LKPDPertemuan 5Bab 3Fase CSemester 1

LKPD PJOK Kelas 5: Menguji Aturan Alternatif Permainan Rancangan Kelompok

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 5 dengan topik "Menguji Aturan Alternatif Permainan Rancangan Kelompok". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 5: Menguji Aturan Alternatif Permainan Rancangan Kelompok

PJOK - Kelas 5

Bab 3 - Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Menguji Aturan Alternatif Permainan Rancangan Kelompok

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMenguji Aturan Alternatif Permainan Rancangan Kelompok
Alokasi Waktu70 menit
Tipe AktivitasCampuran (diskusi kelompok, praktik langsung, refleksi tertulis)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menguji efektivitas aturan alternatif permainan yang telah dirancang melalui praktik langsung dan mengidentifikasi bagian aturan yang perlu diperbaiki.
  2. Murid dapat mentransfer strategi gerak yang sudah dikuasai ke dalam permainan baru beraturan alternatif dan menyesuaikan diri dengan situasi permainan yang berbeda.

PETUNJUK UMUM

  • LKPD ini digunakan selama satu pertemuan penuh, mulai dari persiapan di kelas hingga praktik di lapangan dan refleksi akhir.
  • Kerjakan LKPD ini bersama kelompokmu. Satu kelompok terdiri dari 4–5 orang.
  • Bawa LKPD ke lapangan saat bermain. Kamu bisa mencatat langsung setelah mencoba permainan.
  • Gunakan pensil agar bisa dihapus bila ada catatan yang ingin diubah setelah berdiskusi.
  • Setiap anggota kelompok punya peran: pencatat, pengamat, pengatur waktu, juru bicara, dan wasit. Bagi peran sebelum mulai!
  • Ingat: tidak ada jawaban yang salah selama kamu mencoba sungguh-sungguh dan memberikan alasan yang jelas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Siap Tempur! Cek Aturan Sebelum Bermain

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Catatan rancangan aturan permainan dari pertemuan sebelumnya
  • Pensil dan penghapus
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sebelum terjun ke lapangan, kelompokmu perlu memastikan aturan permainan yang sudah dirancang sebelumnya sudah dipahami semua anggota.
  2. Buka catatan rancangan aturan permainanmu dari pertemuan sebelumnya.
  3. Baca ulang setiap aturan yang sudah dibuat bersama kelompok.
  4. Diskusikan: apakah semua anggota sudah paham? Apakah ada aturan yang masih membingungkan?
  5. Catat hasil diskusimu di tabel pada bagian jawaban.
  6. Tuliskan juga prediksimu: menurutmu, aturan mana yang paling berpotensi menimbulkan masalah saat dimainkan? Berikan alasanmu.

Pertanyaan:

1. Tuliskan minimal 4 aturan utama permainan yang telah dirancang kelompokmu. Gunakan tabel di bawah ini!

Ruang tabel jawaban

2. Dari aturan-aturan yang sudah kamu tulis, pilih SATU aturan yang menurutmu paling mungkin menimbulkan masalah atau kebingungan saat dimainkan. Jelaskan mengapa kamu berpikir begitu!

3. Strategi gerak apa yang akan kamu dan timmu gunakan dalam permainan ini? (Contoh: menyerang, bertahan, mengoper cepat, dll.) Tuliskan rencana strategi kelompokmu!

Soal 1: Tabel 3 kolom — Nomor Aturan | Bunyi Aturan | Siapa yang Terdampak Aturan Ini. Isi minimal 4 baris. Soal 2 & 3: Paragraf bebas, minimal 3 kalimat per jawaban.

Kegiatan 2: Saatnya Bermain dan Mengamati!

Estimasi: 30 menit (15 menit bermain + 15 menit mengisi LKPD)

Alat & Bahan:

  • Peralatan permainan sesuai rancangan kelompok (bola, cone, tali, dll.)
  • Peluit (untuk wasit kelompok)
  • Stopwatch atau jam tangan
  • LKPD dan pensil dibawa ke lapangan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Sekarang waktunya membawa aturanmu ke lapangan! Kelompokmu akan memainkan permainan rancangan sendiri selama ±15 menit.
  2. Sebelum mulai bermain, tentukan siapa yang bertugas sebagai PENGAMAT pada ronde pertama (pengamat tidak ikut bermain, tugasnya mencatat apa yang terjadi).
  3. Mainkan permainanmu dengan sungguh-sungguh. Ingat, tujuannya bukan hanya menang, tapi menguji apakah aturanmu bekerja dengan baik!
  4. Pengamat mencatat hal-hal berikut selama permainan berlangsung: aturan mana yang sering dilanggar atau membingungkan, momen seru atau momen bermasalah, dan apakah semua pemain bisa berpartisipasi.
  5. Setelah 15 menit bermain, semua kembali ke tempat duduk atau area diskusi.
  6. Isi tabel pengamatan dan jawab pertanyaan analisis di bawah ini bersama kelompok.

Pertanyaan:

1. Isi tabel hasil pengamatan permainan kelompokmu! Catat kejadian nyata yang terjadi selama bermain.

Ruang tabel jawaban

2. Apakah strategi gerak yang sudah kamu rencanakan di Kegiatan 1 berhasil diterapkan dalam permainan tadi? Ceritakan apa yang terjadi!

3. Saat situasi permainan berubah (misalnya tim lawan bermain agresif, atau ada pemain yang cedera ringan), apa yang kamu lakukan untuk menyesuaikan diri? Jelaskan contoh nyata yang terjadi tadi!

4. Beri tanda centang (✓) pada kolom yang sesuai untuk setiap aturan yang sudah kamu buat! Lalu berikan penilaianmu.

Ruang tabel jawaban

Soal 1: Tabel 4 kolom — Nomor Aturan | Kejadian yang Diamati | Berapa Kali Terjadi | Dampaknya pada Permainan. Soal 2 & 3: Paragraf bebas, minimal 4 kalimat. Soal 4: Tabel 3 kolom — Bunyi Aturan | Status (✓ Lancar / ⚠ Sedikit Masalah / ✗ Perlu Diubah) | Catatan Singkat.

Kegiatan 3: Detektif Aturan: Analisis dan Perbaiki!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Pensil warna atau spidol (opsional, untuk menggambar diagram lapangan)
  • Penggaris (opsional)
  • LKPD ini

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Selamat! Kamu sudah menguji permainanmu secara langsung. Sekarang saatnya menjadi 'Detektif Aturan' yang menganalisis hasil uji coba tadi.
  2. Lihat kembali tabel pengamatan di Kegiatan 2.
  3. Diskusikan bersama kelompok: aturan mana yang perlu diperbaiki? Mengapa?
  4. Untuk setiap aturan yang bermasalah, pikirkan solusi perbaikannya dan tuliskan versi aturan yang baru.
  5. Setelah diskusi, setiap anggota kelompok mengisi bagian refleksi individu secara mandiri.
  6. Terakhir, juru bicara kelompok menyiapkan 2–3 poin untuk dipresentasikan ke kelas.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil uji coba, tuliskan aturan-aturan yang PERLU DIPERBAIKI. Gunakan tabel 'Sebelum dan Sesudah' berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Apakah permainan yang kamu rancang sudah memberi kesempatan yang sama bagi semua pemain untuk bergerak dan berpartisipasi? Jika belum, apa yang bisa diubah agar lebih inklusif?

3. Diskusi Kelompok: Jika kamu harus menguji ulang permainan ini besok, 3 hal apa yang paling penting untuk diperbaiki? Urutkan dari yang paling mendesak! Berikan alasanmu.

4. Gambarkan atau tuliskan diagram lapangan permainanmu VERSI TERBARU setelah perbaikan! Tandai zona, posisi pemain, dan arah gerak utama.

Ruang gambar

Soal 1: Tabel 4 kolom — Nomor Aturan | Aturan SEBELUM | Aturan SESUDAH (yang diperbaiki) | Alasan Perubahan. Soal 2: Paragraf bebas, minimal 5 kalimat. Soal 3: Daftar bernomor 1–3, masing-masing disertai alasan 2–3 kalimat. Soal 4: Kotak gambar kosong (±10x10 cm) dengan keterangan di bawah gambar.

REFLEKSI

1. Aturan apa yang paling sulit diterapkan saat bermain tadi? Menurutmu, mengapa aturan itu sulit? Apa yang bisa kamu lakukan agar lebih mudah di lain waktu?

2. Apakah kamu berhasil menggunakan strategi gerak yang sudah kamu pelajari sebelumnya (misalnya dari permainan sepak bola atau permainan lain) dalam permainan baru hari ini? Ceritakan pengalamanmu!

3. Jika kamu adalah perancang permainan profesional, satu saran apa yang paling ingin kamu sampaikan kepada teman kelompok lain tentang cara membuat aturan permainan yang adil dan menyenangkan untuk semua orang?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.