LKPD PJOK Kelas 2: Mengenal Cedera dalam Aktivitas Fisik
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 2 dengan topik "Mengenal Cedera dalam Aktivitas Fisik". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 2: Mengenal Cedera dalam Aktivitas Fisik
PJOK - Kelas 2
Bab 5 - Pertemuan 8
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 2 (Fase A) Topik: Mengenal Cedera dalam Aktivitas Fisik INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Aku Tahu Cedera! (Mengamati & Mengenal Jenis Cedera)Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Perhatikan gambar berikut: Isilah tabel di bawah ini berdasarkan gambar yang kamu amati! Ruang tabel jawaban 2. Dari ketiga gambar tadi, cedera mana yang menurutmu paling sering kamu lihat atau alami saat bermain? Tuliskan dan jelaskan mengapa! 3. Tuliskan 3 ciri-ciri umum yang biasanya kamu rasakan atau lihat saat seseorang mengalami cedera! Isi tabel 4 kolom: No. Gambar | Jenis Cedera | Ciri-ciri Cedera | Bagian Tubuh yang Cedera. Untuk pertanyaan 2 dan 3, tulis jawabanmu di kotak jawaban yang tersedia (3–5 kalimat). Kegiatan 2: Ayo Cegah Cedera! (Menalar & Membuat Kartu Pencegahan)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. 📖 Baca cerita ini: Budi sangat bersemangat bermain sepak bola. Begitu bel berbunyi, ia langsung berlari ke lapangan tanpa pemanasan. Sepatunya pun tidak diikat dengan benar. Tidak lama kemudian, Budi terpeleset dan pergelangan kakinya terkilir. ❓ Menurutmu, apa kesalahan yang dilakukan Budi sebelum bermain? Sebutkan minimal 2 kesalahan! 2. 🗣️ Diskusikan dengan temanmu: Apa saja yang harus disiapkan SEBELUM berolahraga agar tidak cedera? Tuliskan hasil diskusimu minimal 3 hal! 3. Selain sebelum olahraga, kita juga harus hati-hati SAAT sedang berolahraga. Pasangkan pernyataan di kolom kiri dengan alasan yang tepat di kolom kanan! Pernyataan:
Alasan:
4. 🎨 Sekarang buat 'Kartu Aman Bergerak'-mu! Di kartu, tuliskan:
Ruang gambar Pertanyaan 1 & 2: tulis jawaban di kotak uraian yang tersedia. Pertanyaan 3: tarik garis penghubung di lembar yang tersedia. Pertanyaan 4: buat kartu di kotak besar bergaris yang tersedia di LKPD (ukuran sekitar 10x15 cm), tulis dan gambar sekreatif mungkin. Kegiatan 3: Detektif Cedera! (Bermain Peran & Merefleksi)Estimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. 🕵️ Kamu adalah Detektif Cedera! Amati situasi-situasi berikut. Beri tanda ✅ jika AMAN dan ❌ jika TIDAK AMAN, lalu tuliskan alasanmu! Situasi 1: Ani melakukan pemanasan sebelum berlari. Ruang tabel jawaban 2. Untuk setiap situasi yang kamu beri tanda ❌, tuliskan 1 saran agar situasi itu menjadi AMAN! 3. 🗣️ Diskusi Bersama: Bayangkan besok kamu akan bermain di lapangan sekolah. Apa 3 hal paling penting yang akan kamu lakukan agar tidak cedera? Ceritakan kepada temanmu, lalu tuliskan di sini! Pertanyaan 1: isi tabel 4 kolom — No. Situasi | Tanda (✅/❌) | Aman atau Tidak Aman | Alasan. Pertanyaan 2: tulis saran di kotak uraian bergaris. Pertanyaan 3: tulis 3 poin dalam kotak khusus bertuliskan 'Rencanaku Agar Aman Bermain'. REFLEKSI1. Hari ini kamu belajar tentang cedera. Pernahkah kamu mengalami cedera saat bermain? Ceritakan apa yang terjadi dan apa yang kamu lakukan saat itu! 2. Dari semua yang kamu pelajari hari ini, hal apa yang paling penting untuk kamu ingat agar kamu tetap aman saat berolahraga? 3. Apa satu hal baru yang akan kamu lakukan mulai besok sebelum bermain atau berolahraga agar tidak cedera? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.