LKPDPertemuan 8Bab 1Fase BSemester 1

LKPD PJOK Kelas 4: Keselamatan Bergerak dan Penanganan Cedera Ringan

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 4 dengan topik "Keselamatan Bergerak dan Penanganan Cedera Ringan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 4: Keselamatan Bergerak dan Penanganan Cedera Ringan

PJOK - Kelas 4

Bab 1 - Pertemuan 8

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 4 (Fase B)

Topik: Keselamatan Bergerak dan Penanganan Cedera Ringan

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase B / Kelas 4
TopikKeselamatan Bergerak dan Penanganan Cedera Ringan
Alokasi Waktu70 menit (2 JP)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat mengenali risiko cedera ringan yang mungkin terjadi saat melakukan berbagai aktivitas gerak dan cara mencegahnya.
  2. Murid dapat mempraktikkan penanganan cedera ringan (seperti memar atau lecet) sesuai prinsip pertolongan pertama yang sederhana.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan seksama sebelum mengerjakan.
  • Kerjakan secara berkelompok (maksimal 7 orang) atau individu sesuai instruksi.
  • Siapkan alat tulis, kertas, dan alat-bahan yang dibutuhkan.
  • Selalu perhatikan keselamatan diri dan teman saat melakukan aktivitas praktik.
  • Tanyakan kepada guru jika ada yang kurang jelas.
  • Nikmati setiap kegiatan dengan penuh semangat dan rasa ingin tahu!

KEGIATAN

Kegiatan 1: Detektif Cedera: Mengenali Bahaya di Sekitarku

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kerja/LKPD
  • Alat tulis (pensil, pulpen)
  • Buku siswa halaman 174-180 (opsional sebagai referensi)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Amati gambar situasi aktivitas gerak yang ditampilkan guru atau di buku halaman 174-180.
  2. Diskusikan bersama teman kelompokmu: aktivitas apa yang sedang dilakukan dan cedera apa yang mungkin terjadi.
  3. Identifikasi minimal 5 jenis aktivitas gerak (di rumah, sekolah, atau saat olahraga) dan cedera yang mungkin timbul.
  4. Pikirkan: apa penyebab cedera tersebut bisa terjadi?
  5. Tuliskan hasil diskusimu di tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan aktivitas gerak, jenis cedera yang mungkin terjadi, dan penyebabnya!

Ruang tabel jawaban

2. Dari 5 aktivitas yang kamu tuliskan, manakah yang paling sering kamu lakukan? Apakah kamu pernah mengalami cedera saat melakukan aktivitas tersebut?

3. Bagaimana cara mencegah cedera pada aktivitas yang kamu sebutkan di nomor 2? Tuliskan minimal 3 cara!

Tabel dengan 4 kolom: No, Aktivitas Gerak, Jenis Cedera yang Mungkin Terjadi, Penyebab Cedera. Sediakan 5 baris untuk diisi. Untuk pertanyaan uraian, sediakan 5-7 baris kosong.

Kegiatan 2: Kotak P3K Mini: Mengenal Langkah Pertolongan Pertama

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas kerja/LKPD
  • Alat tulis dan pensil warna
  • Buku siswa halaman 180

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah informasi tentang cara penanganan cedera ringan di buku siswa halaman 180.
  2. Perhatikan 3 jenis cedera: luka/lecet, memar/terkilir, dan pendarahan ringan.
  3. Cocokkan langkah-langkah pertolongan pertama yang benar untuk setiap jenis cedera.
  4. Gambar simbol P3K sederhana yang menurutmu penting untuk pertolongan pertama cedera ringan.

Pertanyaan:

1. Jodohkan jenis cedera dengan langkah pertolongan pertama yang benar! Tulis huruf jawaban di kolom yang tersedia.

2. Urutkan langkah-langkah pertolongan pertama pada MEMAR/TERKILIR dengan benar! (Gunakan angka 1-5)

3. Mengapa kita harus membersihkan luka dengan cairan antiseptik sebelum menutupnya dengan kasa?

4. Gambarlah 3 benda/alat yang biasanya ada dalam kotak P3K untuk menangani cedera ringan! Beri nama di bawah setiap gambar.

Ruang gambar

Untuk soal jodohkan: sediakan tabel 3 kolom (Jenis Cedera, Pilihan Huruf Jawaban, Langkah Pertolongan). Untuk urutan: sediakan 5 kotak untuk diisi angka. Untuk uraian: 4-5 baris. Untuk gambar: 3 kotak kosong berukuran 5x5 cm dengan garis nama di bawahnya.

Kegiatan 3: Simulasi Penolong Cilik: Praktik Pertolongan Pertama

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Kain bersih atau kasa (boleh pengganti seperti tisu/sapu tangan bersih)
  • Plester atau lakban (sebagai pengganti)
  • Air bersih dalam botol semprot/wadah
  • Perban atau kain panjang
  • Bantal atau benda untuk mengganjal (opsional)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok maksimal 7 orang.
  2. Pilih salah satu jenis cedera ringan yang akan disimulasikan: luka/lecet, memar/terkilir, atau pendarahan ringan.
  3. Tentukan peran: 1 orang jadi 'korban', 2-3 orang jadi 'penolong', sisanya jadi 'narator' yang menjelaskan langkah-langkah.
  4. Siapkan alat-bahan sederhana (boleh tiruan): kain bersih, kasa/tisu, plester/lakban, air bersih dalam botol.
  5. Praktikkan simulasi pertolongan pertama sesuai langkah yang sudah dipelajari.
  6. Kelompok lain mengamati dan memberi masukan.

Pertanyaan:

1. Cedera apa yang kelompokmu simulasikan?

2. Tuliskan langkah-langkah pertolongan pertama yang kelompokmu praktikkan (minimal 4 langkah)!

3. Apa yang paling sulit saat melakukan simulasi? Mengapa?

4. Masukan apa yang kelompokmu terima dari kelompok lain atau guru setelah simulasi?

Untuk soal isian: 1 baris. Untuk uraian: 6-8 baris per pertanyaan. Sediakan kotak catatan tambahan untuk mencatat masukan dari kelompok lain.

REFLEKSI

1. Apa hal paling penting yang kamu pelajari hari ini tentang keselamatan bergerak dan penanganan cedera?

2. Pernahkah kamu atau temanmu mengalami cedera saat bermain? Bagaimana penanganannya? Apakah sudah benar atau ada yang perlu diperbaiki setelah belajar hari ini?

3. Apa yang akan kamu lakukan berbeda mulai sekarang agar terhindar dari cedera saat beraktivitas atau berolahraga?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.