LKPDPertemuan 7Bab 5Fase BSemester 2

LKPD PJOK Kelas 4: Mengukur Kebugaran Jasmani: Denyut Nadi

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 4 dengan topik "Mengukur Kebugaran Jasmani: Denyut Nadi". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 4: Mengukur Kebugaran Jasmani: Denyut Nadi

PJOK - Kelas 4

Bab 5 - Pertemuan 7

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengukur Kebugaran Jasmani: Denyut Nadi

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengukur Kebugaran Jasmani: Denyut Nadi
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan cara mengukur denyut nadi pada pergelangan tangan, siku bagian dalam, atau leher bagian atas secara mandiri.
  2. Murid dapat membandingkan hasil pengukuran denyut nadi diri sendiri dengan norma denyut nadi normal dan menyimpulkan kondisi kebugaran jasmaninya.

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Pastikan kamu dalam kondisi sehat dan siap mengikuti kegiatan.
  • Siapkan alat tulis, stopwatch atau jam dengan detik, dan buku catatanmu.
  • Bekerjalah dengan tenang dan fokus saat mengukur denyut nadi.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru.
  • Selalu jaga keselamatan diri dan teman saat melakukan aktivitas.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menemukan Titik Denyut Nadi

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Tubuhmu sendiri
  • Teman sebagai pasangan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Carilah pasangan untuk bekerja sama dalam kegiatan ini.
  2. Bacalah informasi tentang 3 titik pengukuran denyut nadi: pergelangan tangan, siku bagian dalam, dan leher bagian atas.
  3. Bersama pasanganmu, cobalah menemukan ketiga titik denyut nadi tersebut pada tubuhmu sendiri.
  4. Gunakan jari telunjuk dan jari tengah untuk menekan dengan lembut pada setiap titik hingga merasakan denyutan.
  5. Amati dan bandingkan: titik mana yang paling mudah dan jelas terasa denyutannya?
  6. Catat hasil pengamatanmu pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatanmu tentang 3 titik pengukuran denyut nadi!

Ruang tabel jawaban

2. Menurut pengalamanmu, titik mana yang PALING MUDAH untuk menemukan denyut nadi? Jelaskan alasanmu!

3. Apa yang kamu rasakan saat menemukan denyut nadimu untuk pertama kali? Ceritakan!

Tabel dengan 4 kolom: Titik Pengukuran | Mudah/Sulit Ditemukan | Letak pada Tubuh | Keterangan Tambahan. Uraian 3-5 kalimat untuk pertanyaan 2 dan 3.

Kegiatan 2: Mengukur dan Menghitung Denyut Nadi

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Stopwatch atau jam dengan detik
  • Alat tulis
  • Kursi untuk duduk dengan tenang

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah dengan tenang dan santai selama 2-3 menit untuk kondisi istirahat.
  2. Siapkan stopwatch atau jam yang memiliki detik.
  3. Pilih titik pengukuran yang paling mudah bagimu (pergelangan tangan, siku dalam, atau leher).
  4. Tempatkan jari telunjuk dan jari tengah pada titik tersebut, tekan dengan lembut hingga terasa denyutan.
  5. Mulai hitung denyut nadi selama 60 detik penuh (1 menit). Tetap fokus dan jangan sampai lupa hitungan!
  6. Jika ingin lebih cepat, kamu bisa hitung selama 15 detik, lalu kalikan dengan 4.
  7. Catat hasilmu pada tabel pengukuran.
  8. Ulangi pengukuran sebanyak 3 kali untuk mendapatkan hasil yang akurat.
  9. Hitung rata-rata dari ketiga hasil pengukuranmu.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel hasil pengukuran denyut nadimu!

Ruang tabel jawaban

2. Di titik mana kamu mengukur denyut nadimu? Mengapa kamu memilih titik tersebut?

3. Apakah hasil ketiga pengukuranmu sama persis? Jika berbeda, kira-kira apa penyebabnya?

4. Apa yang paling sulit saat mengukur denyut nadi? Bagaimana kamu mengatasinya?

Tabel dengan 5 baris: Pengukuran 1, Pengukuran 2, Pengukuran 3, Jumlah Total, Rata-rata | kolom: Hasil (kali/menit). Uraian 3-5 kalimat untuk pertanyaan uraian.

Kegiatan 3: Membandingkan dengan Norma dan Menyimpulkan Kebugaran

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil pengukuran dari Kegiatan 2
  • Informasi norma denyut nadi
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah informasi norma denyut nadi normal untuk anak usia 10-12 tahun: 60-90 kali per menit saat istirahat.
  2. Lihat kembali hasil rata-rata denyut nadimu dari Kegiatan 2.
  3. Bandingkan hasil rata-ratamu dengan norma yang ada.
  4. Tentukan apakah denyut nadimu normal, di bawah normal, atau di atas normal.
  5. Pikirkan apa artinya hasil tersebut untuk kebugaranmu.
  6. Diskusikan dengan pasanganmu: apa yang bisa dilakukan untuk menjaga atau meningkatkan kebugaran?
  7. Buatlah kesimpulan tentang kondisi kebugaranmu berdasarkan hasil pengukuran.

Pertanyaan:

1. Berapakah hasil rata-rata denyut nadimu? Apakah hasilnya termasuk normal, di bawah normal, atau di atas normal? (Norma: 60-90 kali/menit)

2. Apa kesimpulanmu tentang kondisi kebugaran jasmanimu berdasarkan hasil pengukuran denyut nadi? Jelaskan!

3. Lengkapi tabel berikut dengan membandingkan hasil denyut nadimu dengan 2 teman lainnya!

Ruang tabel jawaban

4. Apa saja kegiatan atau aktivitas jasmani yang bisa kamu lakukan untuk menjaga atau meningkatkan kebugaranmu? Sebutkan minimal 3!

5. Menurutmu, mengapa penting untuk mengetahui denyut nadi kita? Kaitkan dengan kehidupan sehari-harimu!

Isian singkat untuk pertanyaan 1. Uraian 5-7 kalimat untuk pertanyaan 2, 4, dan 5. Tabel dengan 3 kolom: Nama | Hasil Denyut Nadi (kali/menit) | Kategori (Normal/Di bawah/Di atas).

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang denyut nadi dan kebugaran jasmani?

2. Apakah kamu sudah bisa mengukur denyut nadimu sendiri dengan baik? Apa yang masih perlu kamu latih?

3. Setelah mengetahui kondisi kebugaranmu, apa yang akan kamu lakukan mulai hari ini untuk menjaga atau meningkatkan kebugaranmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.