LKPDPertemuan 3Bab 2Fase BSemester 1

LKPD PJOK Kelas 4: Memperagakan Konsep Gerak Ruang dan Arah dalam Rangkaian Gerak Aktivitas Permainan Lapangan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 4 dengan topik "Memperagakan Konsep Gerak Ruang dan Arah dalam Rangkaian Gerak Aktivitas Permainan Lapangan".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 4: Memperagakan Konsep Gerak Ruang dan Arah dalam Rangkaian Gerak Aktivitas Permainan Lapangan

PJOK - Kelas 4

Bab 2 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Memperagakan Konsep Gerak Ruang dan Arah dalam Rangkaian Gerak Aktivitas Permainan Lapangan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikMemperagakan Konsep Gerak Ruang dan Arah dalam Rangkaian Gerak Aktivitas Permainan Lapangan
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Memperagakan berbagai konsep gerak yang dapat diterapkan dalam rangkaian gerak aktivitas permainan

PETUNJUK UMUM

  • Gunakan pakaian olahraga lengkap dan sepatu yang nyaman sebelum menuju lapangan.
  • Lakukan pemanasan bersama guru dan temanmu dengan tertib dan ceria.
  • Bekerjasamalah dengan teman kelompokmu secara kompak dan sportif.
  • Perhatikan instruksi dan batas area permainan lapangan yang telah disiapkan.
  • Lakukan gerakan secara berhati-hati agar terhindar dari benturan atau cedera.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi Konsep Ruang: Pribadi dan Umum

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Peluit
  • Cone/kerucut pembatas lapangan
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdirilah di area lapangan dengan merentangkan kedua tangan tanpa menyentuh teman di sekitarmu (ini adalah ruang pribadimu).
  2. Peragakan gerakan menekuk lutut, meliukkan badan ke samping, dan mengayun tangan di dalam ruang pribadi tersebut.
  3. Dengarkan aba-aba peluit dari guru: saat peluit berbunyi 1 kali, berpindahlah bergerak ke area lapangan yang masih kosong (ruang umum) dengan berjalan cepat atau berlari pelan tanpa bertabrakan.
  4. Saat peluit berbunyi 2 kali, segera berhenti di tempat dan kembali ke posisi ruang pribadi masing-masing.
  5. Beri tanda centang pada lembar pengamatan setelah kamu memperagakan gerakan tersebut bersama teman pasanganmu.

Pertanyaan:

1. Beri tanda centang (✓) pada tabel berikut setelah kamu berhasil memperagakan gerakan di ruang pribadi dan ruang umum sesuai instruksi!

Ruang tabel jawaban

2. Saat memperagakan perpindahan di ruang umum lapangan, gerakan apa yang kamu lakukan agar tidak bersentuhan dengan teman lain?

Format tabel 2 kolom: Kolom 1 'Pernyataan Gerak' (1. Gerak di ruang pribadi, 2. Gerak di ruang umum), Kolom 2 'Keterlaksanaan (Sudah/Belum)'. Untuk nomor 2 disediakan baris isian 2 baris.

Kegiatan 2: Tantangan Jalur dan Arah: Pos Berantai

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Cone warna-warni (16-20 buah)
  • Peluit
  • Stopwatch (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil beranggotakan 4-5 anak.
  2. Setiap kelompok berbaris di garis awal untuk mencoba lintasan rintangan yang terdiri dari 4 cone.
  3. Peragakan rangkaian gerak berikut: (a) Berlari lurus ke depan menuju cone 1, (b) Berlari zig-zag berkelok melewati cone 2 dan 3, (c) Bergerak menyamping (ke kanan lalu ke kiri) menuju cone 4, dan (d) Berlari mundur pelan kembali ke garis awal.
  4. Lakukan secara bergantian dengan teman sekelompokmu.
  5. Diskusikan dan tuliskan arah serta jalur gerak yang telah kamu peragakan pada lintasan tersebut.

Pertanyaan:

1. Tuliskan arah gerak (depan, mundur, samping kanan, samping kiri) dan jalur gerak (lurus, zig-zag) yang kamu peragakan pada masing-masing tahapan rintangan!

2. Bagian rangkaian gerak manakah yang paling membutuhkan kelincahan tubuh saat kamu mengubah arah secara tiba-tiba?

Format isian terstruktur dengan 4 poin urutan rintangan (Tahap 1 sampai 4) dan 1 kolom isian singkat untuk nomor 2.

Kegiatan 3: Penerapan Rangkaian Konsep Gerak dalam Permainan Lapangan 'Bintang Berpindah'

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Rompi penanda regu
  • Cone batas lapangan
  • Peluit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bermainlah dalam area kotak berukuran 10x10 meter yang ditandai 4 sudut (pos bintang) dan 1 area tengah bebas.
  2. Peragakan permainan lapangan sederhana: Ketika peluit dibunyikan, kamu harus berpindah dari satu sudut bintang ke sudut lain dengan memadukan variasi gerak (berlari ke depan, melompat ke samping, atau bergerak zig-zag menghindari penjaga di tengah).
  3. Terapkan kesadaran ruang agar tidak bertubrukan dan selalu memanfaatkan ruang kosong.
  4. Lakukan permainan selama 2 babak dengan pergantian peran secara adil.
  5. Setelah permainan selesai, berkumpullah bersama guru untuk melakukan pendinginan, mengisi lembar evaluasi, dan refleksi.

Pertanyaan:

1. Sebutkan 3 variasi konsep gerak (arah dan jalur) yang berhasil kamu peragakan saat berusaha menghindari penjaga untuk mencapai pos bintang!

2. Bagaimana caramu memanfaatkan ruang kosong di lapangan permainan agar regumu bisa berpindah pos dengan aman?

Tiga kotak bernomor 1, 2, 3 untuk menuliskan variasi gerak nomor 1, dan kotak uraian 3 baris untuk nomor 2.

REFLEKSI

1. Konsep gerak arah atau ruang manakah yang paling seru dan menantang saat kamu peragakan hari ini di lapangan?

2. Apa yang kamu rasakan ketika berhasil berpindah tempat di ruang umum lapangan tanpa bertabrakan dengan temanmu?

3. Mengapa kita harus memperhatikan ruang dan arah saat bermain bersama di lapangan terbuka?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.