LKPD PJOK Kelas 2: Bermain Aman di Taman dan Luar Ruangan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 2 dengan topik "Bermain Aman di Taman dan Luar Ruangan". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 2: Bermain Aman di Taman dan Luar Ruangan
PJOK - Kelas 2
Bab 5 - Pertemuan 7
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 2 (Fase A) Topik: Bermain Aman di Taman dan Luar Ruangan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Taman: Temukan Bahayanya!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lihat gambar taman di bawah ini. Tandai (lingkari) bagian-bagian yang menurutmu berbahaya atau tidak aman! Ruang gambar 2. Tuliskan temuanmu di tabel ini! Apa yang berbahaya dan mengapa bisa berbahaya? Ruang tabel jawaban 3. Menurut kamu, apa yang harus kamu lakukan pertama kali sebelum mulai bermain di taman? Tabel 3 kolom dengan judul: 'Yang Berbahaya', 'Mengapa Berbahaya', 'Cara Amannya' — sediakan 5 baris untuk diisi murid. Di bawah tabel, sediakan 3 baris garis untuk pertanyaan uraian. Kegiatan 2: Pilihan Aman atau Tidak Aman? Ayo Pilih!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bacalah cerita-cerita di bawah ini. Beri tanda ✔ pada kolom AMAN atau TIDAK AMAN. Jika tidak aman, tulis apa yang seharusnya dilakukan! Cerita 1: Budi ingin bermain di taman, tetapi badannya sedang pusing. Ia tetap memaksakan diri berlari-larian bersama teman-temannya. Cerita 2: Sari akan bermain di taman. Ia memakai baju olahraga, sepatu, dan membawa minum. Cerita 3: Doni melihat jungkat-jungkit yang sedikit goyang dan kayunya retak. Ia tetap menaikinya karena tidak mau antri alat lain. Cerita 4: Maya bermain ayunan. Ia duduk dengan benar dan memegang tali ayunan erat-erat. Cerita 5: Riko bermain di taman sambil memakai sandal jepit yang licin. Ruang tabel jawaban 2. Dari cerita-cerita di atas, menurut kamu pakaian apa saja yang sebaiknya dipakai saat bermain di taman? Tuliskan minimal 3! 3. Bayangkan kamu sedang sakit demam, tetapi teman-temanmu mengajak bermain bola di taman. Apa yang akan kamu lakukan dan katakan kepada teman-temanmu? Tabel 4 kolom: 'No. Cerita', 'AMAN ✔', 'TIDAK AMAN ✔', 'Yang Seharusnya Dilakukan' — 5 baris untuk 5 cerita. Di bawahnya, kotak isian bernomor untuk pertanyaan 2 dan 3. Kegiatan 3: Aku Buat Poster Mini: Aturan Bermain Aman!Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Buatlah poster mini di kotak di bawah ini! Tuliskan judul dan gambar minimal 4 aturan bermain aman di taman. Hiasi dengan gambar dan warna! Ruang gambar 2. Dari semua aturan yang kamu tulis, mana satu aturan yang paling penting menurutmu? Mengapa? 3. Ceritakan postermu kepada temanmu! Setelah bercerita, tuliskan: aturan apa yang temanmu anggap paling penting? Apakah sama dengan pilihanmu? Kotak besar kosong (ukuran setengah halaman A4) untuk membuat poster. Di bawah kotak, 3-4 baris garis untuk pertanyaan uraian nomor 2. Kemudian kotak kecil bertuliskan 'Kata Temanku:' untuk pertanyaan diskusi nomor 3. REFLEKSI1. Hari ini kamu sudah belajar tentang bermain aman. Pernahkah kamu atau temanmu pernah melakukan sesuatu yang tidak aman saat bermain di luar? Apa yang terjadi? 2. Setelah belajar hari ini, apa satu hal baru yang akan kamu lakukan mulai besok ketika bermain di taman atau luar rumah? 3. Jika kamu melihat temanmu bermain dengan cara yang tidak aman, apa yang akan kamu lakukan? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.