LKPDPertemuan 6Bab 7Fase BSemester 2

LKPD PJOK Kelas 3: Aktivitas Kebugaran Jasmani melalui Permainan Sederhana

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 3 dengan topik "Aktivitas Kebugaran Jasmani melalui Permainan Sederhana". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 3: Aktivitas Kebugaran Jasmani melalui Permainan Sederhana

PJOK - Kelas 3

Bab 7 - Pertemuan 6

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Aktivitas Kebugaran Jasmani melalui Permainan Sederhana

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikAktivitas Kebugaran Jasmani melalui Permainan Sederhana
Alokasi Waktu70 menit (2 jam pelajaran)
Tipe Aktivitascampuran
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid dapat menerapkan komponen kebugaran jasmani (kekuatan, daya tahan, kelenturan, keseimbangan) dalam bentuk permainan sederhana yang menyenangkan.
  2. Murid dapat berpartisipasi secara positif dalam permainan kebugaran berkelompok dengan menerapkan aturan fair play dan gotong royong.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap petunjuk dengan saksama sebelum mulai kegiatan.
  • Kerjakan semua kegiatan dengan semangat dan penuh keceriaan!
  • Ikuti aturan permainan dengan sportif dan hargai teman-temanmu.
  • Jika ada yang kurang jelas, tanyakan kepada guru.
  • Gunakan alat dan bahan dengan hati-hati dan bertanggung jawab.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal Komponen Kebugaran Jasmani Lewat Permainan

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Baca penjelasan guru tentang 4 komponen kebugaran jasmani: kekuatan, daya tahan, kelenturan, dan keseimbangan.
  2. Amati demonstrasi gerakan sederhana untuk setiap komponen yang ditunjukkan guru.
  3. Bersama kelompokmu (4-5 orang), diskusikan permainan yang pernah kalian mainkan.
  4. Cocokkan permainan tersebut dengan komponen kebugaran jasmani yang sesuai.
  5. Tuliskan hasil diskusi pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel berikut dengan menuliskan nama permainan yang melatih komponen kebugaran jasmani!

Ruang tabel jawaban

2. Menurutmu, mengapa tubuh kita perlu memiliki kekuatan, daya tahan, kelenturan, dan keseimbangan?

Tabel dengan 4 kolom: Komponen Kebugaran (Kekuatan, Daya Tahan, Kelenturan, Keseimbangan), Contoh Permainan (minimal 2 untuk setiap komponen). Jawaban nomor 2 ditulis dalam 3-5 kalimat.

Kegiatan 2: Bermain Sirkuit Kebugaran Jasmani

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Cone atau penanda (6-9 buah)
  • Peluit
  • Stopwatch atau timer
  • Kain penutup mata (opsional)
  • Lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Guru akan membagi kelas menjadi beberapa kelompok (4-5 orang per kelompok).
  2. Setiap kelompok akan melakukan 4 pos permainan sirkuit secara bergantian.
  3. Pos 1: Loncat Katak (kekuatan kaki) - melompat sejauh mungkin seperti katak sebanyak 10 kali.
  4. Pos 2: Lari Bolak-Balik Cone (daya tahan) - berlari bolak-balik melewati 3 cone sebanyak 3 kali putaran.
  5. Pos 3: Sentuh Langit-Sentuh Bumi (kelenturan) - berdiri lalu raih ke atas setinggi mungkin, kemudian membungkuk menyentuh ujung kaki, ulangi 10 kali.
  6. Pos 4: Berdiri Flamingo (keseimbangan) - berdiri dengan satu kaki sambil mata tertutup selama 10 detik, bergantian kaki kanan dan kiri.
  7. Lakukan setiap pos dengan penuh semangat dan sportif!
  8. Setelah selesai, isikan hasil pengamatanmu pada tabel yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel pengamatan saat bermain sirkuit kebugaran jasmani!

Ruang tabel jawaban

2. Pos mana yang paling kamu sukai? Mengapa?

3. Bagaimana cara kamu dan kelompokmu menerapkan sikap fair play (bermain jujur) dan gotong royong saat permainan?

Tabel dengan 4 kolom: Nama Pos, Komponen Kebugaran yang Dilatih, Tingkat Kesulitan (Mudah/Sedang/Sulit), Perasaan Saat Melakukan. Jawaban nomor 2 dan 3 ditulis dalam 3-5 kalimat.

Kegiatan 3: Merancang Permainan Kebugaran Sendiri

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas HVS atau kertas gambar
  • Pensil warna atau crayon
  • Penggaris
  • Lembar kerja
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bersama kelompokmu, rancanglah 1 permainan sederhana yang melatih minimal 2 komponen kebugaran jasmani!
  2. Permainan harus menyenangkan, aman, dan bisa dimainkan bersama teman-teman.
  3. Tuliskan nama permainan, aturan main, dan komponen kebugaran yang dilatih.
  4. Gambarkan permainanmu dengan sederhana (boleh gambar lapangan, posisi pemain, atau gerakannya).
  5. Presentasikan rancangan permainanmu di depan kelas dengan percaya diri!
  6. Jika waktu tersedia, coba mainkan permainan ciptaanmu bersama kelompok lain.

Pertanyaan:

1. Apa nama permainan kebugaran yang kelompokmu ciptakan?

2. Jelaskan aturan main permainan kalian dengan lengkap!

3. Komponen kebugaran jasmani apa saja yang dilatih dalam permainan kalian?

4. Gambarkan permainan kalian di bawah ini! (boleh gambar lapangan, pemain, atau gerakan)

Ruang gambar

Nomor 1 dan 3: kotak isian singkat (1-2 baris). Nomor 2: kotak uraian (5-8 kalimat lengkap dengan aturan main yang jelas). Nomor 4: kotak kosong ukuran 10x10 cm untuk menggambar.

REFLEKSI

1. Apa yang paling menyenangkan dari kegiatan kebugaran jasmani hari ini?

2. Komponen kebugaran jasmani mana yang masih perlu kamu latih lebih banyak? Mengapa?

3. Bagaimana perasaanmu saat bekerja sama dengan teman dalam kelompok? Apa yang bisa kamu pelajari dari bermain bersama?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.