LKPDPertemuan 2Bab 5Fase BSemester 2

LKPD PJOK Kelas 4: Mengenali Risiko Kesehatan Akibat Pola Istirahat Buruk dan Kebiasaan Tidak Bersih

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 4 dengan topik "Mengenali Risiko Kesehatan Akibat Pola Istirahat Buruk dan Kebiasaan Tidak Bersih".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 4: Mengenali Risiko Kesehatan Akibat Pola Istirahat Buruk dan Kebiasaan Tidak Bersih

PJOK - Kelas 4

Bab 5 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengenali Risiko Kesehatan Akibat Pola Istirahat Buruk dan Kebiasaan Tidak Bersih

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengenali Risiko Kesehatan Akibat Pola Istirahat Buruk dan Kebiasaan Tidak Bersih
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengenali risiko kesehatan akibat gaya hidup yang tidak sehat

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap teks cerita dan instruksi dengan cermat.
  • Lakukan pengamatan mandiri dan diskusikan jawaban bersama teman sebangkumu.
  • Tuliskan jawaban langsung pada format lembar kerja yang tersedia.
  • Jika ada instruksi yang belum dipahami, tanyakan kepada gurumu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Kebiasaan: Menjodohkan Gaya Hidup dan Risikonya

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah 4 kartu situasi gaya hidup tidak sehat berikut: A) Tidur larut malam karena bermain ponsel, B) Jarang mencuci tangan dengan sabun sebelum makan, C) Memakai seragam olahraga yang basah kuyup seharian, D) Kurang tidur akibat belajar sistem kebut semalam.
  2. Cermati 4 kartu dampak risiko kesehatan berikut: 1) Sakit perut atau diare akibat kuman menempel di makanan, 2) Mata perih, pusing, dan sulit fokus di kelas, 3) Gatal-gatal pada kulit dan infeksi jamur, 4) Tubuh lemas dan daya tahan tubuh menurun sehingga mudah flu.
  3. Jodohkan setiap kartu situasi dengan kartu dampak risiko kesehatan yang tepat pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Pasangkan kode huruf kartu situasi gaya hidup tidak sehat (A, B, C, D) dengan kode angka risiko kesehatan yang sesuai (1, 2, 3, 4).

Ruang tabel jawaban

2. Dari kartu A dan D di atas, kenali 2 tanda atau risiko kesehatan pada tubuh jika seseorang memiliki kebiasaan tidur kurang dari 8 jam setiap malam!

Format tabel penjodohan 2 kolom (Kolom 1: Huruf Situasi Gaya Hidup, Kolom 2: Nomor Risiko Kesehatan) dan 2 baris isian singkat untuk menyebutkan tanda risiko kurang tidur.

Kegiatan 2: Telaah Cerita: Menandai Risiko Kesehatan Akibat Kurang Bersih

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis (pensil/pulpen)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah cerita singkat berikut: 'Doni pulang sekolah langsung membeli jajanan di pinggir jalan tanpa mencuci tangan. Kukunya terlihat panjang dan hitam. Kaus kakinya yang lembap dipakai kembali selama 3 hari berturut-turut tanpa dicuci. Pada malam hari, gigi Doni tidak disikat sebelum tidur.'
  2. Diskusikan dengan teman kelompokmu mengenai apa saja bahaya atau risiko penyakit yang dapat timbul dari kebiasaan Doni tersebut.
  3. Pilih dan beri tanda centang (✓) pada risiko kesehatan yang benar-benar disebabkan oleh kebiasaan Doni dalam cerita.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan cerita Doni, berilah tanda centang (✓) pada pernyataan risiko kesehatan yang tepat dan tanda silang (✗) pada risiko yang tidak sesuai cerita: [ ] Diare/sakit perut karena kuman pada kuku dan tangan kotor masuk ke pencernaan; [ ] Kaki berbau tidak sedap dan gatal akibat jamur pada kaus kaki lembap; [ ] Keseleo pergelangan kaki saat berjalan; [ ] Sakit gigi atau gigi berlubang akibat sisa makanan yang tidak disikat.

Ruang tabel jawaban

2. Kenali risiko kesehatan apa yang akan dialami oleh kulit dan kuku jika seseorang sering membiarkan kuku panjang kotor dan pakaian lembap tidak diganti!

Daftar ceklis 4 butir risiko pernyataan dan 3 baris uraian singkat untuk menjelaskan risiko pada kulit dan kuku.

Kegiatan 3: Bagan Kausalitas: Membedakan Risiko Pola Istirahat Buruk vs Kebiasaan Tidak Bersih

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Penggaris

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati 6 pernyataan gejala/risiko kesehatan berikut: (1) Sariawan dan gigi berlubang, (2) Sulit mengingat materi pelajaran karena kantuk berat, (3) Infeksi cacingan akibat makan pakai tangan kotor, (4) Badan cepat pegal dan rentan jatuh sakit karena kelelahan, (5) Diare berulang, (6) Mata merah berair dan kepala berdenyut.
  2. Kelompokkan keenam pernyataan tersebut ke dalam dua kategori bagan yang tepat: 'Risiko Akibat Pola Istirahat Buruk' atau 'Risiko Akibat Kebiasaan Tidak Bersih'.
  3. Kerjakan secara mandiri lalu bandingkan hasil identifikasimu dengan teman di sebelahmu.

Pertanyaan:

1. Kelompokkan nomor butir (1 sampai 6) di atas ke dalam tabel kategori yang sesuai!

Ruang tabel jawaban

2. Dari hasil pengelompokan di atas, jelaskan secara singkat mengapa tubuh yang kurang tidur berisiko lebih mudah terserang flu dibanding tubuh yang cukup istirahat!

Format tabel 2 kolom (Kolom 1: Risiko Akibat Pola Istirahat Buruk [nomor], Kolom 2: Risiko Akibat Kebiasaan Tidak Bersih [nomor]) disertai 2 baris kalimat penjelasan singkat. Bagian bawah memuat ruang refleksi dan penutup.

REFLEKSI

1. Apakah kamu pernah merasakan tubuh lemas atau mengantuk di kelas karena tidur terlalu larut? Apa yang kamu rasakan pada tubuhmu saat itu?

2. Dari semua risiko kesehatan yang dipelajari hari ini (seperti diare, sakit kulit, pusing karena begadang), risiko mana yang paling ingin kamu hindari?

3. Kebiasaan sehat apa yang perlu kamu tingkatkan mulai malam ini agar terhindar dari risiko kurang tidur atau tubuh kotor?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.