LKPDPertemuan 3Bab 4Fase CSemester 2

LKPD PJOK Kelas 5: Menjelaskan Pengaruh Aktivitas Jasmani Teratur terhadap Denyut Nadi dan Sistem Kardiovaskular

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 5 dengan topik "Menjelaskan Pengaruh Aktivitas Jasmani Teratur terhadap Denyut Nadi dan Sistem Kardiovaskular".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 5: Menjelaskan Pengaruh Aktivitas Jasmani Teratur terhadap Denyut Nadi dan Sistem Kardiovaskular

PJOK - Kelas 5

Bab 4 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menjelaskan Pengaruh Aktivitas Jasmani Teratur terhadap Denyut Nadi dan Sistem Kardiovaskular

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenjelaskan Pengaruh Aktivitas Jasmani Teratur terhadap Denyut Nadi dan Sistem Kardiovaskular
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menjelaskan pengaruh aktivitas jasmani yang teratur terhadap kesehatan melalui kegiatan komunitas

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan belajar.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan tertib dalam kelompok komunitas olahragamu.
  • Lakukan pengukuran denyut nadi dengan meraba pergelangan tangan (arteri radialis) atau leher (arteri karotis) sesuai arahan.
  • Jawablah seluruh pertanyaan dengan menjelaskan pengaruh aktivitas jasmani teratur terhadap kesehatan tubuh.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Respons Denyut Nadi dalam Komunitas Gerak

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Stopwatch/pengukur waktu
  • Alat tulis
  • Lembar pencatatan denyut nadi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah dengan tenang selama 2 menit, lalu raba denyut nadi selama 60 detik (atau hitung 15 detik lalu kalikan 4) dan catat hasilnya sebagai Denyut Nadi Istirahat.
  2. Lakukan aktivitas gerak bersama komunitasmu (misalnya berjalan cepat atau senam kebugaran) secara berkelompok selama 5 menit.
  3. Segera raba kembali denyut nadi selama 60 detik dan catat hasilnya sebagai Denyut Nadi Aktivitas.
  4. Diskusikan mengapa terjadi perubahan denyut nadi sebelum dan sesudah beraktivitas, lalu jawab pertanyaan di bawah ini.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel pencatatan denyut nadi kelompokmu (nadi istirahat dan nadi aktivitas), lalu jelaskan mengapa denyut nadi berdetak lebih cepat saat tubuh melakukan aktivitas fisik!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan sistem kardiovaskular berdasarkan peredaran darah yang dipompa oleh jantung saat kamu bergerak!

Format tabel 3 kolom: Kolom 1 (Kondisi: Saat Istirahat, Setelah Aktivitas 5 Menit), Kolom 2 (Frekuensi Denyut Nadi per Menit/bpm), Kolom 3 (Keterangan Perubahan). Di bawah tabel tersedia baris bergaris 4 baris untuk uraian penjelasan alasan peningkatan denyut nadi dan pengertian kardiovaskular.

Kegiatan 2: Menjelaskan Pengaruh Latihan Teratur terhadap Kekuatan Jantung

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Teks data perbandingan aktivitas fisik
  • Buku catatan/alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari data perbandingan kondisi kesehatan jantung antara seseorang yang jarang berolahraga (sedenter) dan seseorang yang teratur berolahraga dalam komunitas.
  2. Data A (Jarang Olahraga): Denyut nadi istirahat rata-rata 85 bpm, cepat lelah, waktu pemulihan nadi lama (membutuhkan waktu > 10 menit untuk kembali normal).
  3. Data B (Teratur Berolahraga di Komunitas): Denyut nadi istirahat rata-rata 68 bpm, daya tahan tubuh baik, waktu pemulihan nadi cepat (kembali normal dalam waktu < 5 menit).
  4. Diskusikan dalam kelompok mengenai pengaruh aktivitas jasmani yang dilakukan secara rutin terhadap kesehatan organ peredaran darah.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data perbandingan di atas, jelaskan pengaruh aktivitas jasmani yang dilakukan secara teratur terhadap kekuatan otot jantung dan efisiensi kerja jantung!

2. Jelaskan pengaruh positif dari aktivitas jasmani teratur terhadap daya tahan tubuh dan kecepatan pemulihan (recovery) setelah berolahraga!

Tersedia 2 bidang kotak bergaris masing-masing 4-5 baris untuk menuliskan penjelasan pengaruh aktivitas teratur pada kekuatan otot jantung dan proses pemulihan.

Kegiatan 3: Menjelaskan Manfaat Komunitas Gerak bagi Konsistensi Hidup Sehat

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Buku PJOK Siswa Kelas 5 Bab 4
  • Lembar kerja diskusi kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Diskusikan bersama teman sekelompok tentang alasan mengapa orang bergabung dalam komunitas kesehatan/olahraga (misalnya komunitas jalan pagi, komunitas senam, atau klub sepak bola sekolah).
  2. Rumuskan penjelasan bagaimana keberadaan kegiatan komunitas tersebut dapat membantu seseorang menjaga keteraturan aktivitas jasmani demi kesehatan kardiovaskular.
  3. Tuliskan hasil diskusi pada lembar kerja dan presentasikan kesimpulan kelompokmu di depan kelas, lalu akhiri dengan refleksi penutup.

Pertanyaan:

1. Jelaskan bagaimana kegiatan berolahraga bersama dalam sebuah komunitas dapat memengaruhi seseorang untuk tetap teratur melakukan aktivitas fisik!

2. Jelaskan secara menyeluruh pengaruh jangka panjang dari kebiasaan beraktivitas jasmani secara teratur bersama komunitas terhadap kesehatan sistem kardiovaskular!

Tersedia 2 area penulisan berupa lembar uraian terstruktur (masing-masing 5 baris) serta kotak rangkuman kesimpulan presentasi.

REFLEKSI

1. Apa perbedaan detak jantung yang kamu rasakan secara langsung saat sedang duduk diam dibandingkan setelah melakukan gerakan fisik bersama kelompok?

2. Mengapa melakukan aktivitas jasmani secara teratur bersama teman atau komunitas membuatmu lebih bersemangat untuk hidup sehat?

3. Bagaimana caramu membiasakan diri beraktivitas jasmani secara teratur dalam kehidupan sehari-hari agar jantungmu tetap sehat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.