LKPDPertemuan 3Bab 4Fase CSemester 2

LKPD PJOK Kelas 5: Aktivitas Fisik Rutin dalam Komunitas dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 5 dengan topik "Aktivitas Fisik Rutin dalam Komunitas dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 5: Aktivitas Fisik Rutin dalam Komunitas dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan

PJOK - Kelas 5

Bab 4 - Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Aktivitas Fisik Rutin dalam Komunitas dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikAktivitas Fisik Rutin dalam Komunitas dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menjelaskan pengaruh aktivitas jasmani yang teratur dalam komunitas kesehatan terhadap kesehatan tubuh secara umum berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan.
  2. Murid dapat berpartisipasi aktif dalam simulasi aktivitas fisik rutin komunitas dan mendeskripsikan dampak positif yang dirasakan pada diri sendiri.

PETUNJUK UMUM

  • Baca setiap petunjuk dengan teliti sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan LKPD ini secara jujur sesuai pengalaman dan pemahamanmu sendiri.
  • Untuk kegiatan diskusi, dengarkan pendapat temanmu dengan sopan dan berikan tanggapan yang membangun.
  • Tulis namamu di setiap halaman LKPD ini.
  • Jika ada kata atau instruksi yang belum kamu mengerti, tanyakan kepada gurumu.
  • Selamat belajar dan nikmati setiap prosesnya!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Komunitas Sehat: Apa yang Terjadi pada Tubuhku?

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Gambar/foto komunitas olahraga (disiapkan guru, bisa dicetak atau ditampilkan layar)
  • Infografis rekomendasi aktivitas fisik WHO/Kemenkes (disiapkan guru)
  • Pensil atau pulpen
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah infografis mini di bawah ini yang berisi data rekomendasi aktivitas fisik dari WHO dan Kemenkes RI (guru menyiapkan/menampilkan infografis).
  2. Amati gambar berbagai komunitas olahraga (komunitas lari, senam pagi, bersepeda bersama, futsal rutin) yang ditampilkan guru.
  3. Isi tabel pada kolom Ruang Jawaban berdasarkan hasil pengamatanmu terhadap gambar dan informasi yang kamu baca.
  4. Setelah mengisi tabel, jawab pertanyaan uraian yang tersedia secara mandiri.

Pertanyaan:

1. Perhatikan gambar komunitas olahraga yang ditampilkan. Tuliskan 3 jenis komunitas aktivitas fisik yang kamu lihat, bagian tubuh/organ yang paling terlatih, dan satu manfaat kesehatan yang kamu ketahui dari setiap komunitas tersebut!

Ruang tabel jawaban

2. Menurut rekomendasi WHO dan Kemenkes RI, berapa menit dalam sehari anak usia 5–17 tahun sebaiknya melakukan aktivitas fisik? Mengapa angka tersebut direkomendasikan?

3. Menurutmu, apa perbedaan manfaat yang dirasakan seseorang yang berolahraga sendiri dibandingkan yang berolahraga dalam sebuah komunitas? Jelaskan pendapatmu!

Jawaban no. 1: buat tabel 3 kolom dengan judul kolom 'Nama Komunitas', 'Organ/Bagian Tubuh yang Terlatih', 'Manfaat Kesehatan', isi 3 baris. Jawaban no. 2 dan 3: tulis paragraf singkat minimal 2 kalimat di bawah masing-masing pertanyaan.

Kegiatan 2: Ayo Bergerak Bersama! Simulasi Komunitas Aktif & Ukur Dampaknya

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Jam tangan atau stopwatch (milik guru atau HP guru)
  • Area gerak yang cukup (halaman, aula, atau ruang kelas yang diatur)
  • Peluit guru (opsional)
  • LKPD ini
  • Pensil atau pulpen

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Gurumu akan membagi kelas menjadi 3 kelompok yang masing-masing mewakili satu jenis komunitas olahraga: (A) Komunitas Senam Pagi, (B) Komunitas Jalan Cepat, (C) Komunitas Permainan Tradisional.
  2. Sebelum memulai aktivitas, ukur denyut nadimu selama 1 menit dengan cara meletakkan dua jari (telunjuk dan jari tengah) di pergelangan tanganmu. Catat hasilnya di tabel.
  3. Lakukan simulasi aktivitas fisik bersama kelompokmu selama ±7 menit sesuai jenis komunitas yang ditentukan gurumu.
  4. Segera setelah selesai, ukur kembali denyut nadimu selama 1 menit dan catat hasilnya.
  5. Tunggu 3 menit, lalu ukur denyut nadi sekali lagi (pemulihan) dan catat.
  6. Jawab pertanyaan-pertanyaan berikut berdasarkan pengalaman nyata yang baru saja kamu rasakan.

Pertanyaan:

1. Catat hasil pengukuran denyut nadimu dalam tabel berikut: sebelum aktivitas, sesaat setelah aktivitas, dan setelah 3 menit pemulihan!

Ruang tabel jawaban

2. Apa yang kamu rasakan pada tubuhmu saat melakukan simulasi aktivitas tadi? Sebutkan minimal 3 perubahan yang kamu rasakan secara fisik (misalnya pada napas, suhu tubuh, otot, dll.)!

3. Diskusikan bersama kelompokmu: Jika kalian melakukan aktivitas seperti simulasi tadi secara rutin setiap hari dalam sebuah komunitas, dampak positif apa saja yang akan dirasakan tubuh dalam jangka panjang (1–6 bulan ke depan)? Tuliskan minimal 4 dampak positif!

4. Bandingkan data denyut nadimu dengan 2 temanmu di kelompok yang sama. Apakah hasilnya sama persis? Mengapa hasilnya bisa berbeda antar-individu?

Jawaban no. 1: buat tabel 2 kolom ('Waktu Pengukuran' dan 'Denyut Nadi per Menit') dengan 3 baris (sebelum, sesaat setelah, pemulihan 3 menit). Jawaban no. 2: tulis minimal 3 poin dengan penjelasan singkat. Jawaban no. 3 dan 4: tulis hasil diskusi kelompok dalam bentuk poin-poin, sertakan nama anggota kelompok di bagian atas.

Kegiatan 3: Rancanganku: Poster Mini Komunitas Aktif & Sehat

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS kosong atau kotak poster pada LKPD
  • Pensil, pulpen
  • Pensil warna atau spidol (opsional, jika tersedia)
  • Penggaris (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setelah kamu mengamati, berdiskusi, dan mencoba langsung aktivitas fisik komunitas, sekarang saatnya kamu menuangkan pemahamanmu dalam sebuah produk!
  2. Buatlah sebuah 'Poster Mini Komunitas Aktif' pada kotak yang tersedia di LKPD ini (atau pada kertas HVS yang dibagikan guru).
  3. Poster mini harus memuat: (a) nama komunitas olahraga yang kamu rekomendasikan untuk teman-teman di sekitarmu, (b) aktivitas fisik yang dilakukan, (c) minimal 3 manfaat kesehatan berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan, dan (d) ajakan/slogan menarik agar teman-teman mau bergabung.
  4. Hias postermu agar menarik menggunakan pensil warna atau spidol jika tersedia.
  5. Setelah selesai, presentasikan postermu kepada 1 teman di sebelahmu selama ±2 menit dan minta satu masukan darinya.

Pertanyaan:

1. Tuliskan konsep postermu terlebih dahulu: Apa nama komunitas yang kamu rekomendasikan? Aktivitas fisik apa yang dilakukan? Kepada siapa poster ini ditujukan (usia, lingkungan)?

2. Tuliskan minimal 3 manfaat kesehatan dari komunitas olahraga yang kamu pilih, dan sebutkan sumber informasinya (misalnya: berdasarkan anjuran WHO, Kemenkes, atau yang kamu pelajari hari ini)!

3. Setelah kamu mempresentasikan postermu kepada temanmu, tuliskan 1 masukan yang kamu terima dan bagaimana pendapatmu tentang masukan tersebut!

Jawaban no. 1: tulis jawaban isian dalam 2–3 kalimat di bawah pertanyaan. Jawaban no. 2: tulis dalam format bernomor (1, 2, 3) dengan penjelasan singkat tiap poin dan sumber informasinya. Jawaban no. 3: tulis 2–3 kalimat berisi masukan teman dan responmu. Kotak poster: tersedia area kosong minimal 10x15 cm untuk menggambar/menulis poster mini.

REFLEKSI

1. Setelah hari ini kamu mencoba simulasi aktivitas fisik bersama komunitas, perubahan apa yang paling kamu rasakan pada tubuhmu? Apakah pengalaman ini membuatmu ingin mencoba bergabung dengan komunitas olahraga di sekitarmu? Ceritakan!

2. Apakah sebelumnya kamu sudah rutin melakukan aktivitas fisik? Setelah belajar hari ini tentang rekomendasi otoritas kesehatan, hal apa yang ingin kamu ubah atau tambahkan dalam kebiasaan harianmu?

3. Menurutmu, mengapa aktivitas fisik bersama komunitas bisa lebih menyehatkan dibandingkan hanya olahraga sendiri sesekali? Bagaimana kamu bisa mengajak orang-orang di sekitarmu untuk bergabung?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.