pensil warna (untuk sketsa logo/poster)
  • LKPD yang sudah tercetak

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang saatnya kamu menjadi perencana! Bayangkan kamu akan membentuk sebuah komunitas olahraga kecil di sekolahmu untuk menjaga kesehatan jantung teman-teman.
  2. Kerjakan langkah-langkah berikut secara mandiri, lalu presentasikan hasilnya kepada kelompok lain.
  3. Langkah 1: Pilih satu jenis olahraga yang bisa dilakukan bersama di sekolah (contoh: lari pagi, senam, lompat tali, bola voli, dll.).
  4. Langkah 2: Tentukan nama komunitas, jadwal latihan (hari dan durasi), serta jumlah anggota ideal.
  5. Langkah 3: Tuliskan 3 manfaat spesifik komunitas olahraga pilihanmu bagi kesehatan kardiovaskular anggotanya.
  6. Langkah 4: Gambar atau buat sketsa sederhana logo atau poster mini komunitasmu di kotak yang tersedia.
  7. Langkah 5: Ceritakan kepada kelompokmu rencanamu dan minta satu masukan dari temanmu.

Pertanyaan:

1. Isi kartu identitas komunitasmu: (a) Nama Komunitas, (b) Jenis Olahraga, (c) Jadwal Latihan, (d) Jumlah Anggota Ideal.

2. Tuliskan 3 manfaat spesifik olahraga pilihanmu bagi kesehatan jantung dan peredaran darah anggota komunitasmu!

3. Gambar atau buat sketsa logo atau poster mini komunitasmu di kotak di bawah ini. Tambahkan slogan singkat yang menyemangati anggota untuk rutin berolahraga!

Ruang gambar

4. Setelah mempresentasikan rencanamu, tuliskan satu masukan dari temanmu dan bagaimana kamu akan memperbaiki rencanamu berdasarkan masukan tersebut.

Soal 1: isi 4 baris kartu identitas yang tersedia. Soal 2: tulis uraian bernomor 1–3. Soal 3: kotak kosong ukuran 10x10 cm tersedia untuk sketsa gambar dan slogan. Soal 4: tulis 2–3 kalimat tentang masukan teman dan rencanamu memperbaikinya.

REFLEKSI

1. Setelah belajar hari ini, apa satu hal baru yang kamu ketahui tentang jantungmu yang sebelumnya belum kamu sadari?

2. Apakah kamu termasuk orang yang aktif bergerak seperti Dika, atau lebih sering diam seperti Reno? Apa langkah nyata yang akan kamu ambil mulai minggu depan untuk menjaga kesehatan jantungmu?

3. Jika kamu bisa mengajak satu orang di sekitarmu (teman, kakak, orang tua) untuk bergabung dalam komunitas olahraga, siapa yang akan kamu ajak dan mengapa?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.