LKPDPertemuan 11Bab 4Fase BSemester 2

LKPD PJOK Kelas 4: Mengukur Denyut Nadi dan Kebugaran Jasmani dengan Instrumen TKSI

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 4 dengan topik "Mengukur Denyut Nadi dan Kebugaran Jasmani dengan Instrumen TKSI". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 4: Mengukur Denyut Nadi dan Kebugaran Jasmani dengan Instrumen TKSI

PJOK - Kelas 4

Bab 4 - Pertemuan 11

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Mengukur Denyut Nadi dan Kebugaran Jasmani dengan Instrumen TKSI

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMengukur Denyut Nadi dan Kebugaran Jasmani dengan Instrumen TKSI
Alokasi Waktu70 menit (2 x 35 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mempraktikkan cara mengukur denyut nadi sebelum dan sesudah aktivitas fisik serta mengetahui denyut nadi normal untuk dirinya sendiri.
  2. Murid dapat mengukur tingkat kebugaran jasmani menggunakan salah satu instrumen TKSI secara sederhana dan mencatat hasilnya.

PETUNJUK UMUM

  • Pastikan tubuhmu dalam keadaan sehat dan siap untuk melakukan aktivitas fisik.
  • Ikuti gerakan pemanasan yang dipandu guru dengan baik untuk menghindari cedera.
  • Mulai kegiatan dengan berdoa bersama.
  • Perhatikan keselamatan diri dan temanmu selama melakukan aktivitas.
  • Siapkan alat tulis untuk mencatat hasil pengukuran.
  • Bekerjalah berpasangan atau dalam kelompok kecil dengan semangat kerja sama.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Ayo, Kenali Denyut Nadimu!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Stopwatch atau jam dengan penunjuk detik
  • Lembar pencatatan hasil
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah dengan tenang dan nyaman bersama pasanganmu.
  2. Letakkan tiga jari (jari telunjuk, tengah, dan manis) di pergelangan tanganmu, tepat di bawah ibu jari.
  3. Rasakan denyutan darahmu. Itulah denyut nadimu!
  4. Hitung berapa kali denyutan terjadi dalam 1 menit (gunakan jam atau stopwatch).
  5. Catat hasilnya di tabel yang tersedia.
  6. Setelah itu, lakukan aktivitas fisik ringan (lari di tempat atau jumping jack) selama 2 menit.
  7. Segera ukur kembali denyut nadimu setelah aktivitas fisik.
  8. Bandingkan hasilnya dan jawab pertanyaan yang ada.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengukuran denyut nadi berikut!

Ruang tabel jawaban

2. Apa yang terjadi dengan denyut nadimu setelah melakukan aktivitas fisik? Mengapa hal itu bisa terjadi?

3. Denyut nadi normal untuk anak seusiamu adalah 70-100 denyut per menit saat istirahat. Apakah denyut nadimu termasuk normal? Jelaskan!

Sediakan tabel dengan 3 kolom: Waktu Pengukuran (Sebelum Aktivitas/Sesudah Aktivitas), Jumlah Denyut Nadi (per menit), Selisih. Untuk pertanyaan uraian, sediakan 3-5 baris kosong.

Kegiatan 2: Tes Kebugaran: Lari T untuk Kelincahanmu!

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • 4 cone atau botol bekas sebagai penanda
  • Stopwatch
  • Meteran atau tali sepanjang 10 meter dan 5 meter
  • Lapangan datar dan aman
  • Lembar pencatatan hasil

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Siapkan lapangan berbentuk huruf T dengan ukuran: garis tengah 10 meter, garis horizontal kiri-kanan masing-masing 5 meter dari titik tengah.
  2. Gunakan cone atau botol bekas sebagai penanda.
  3. Tentukan peran dalam kelompokmu: peserta tes, pencatat waktu, pencatat hasil, dan pengatur cone.
  4. Peserta tes berdiri di garis start (bawah huruf T).
  5. Saat aba-aba 'Mulai!', lari ke depan menyentuh cone tengah, mundur ke kiri menyentuh cone, lari ke kanan menyentuh cone sisi kanan, kembali ke tengah, lalu lari mundur ke garis start.
  6. Pencatat waktu menghitung berapa detik yang kamu perlukan.
  7. Lakukan 2-3 kali percobaan (dengan istirahat 3 menit), catat waktu terbaikmu.
  8. Bandingkan hasilmu dengan tabel norma TKSI yang tersedia di buku siswa.

Pertanyaan:

1. Catat hasil tes kelincahan 'Lari T' milikmu dan teman sekelompokmu!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan tabel norma TKSI, termasuk kategori apakah hasil tes kelincahanmu? (Baik Sekali/Baik/Sedang/Kurang/Kurang Sekali)

3. Apa yang membuatmu merasa senang atau kesulitan saat melakukan tes Lari T? Bagaimana cara meningkatkan kelincahanmu?

Sediakan tabel dengan 5 kolom: Nama, Percobaan 1 (detik), Percobaan 2 (detik), Waktu Terbaik (detik), Kategori. Untuk pertanyaan uraian, sediakan 4-6 baris kosong.

Kegiatan 3: Refleksi: Tubuh Bugarku, Masa Depan Sehatkku!

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar diskusi kelompok
  • Alat tulis berwarna
  • Kertas plano untuk presentasi (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah melingkar bersama kelompokmu.
  2. Diskusikan pengalaman kalian selama mengukur denyut nadi dan melakukan tes kelincahan.
  3. Setiap anggota kelompok berbagi pendapat secara bergantian.
  4. Catat hasil diskusi kelompokmu pada lembar yang tersedia.
  5. Siapkan satu anggota kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.

Pertanyaan:

1. Mengapa penting bagi kita untuk mengetahui denyut nadi dan tingkat kebugaran jasmani kita?

2. Aktivitas fisik apa saja yang bisa kamu lakukan di rumah atau di lingkungan sekitarmu untuk menjaga kebugaran tubuh?

3. Buatlah target pribadi untuk meningkatkan kebugaran jasmanimu dalam 1 bulan ke depan! Tuliskan targetmu dan cara mencapainya!

Untuk pertanyaan diskusi, sediakan kotak besar untuk mencatat poin-poin hasil diskusi kelompok (5-7 baris). Untuk pertanyaan uraian, sediakan 4-6 baris kosong dengan judul 'Target Pribadiku'.

REFLEKSI

1. Apa hal paling menarik yang kamu pelajari hari ini tentang denyut nadi dan kebugaran jasmani?

2. Bagaimana perasaanmu setelah melakukan tes kebugaran? Apakah kamu merasa senang, tertantang, atau ingin mencoba lagi?

3. Setelah mengetahui hasil kebugaranmu, apa yang akan kamu lakukan untuk menjaga atau meningkatkan kebugaran tubuhmu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.