LKPDPertemuan 3Bab 3Fase BSemester 1

LKPD PJOK Kelas 4: Memperagakan Konsep Gerak Keseimbangan Bertumpu Satu Kaki dalam Rangkaian Gerak Senam

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 4 dengan topik "Memperagakan Konsep Gerak Keseimbangan Bertumpu Satu Kaki dalam Rangkaian Gerak Senam".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 4: Memperagakan Konsep Gerak Keseimbangan Bertumpu Satu Kaki dalam Rangkaian Gerak Senam

PJOK - Kelas 4

Bab 3 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Memperagakan Konsep Gerak Keseimbangan Bertumpu Satu Kaki dalam Rangkaian Gerak Senam

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMemperagakan Konsep Gerak Keseimbangan Bertumpu Satu Kaki dalam Rangkaian Gerak Senam
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak aktivitas senam

PETUNJUK UMUM

  • Kenakan pakaian olahraga yang nyaman dan sepatu olahraga.
  • Lakukan pemanasan bersama teman dan guru sebelum memulai aktivitas gerak.
  • Bekerjasamalah dengan pasangan belajarmu secara sportif dan saling menjaga keselamatan.
  • Bacalah instruksi gerakan secara saksama sebelum memperagakannya di atas matras atau area gerak.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Gerak Keseimbangan Statis Bertumpu Satu Kaki

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Matras senam
  • Stopwatch/pengukur waktu
  • Peluit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bekerjalah bersama satu orang teman (berpasangan).
  2. Peragakan Gerakan 1 (Sikap Bangau): Berdiri tegak, angkat dan tekuk satu kaki ke belakang, pegang pergelangan kaki menggunakan tangan berlawanan di belakang pantat, rentangkan tangan yang lain ke samping lurus. Tahan posisi selama 15 detik.
  3. Peragakan Gerakan 2 (Sikap Kapal Terbang): Berdiri tegak, bungkukkan badan ke depan perlahan sambil meluruskan salah satu kaki ke belakang lurus dan merentangkan kedua tangan ke samping. Tahan posisi selama 15 detik.
  4. Peragakan Gerakan 3 (Sikap Kaki ke Samping): Berdiri tegak, angkat salah satu kaki lurus ke samping, rentangkan tangan untuk menjaga keseimbangan tubuh. Tahan posisi selama 15 detik.
  5. Gunakan kaki kanan dan kaki kiri secara bergantian sebagai kaki tumpu.
  6. Teman pasangan bertugas menghitung waktu (15 detik) dan mengamati ketercapaian peragaan, lalu isi tabel pencatatan.

Pertanyaan:

1. Beri tanda centang (V) pada tabel pengamatan apabila kamu berhasil memperagakan masing-masing gerak keseimbangan bertumpu satu kaki selama 15 detik tanpa terjatuh/menurunkan kaki tumpu!

Ruang tabel jawaban

Tabel Pengamatan 4 Kolom: Kolom 1 (No: 1-3), Kolom 2 (Nama Gerak Keseimbangan: Sikap Bangau, Sikap Kapal Terbang, Sikap Kaki ke Samping), Kolom 3 (Kaki Kanan Tumpu - 15 Detik: [Centang V jika seimbang / Tanda X jika goyah]), Kolom 4 (Kaki Kiri Tumpu - 15 Detik: [Centang V jika seimbang / Tanda X jika goyah]).

Kegiatan 2: Merangkai dan Memperagakan Kombinasi Gerak Keseimbangan Senam

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Matras senam
  • Area lapangan datar

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kecil beranggotakan 3-4 murid.
  2. Susun sebuah rangkaian gerak senam sederhana yang memadukan gerak berpindah/berdiri dengan 2 bentuk gerak keseimbangan bertumpu satu kaki (misalnya: 3 langkah ke depan -> Sikap Bangau -> 2 langkah serong -> Sikap Kapal Terbang).
  3. Tuliskan urutan rancangan alur rangkaian gerak kelompokmu pada bagan rangkaian.
  4. Peragakan rangkaian gerak tersebut secara berurutan dan teratur bersama anggota kelompok di depan guru atau kelompok lain.

Pertanyaan:

1. Tuliskan urutan alur rangkaian gerak yang kelompokmu rancang dan peragakan (mulai dari Gerak Awal, Gerak Keseimbangan 1, Gerak Transisi/Langkah, hingga Gerak Keseimbangan 2)!

Bagan Rangkaian Gerak (4 kotak alur berurutan): Kotak 1 (Gerakan Awal/Langkah), Kotak 2 (Gerak Keseimbangan Satu Kaki Pertama), Kotak 3 (Gerakan Transisi Langkah), Kotak 4 (Gerak Keseimbangan Satu Kaki Kedua).

Kegiatan 3: Unjuk Peragaan Rangkaian Gerak Senam Berkelompok

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Matras senam
  • Peluit
  • Lembar penilaian peragaan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Setiap kelompok tampil di area peragaan matras untuk memperagakan rangkaian gerak keseimbangan bertumpu satu kaki yang telah disusun.
  2. Kelompok yang sedang mengamati bertugas memperhatikan ketepatan peragaan kelompok tampil.
  3. Lakukan peragaan secara serempak dan tuntas dari gerak awal sampai gerak penutup.
  4. Selesaikan kegiatan unjuk gerak, lanjutkan dengan pendinginan bersama, dan pengisian refleksi.

Pertanyaan:

1. Peragakan rangkaian gerak senam keseimbangan kelompokmu. Berikan penilaian keterlaksanaan peragaan rangkaian gerak berdasarkan hasil unjuk kerja kelompok di depan guru!

Lembar Ceklis Unjuk Peragaan: Berisi 3 baris penilaian peragaan (1. Keterlaksanaan gerak awalan dan langkah terangkai; 2. Keterlaksanaan peragaan 2 bentuk keseimbangan bertumpu satu kaki; 3. Keterlaksanaan gerak akhir/penutup) dengan pilihan kolom centang [Terlaksana Baik / Cukup Terlaksana].

REFLEKSI

1. Gerakan keseimbangan bertumpu satu kaki mana yang paling mantap dan mudah kamu peragakan hari ini?

2. Saat memperagakan sikap kapal terbang atau sikap bangau, bagian kaki tumpu sebelah mana (kanan atau kiri) yang membuat tubuhmu lebih seimbang?

3. Apa yang kamu rasakan pada otot kaki dan tubuhmu ketika berhasil menahan posisi keseimbangan selama 15 detik?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.