LKPDPertemuan 1Bab 4Fase BSemester 1

LKPD PJOK Kelas 3: Menghaluskan Keterampilan Gerak Keseimbangan Satu Kaki dan Sikap Lilin di Matras

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 3 dengan topik "Menghaluskan Keterampilan Gerak Keseimbangan Satu Kaki dan Sikap Lilin di Matras".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 3: Menghaluskan Keterampilan Gerak Keseimbangan Satu Kaki dan Sikap Lilin di Matras

PJOK - Kelas 3

Bab 4 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 3 (Fase B)

Topik: Menghaluskan Keterampilan Gerak Keseimbangan Satu Kaki dan Sikap Lilin di Matras

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase B / Kelas 3
TopikMenghaluskan Keterampilan Gerak Keseimbangan Satu Kaki dan Sikap Lilin di Matras
Alokasi Waktu3 JP (3 x 35 menit = 105 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menghaluskan keterampilan gerak fundamental keseimbangan dan sikap lilin dalam situasi gerak yang baru

PETUNJUK UMUM

  • Gunakan pakaian olahraga yang rapi dan nyaman serta lakukan pemanasan bersama guru.
  • Bekerjalah bersama teman pasanganmu secara bergantian dan saling menjaga keselamatan di atas matras.
  • Lakukan setiap gerakan dengan tenang, fokus, dan jaga keseimbangan tubuhmu sebaik mungkin.
  • Beri tanda centang (V) pada lembar kerja sesuai dengan hasil latihan gerak yang kamu dan temanmu lakukan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Menghaluskan Keseimbangan Satu Kaki dalam Jalur Garis

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Matras senam atau lantai dengan garis batas penanda
  • Peluit dan stopwatch guru

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdirilah tegak di awal garis lurus yang ditandai di lantai/matras.
  2. Lakukan sikap seimbang mengangkat satu kaki ke depan lurus membentuk sudut siku-siku selama 1x8 hitungan tanpa goyah atau berpindah tempat.
  3. Setelah stabil, variasikan dengan meluruskan kaki yang sama perlahan ke samping selama 1x8 hitungan, lalu condongkan badan mengimbangi kaki yang dibawa ke belakang.
  4. Lakukan bergantian antara kaki kanan dan kaki kiri sebagai kaki tumpu.
  5. Mintalah teman pasanganmu mengamati apakah tubuhmu tetap kokoh seimbang dan catat hasilnya pada tabel.

Pertanyaan:

1. Beri tanda centang (V) pada kolom capaian gerak keseimbangan satu kaki berdasarkan hasil pengamatan temanmu!

Ruang tabel jawaban

2. Saat menghaluskan gerakan berdiri satu kaki dari posisi kaki di depan lalu berpindah ke samping dan ke belakang, apa yang kamu lakukan pada tubuhmu agar tidak goyah atau terjatuh?

Tabel 4 baris pengamatan: Baris 1: Mengangkat kaki kanan (kaki kiri tumpu) 1x8 hitungan [Berhasil / Perlu Latihan]; Baris 2: Mengangkat kaki kiri (kaki kanan tumpu) 1x8 hitungan [Berhasil / Perlu Latihan]; Baris 3: Memindahkan kaki lurus ke samping dan belakang [Berhasil / Perlu Latihan]. Disertai kolom isian 2 baris untuk cara menjaga tubuh tetap seimbang.

Kegiatan 2: Menghaluskan Sikap Lilin Tegak di Matras

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Matras senam busa tebal
  • Peluit guru

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Ambil posisi tidur terlentang lurus di atas matras dengan kedua lengan di samping badan.
  2. Angkat kedua kaki lurus ke atas secara perlahan, lalu angkat pinggul dan topang bagian punggung/pinggang menggunakan kedua tangan dengan siku menempel kuat di matras.
  3. Haluskan gerakan hingga kedua kaki lurus rapat mengarah tegak ke atas, tidak melengkung atau goyang.
  4. Tahan posisi sikap lilin tegak selama 1x8 hitungan, lalu turunkan tubuh kembali perlahan ke posisi telentang.
  5. Teman pasangan mengamati ketegakan kaki dan tumpuan tangan, kemudian mencatat pada lembar kerja.

Pertanyaan:

1. Beri tanda centang (V) pada kriteria keberhasilan sikap lilin yang ditampilkan teman pasanganmu!

Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan bagian tubuh mana yang menjadi tumpuan utama penopang tubuh saat melakukan sikap lilin di matras agar posisi kaki dapat lurus tegak!

Tabel ceklis pengamatan sikap lilin: Butir (a) Penopang tangan pada pinggang kokoh [Ya / Belum]; Butir (b) Kaki lurus rapat ke atas [Ya / Belum]; Butir (c) Mampu bertahan 1x8 hitungan [Ya / Belum]. Serta 1 baris isian singkat untuk menuliskan bagian tubuh penumpu.

Kegiatan 3: Rangkaian Keseimbangan Baru: Posisi Berdiri ke Sikap Lilin

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Matras senam
  • Penanda lintasan

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan situasi gerak baru yang menggabungkan kedua keterampilan secara berurutan dan halus:
  2. 1. Berdiri seimbang satu kaki di depan matras tahan 4 hitungan.
  3. 2. Turunkan kaki perlahan ke posisi jongkok, lalu rebahkan punggung ke matras.
  4. 3. Langsung dorong pinggul ke atas membentuk sikap lilin tegak dan tahan selama 4 hitungan.
  5. 4. Turunkan kembali tubuh ke posisi duduk dengan terkontrol.
  6. Amati kehalusan perpindahan gerak pasanganmu dan diskusikan hasil latihan.

Pertanyaan:

1. Beri tanda centang (V) pada tingkat kelancaran perpindahan gerak dari keseimbangan satu kaki menuju sikap lilin!

Ruang tabel jawaban

2. Saat menyambung gerakan dari berdiri satu kaki menuju sikap lilin, bagian mana yang terasa paling menantang dan bagaimana kamu menghaluskannya agar tidak terjatuh?

Format tabel pilihan: [Sangat Halus / Cukup Halus / Perlu Latihan] disertai 3 baris kosong bergaris untuk menulis uraian penjelasan cara menghaluskan transisi gerak.

REFLEKSI

1. Gerakan mana yang terasa paling stabil dan paling halus berhasil kamu lakukan hari ini, berdiri satu kaki atau sikap lilin?

2. Apa yang akan kamu latih kembali agar tubuhmu tidak goyah saat mempertahankan keseimbangan di situasi gerak yang baru?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.