LKPDPertemuan 6Bab 4Fase BSemester 2

LKPD PJOK Kelas 4: Latihan Meningkatkan Kelincahan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 4 dengan topik "Latihan Meningkatkan Kelincahan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 4: Latihan Meningkatkan Kelincahan

PJOK - Kelas 4

Bab 4 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Latihan Meningkatkan Kelincahan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikLatihan Meningkatkan Kelincahan
Alokasi Waktu70 menit
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan aktivitas latihan untuk meningkatkan kelincahan (seperti lari zig-zag, lompat tali, dan ladder drill sederhana) dengan teknik yang benar.
  2. Murid dapat menerapkan rangkaian gerak latihan kelincahan dalam situasi gerak yang baru.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk kegiatan dengan saksama sebelum mulai.
  • Lakukan gerakan di tempat yang aman dan lapang, seperti lapangan sekolah atau halaman.
  • Gunakan pakaian olahraga dan sepatu yang nyaman.
  • Jangan lupa melakukan pemanasan ringan sebelum memulai latihan.
  • Bekerja samalah dengan teman sekelompok dan mintalah bantuan guru jika mengalami kesulitan.
  • Catat hasil pengamatan dan diskusimu pada lembar kerja ini.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo, Amati dan Diskusikan Gerakan Kelincahan!

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Video atau gambar gerakan kelincahan (disediakan guru)
  • Lembar kerja ini
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari 3–4 orang.
  2. Perhatikan dengan saksama video atau tayangan singkat (atau demonstrasi guru) tentang gerakan lari zig-zag, lompat tali, dan ladder drill.
  3. Diskusikan dalam kelompok: apa saja bagian tubuh yang bergerak? Bagaimana cara menjaga keseimbangan saat berbelok?
  4. Tuliskan hasil diskusimu pada tabel yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Sebutkan 3 gerakan yang dilakukan dalam latihan kelincahan yang kamu amati!

2. Menurutmu, mengapa kita harus menjaga keseimbangan saat berbelok arah dengan cepat?

3. Bagian tubuh mana yang paling banyak digunakan saat melakukan ladder drill?

Tulis jawabanmu pada kotak yang tersedia di bawah setiap pertanyaan. Untuk pertanyaan uraian, tulis minimal 2 kalimat.

Kegiatan 2: Ayo, Praktikkan Gerakan Kelincahan!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 5–6 cone atau botol bekas
  • Tali lompat (cukup untuk 1–2 orang)
  • Tangga kelincahan (ladder) atau pola kotak dari kapur tali
  • Stopwatch atau aplikasi timer di HP guru
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bersama kelompok, siapkan alat dan area latihan (cone, tali, tangga kelincahan/ladder).
  2. Lakukan pemanasan bersama selama 3–5 menit (jalan di tempat, memutar pergelangan kaki, peregangan ringan).
  3. Coba lakukan latihan kelincahan berikut secara bergantian di dalam kelompok: a) Lari zig-zag melewati 5 cone dengan jarak 2 meter. b) Lompat tali selama 30 detik. c) Ladder drill (melangkah cepat masuk-keluar kotak) sepanjang 4–5 kotak.
  4. Setiap anggota kelompok melakukan masing-masing latihan 2 kali. Anggota yang tidak bergerak bertugas mengamati temannya dan mencatat hal-hal yang perlu diperbaiki.
  5. Setelah selesai, diskusikan: gerakan mana yang paling mudah? Mana yang paling sulit? Apa yang perlu diperbaiki?

Pertanyaan:

1. Latihan apa yang paling mudah kamu lakukan? Jelaskan bagaimana teknik yang benar!

2. Tuliskan 3 hal yang harus diperhatikan saat lari zig-zag agar tidak menyentuh cone!

3. Pada ladder drill, mengapa penting untuk mengangkat kaki dengan cepat saat masuk ke dalam kotak?

Tulis jawaban pada petak di bawah pertanyaan. Gunakan kalimat lengkap dan jelas.

Kegiatan 3: Tantangan Rintangan Kelincahan (Relay) – Situasi Baru!

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • 6–8 cone
  • 1–2 tali lompat
  • Tangga kelincahan (ladder) atau pola dari selotip/kapur
  • Wisel (peluit) guru
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Buatlah sebuah lintasan rintangan sederhana sepanjang 15–20 meter dengan menggunakan cone, tali, dan ladder. Rintangan bisa berupa: - Zig-zag melewati 3 cone pertama - Lompat tali sebanyak 5 kali - Ladder drill 4 kotak - Lari cepat lurus menuju titik akhir dan kembali dengan cara mundur cepat.
  2. Bagi kelompok menjadi dua regu (A dan B) yang akan berlomba estafet.
  3. Setiap anggota regu harus menyelesaikan satu putaran lintasan, kemudian menepuk tangan anggota berikutnya.
  4. Lakukan 2 putaran. Regu yang menyelesaikan lebih cepat dan dengan teknik paling rapi (tanpa menjatuhkan cone, tanpa tersandung tali) akan menjadi pemenang.
  5. Setelah lomba, diskusikan: bagaimana cara kalian menyesuaikan gerakan saat melewati rintangan yang berbeda-beda?

Pertanyaan:

1. Strategi apa yang kamu gunakan agar cepat melewati rintangan tangga kelincahan (ladder)?

2. Mengapa saat berlari mundur kita harus lebih berhati-hati? Tuliskan 2 alasan!

3. Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan ini? Dan adakah hal baru yang kamu pelajari tentang kelincahan?

Tulis jawaban pada kolom di bawah. Untuk pertanyaan 3, tulis minimal 3 kalimat.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah mengikuti semua kegiatan hari ini? Apakah senang, lelah, atau keduanya?

2. Dari semua latihan (zig-zag, lompat tali, ladder drill), keterampilan apa yang paling ingin kamu tingkatkan lagi?

3. Menurutmu, bagaimana latihan kelincahan bisa membantu kamu dalam bermain sepak bola, lari, atau permainan lainnya di kehidupan sehari-hari?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.