LKPDPertemuan 2Bab 6Fase BSemester 2

LKPD PJOK Kelas 3: Menyesuaikan Strategi Gerak Kayuhan Lengan dan Pengambilan Napas pada Olahraga Air

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 3 dengan topik "Menyesuaikan Strategi Gerak Kayuhan Lengan dan Pengambilan Napas pada Olahraga Air".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 3: Menyesuaikan Strategi Gerak Kayuhan Lengan dan Pengambilan Napas pada Olahraga Air

PJOK - Kelas 3

Bab 6 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menyesuaikan Strategi Gerak Kayuhan Lengan dan Pengambilan Napas pada Olahraga Air

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenyesuaikan Strategi Gerak Kayuhan Lengan dan Pengambilan Napas pada Olahraga Air
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menyesuaikan strategi gerak untuk mendapatkan capaian keterampilan gerak pada aktivitas permainan dan olahraga di air

PETUNJUK UMUM

  • Awali kegiatan dengan berdoa dan pemanasan teratur di tepi kolam renang yang dangkal.
  • Patuhi aturan keselamatan di air dan selalu berada dalam pengawasan guru.
  • Bekerjasamalah dengan pasangan belajarmu secara bergantian saat mencoba dan mengamati gerak.
  • Tuliskan hasil pengamatan dan pilihan penyesuaian gerakmu pada lembar kegiatan yang tersedia.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Eksplorasi dan Penyesuaian Irama Kayuhan Lengan

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kolam renang dangkal
  • Papan pelampung (kickboard)
  • Peluit guru
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Masuk ke kolam dangkal bersama pasangan belajarmu.
  2. Cobalah meluncur sejauh 5 meter dengan dua cara kayuhan lengan yang berbeda: Cara A (kayuhan sangat cepat dan pendek-pendek) dan Cara B (kayuhan lebih panjang, teratur, dan stabil).
  3. Amati perbedaan laju dorongan tubuh dan rasa lelah yang kamu rasakan pada kedua cara tersebut.
  4. Tentukan strategi penyesuaian kayuhan lengan yang paling tepat agar tubuh meluncur lebih jauh dan tidak cepat lelah.

Pertanyaan:

1. Bandingkan Cara A (kayuhan cepat-pendek) dan Cara B (kayuhan panjang-teratur). Strategi kayuhan lengan mana yang membuat dorongan tubuhmu meluncur lebih jauh dan seimbang? Jelaskan alasannya!

2. Ketika kayuhan lenganmu terasa membuat tubuh miring ke satu sisi, strategi penyesuaian apa yang harus kamu lakukan pada tarikan tangan kanan dan kirimu?

Format jawaban: Nomor 1 berupa uraian singkat (2-3 kalimat mengenai pilihan cara kayuhan dan alasannya). Nomor 2 berupa isian kalimat singkat mengenai penyesuaian keseimbangan tarikan tangan.

Kegiatan 2: Menyesuaikan Waktu Pengambilan Napas saat Lengan Mengayuh

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kolam renang dangkal
  • Pelampung busa
  • Alat tulis
  • Papan dada penjepit kertas

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan gerakan mengayuh lengan di tempat atau meluncur perlahan dengan pelampung di kolam dangkal.
  2. Cobalah menyesuaikan saat menolehkan kepala untuk mengambil napas: apakah saat lengan menarik air ke belakang atau saat lengan masuk kembali ke dalam air.
  3. Diskusikan bersama temanmu, kapan saat paling pas untuk mengangkat/menolehkan wajah agar air tidak tertelan dan kayuhan tetap lancar.
  4. Lengkapi tabel analisis strategi penyesuaian gerak napas berikut ini.

Pertanyaan:

1. Lengkapi tabel analisis strategi penyesuaian waktu bernapas berikut dengan mencentang (v) kolom 'Tepat' atau 'Perlu Disesuaikan' beserta alasannya:

  1. Mengangkat kepala saat kedua lengan berhenti mengayuh.
  2. Memutar/menolehkan kepala ke samping saat salah satu lengan mengayuh mendorong air ke belakang.
  3. Membuka mulut untuk mengambil napas saat wajah masih menghadap lurus ke dalam air.
Ruang tabel jawaban

2. Jika saat berenang kamu merasa kehabisan napas di tengah jalan, bagaimana kamu menyesuaikan strategi ritme antara kayuhan lengan dan pengambilan napasmu?

Format jawaban: Tabel 4 kolom (Pernyataan Gerak, Pilihan: Tepat / Perlu Disesuaikan, Alasan Penyesuaian Gerak) untuk nomor 1; dan kotak simpulan hasil diskusi (2-3 baris) untuk nomor 2.

Kegiatan 3: Tantangan Penyesuaian Strategi Gerak Terpadu

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lintasan kolam renang dangkal (10 meter)
  • Pelampung tarik / kickboard
  • Peluit
  • Lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bermain simulasi gerak menyeberangi kolam dangkal sejauh 10 meter dengan memadukan kayuhan lengan dan pengambilan napas.
  2. Jika di tengah jalan gerakanmu terasa melambat atau tubuh terasa berat, segera lakukan penyesuaian strategi gerak (atur jangkauan kayuhan atau atur ritme napasmu).
  3. Pasangan belajarmu akan mengamati penyesuaian gerak yang kamu lakukan.
  4. Catat penyesuaian strategi yang berhasil kamu terapkan pada lembar jawaban.

Pertanyaan:

1. Saat melakukan simulasi menempuh jarak 10 meter, masalah gerak apa yang sempat kamu rasakan (misalnya: laju tersendat, kepala terlalu berat terangkat, atau kayuhan melemah)?

2. Bagaimana strategi gerak yang kamu sesuaikan saat itu agar kamu berhasil menyelesaikan jarak sampai ujung kolam dengan lancar?

Format jawaban: Isian singkat kendala gerak (1 kalimat) pada nomor 1, dan uraian solusi strategi gerak (2-3 kalimat) pada nomor 2.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari gerakan kayuhan tangan dan pernapasanmu yang paling terasa membaik setelah kamu sesuaikan strateginya hari ini?

2. Apa yang akan kamu lakukan jika saat bergerak di air gerakanmu terasa berat atau napasmu terasa terburu-buru?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.