LKPDPertemuan 1Bab 3Fase CSemester 1

LKPD PJOK Kelas 5: Merancang Peraturan Alternatif Permainan untuk Mendukung Fair Play

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 5 dengan topik "Merancang Peraturan Alternatif Permainan untuk Mendukung Fair Play".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 5: Merancang Peraturan Alternatif Permainan untuk Mendukung Fair Play

PJOK - Kelas 5

Bab 3 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 5 (Fase C)

Topik: Merancang Peraturan Alternatif Permainan untuk Mendukung Fair Play

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase C / Kelas 5
TopikMerancang Peraturan Alternatif Permainan untuk Mendukung Fair Play
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Merancang peraturan alternatif permainan untuk mendukung fair play

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah bersama kelompokmu sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan LKPD dengan teliti dan bekerja samalah secara kompak.
  • Fokuslah merancang aturan bermain yang adil, jujur, dan menghargai seluruh teman bermain (fair play).
  • Tuliskan hasil rancangan kelompok secara rapi pada format lembar jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merancang Aturan Alternatif Berdasarkan Situasi Permainan

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pulpen/pensil)
  • Lembar kerja kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah bersama anggota kelompokmu (4-5 murid).
  2. Amati dua kasus ketidakadilan bermain berikut ini: Kasus A: Dalam permainan lempar tangkap bola beracun, ada murid yang berlari jauh lebih cepat sehingga terus mengejar teman yang bertubuh lebih kecil atau berlari lebih lambat tanpa bergantian, membuat suasana bermain tidak adil. Kasus B: Dalam permainan oper bola beregu, dua pemain yang merasa mahir hanya mengoper bola di antara mereka berdua dan sengaja tidak pernah mengoper ke rekan setim lainnya.
  3. Rancanglah masing-masing satu peraturan alternatif konkret untuk Kasus A dan Kasus B agar tercipta fair play (setiap anak punya kesempatan adil dan saling menghargai).
  4. Tuliskan rancangan aturan alternatif beserta alasan bagaimana aturan tersebut menegakkan fair play ke dalam tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Rancanglah aturan alternatif untuk Kasus A agar permainan berjalan adil bagi semua murid!

Ruang tabel jawaban

2. Rancanglah aturan alternatif untuk Kasus B agar semua anggota tim wajib dilibatkan sebelum mencetak poin!

Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Kasus Permainan: Kasus A / Kasus B), Kolom 2 (Rumusan Aturan Alternatif Baru), Kolom 3 (Cara Aturan Ini Mendukung Fair Play).

Kegiatan 2: Merancang Paket Peraturan Alternatif Permainan Modifikasi

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja rancangan
  • Papan dada / alas tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah satu permainan tradisional/sederhana yang kalian kenal (misalnya: Permainan Bentengan, Permainan Gobak Sodor, atau Permainan Kucing dan Tikus).
  2. Rancanglah 3 peraturan alternatif baru untuk permainan pilihan kelompokmu yang secara spesifik mendukung fair play.
  3. Ketiga rancangan peraturan alternatif wajib mencakup: 1. Aturan giliran dan kesempatan bermain yang adil bagi semua anggota. 2. Aturan kesetaraan kekuatan tim (agar tidak terjadi dominasi sepihak). 3. Aturan sanksi/konsekuensi positif jika terjadi pelanggaran fair play (misal: mengaku saat tersentuh atau meminta maaf saat menabrak).
  4. Tuliskan judul permainan dan rincian ketiga rancangan aturan tersebut ke dalam bagan rancangan kelompok.

Pertanyaan:

1. Tuliskan nama permainan pilihan kelompok dan rumuskan rancangan Aturan Alternatif 1 mengenai giliran bermain yang adil!

2. Rumuskan rancangan Aturan Alternatif 2 mengenai keseimbangan/kesetaraan kekuatan antar-tim!

3. Rumuskan rancangan Aturan Alternatif 3 mengenai kejujuran dan sikap sportivitas (fair play) saat terjadi sentuhan/pelanggaran!

Format isian terstruktur: Baris Judul Permainan, dilanjutkan 3 kotak isian terpisah bertuliskan: 'Rancangan Aturan 1: Hak & Giliran Bermain', 'Rancangan Aturan 2: Kesetaraan Tim', dan 'Rancangan Aturan 3: Kejujuran & Sportivitas'.

Kegiatan 3: Uji Rancangan Aturan Alternatif dan Penyempurnaan Akhir

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Bola plastik/bola spons
  • Cone/pembatas area gerak
  • Peluit guru

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bersama kelompok lain, ujicobakan rancangan aturan alternatif yang telah kalian susun selama 15 menit dalam permainan sederhana.
  2. Amati apakah aturan alternatif tersebut berhasil membuat permainan berjalan lebih adil dan jujur.
  3. Diskusikan kelemahan aturan yang masih ditemukan saat dicoba.
  4. Rancanglah penyempurnaan akhir terhadap peraturan alternatif tersebut agar fair play benar-benar terwujud.
  5. Selesaikan kegiatan dengan menuliskan refleksi penutup bersama kelompok.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan hasil uji coba gerak, kendala fair play apa yang masih muncul saat aturan baru dimainkan?

2. Rancanglah rumusan perbaikan akhir pada aturan tersebut agar masalah fair play tersebut terselesaikan!

Kolom catatan observasi uji coba (kendala aturan) dan kotak teks bertuliskan 'Rancangan Akhir Peraturan Alternatif Hasil Penyempurnaan'. Termasuk waktu untuk mengisi refleksi di bagian akhir LKPD.

REFLEKSI

1. Bagian aturan alternatif mana yang paling efektif membuat seluruh teman merasa dihargai dan bermain dengan jujur hari ini?

2. Kesulitan apa yang kamu hadapi saat merancang peraturan yang harus adil bagi semua orang tanpa membedakan kemampuan fisik teman?

3. Mengapa merancang dan menyepakati aturan fair play bersama lebih menyenangkan daripada bermain tanpa aturan yang jelas?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.