LKPD PJOK Kelas 2: Mengenali Aturan Keamanan dan Situasi Berisiko saat Beraktivitas Jasmani di Ruang Kelas atau Aula
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 2 dengan topik "Mengenali Aturan Keamanan dan Situasi Berisiko saat Beraktivitas Jasmani di Ruang Kelas atau Aula".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 2: Mengenali Aturan Keamanan dan Situasi Berisiko saat Beraktivitas Jasmani di Ruang Kelas atau Aula
PJOK - Kelas 2
Bab 5 Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 2 (Fase A) Topik: Mengenali Aturan Keamanan dan Situasi Berisiko saat Beraktivitas Jasmani di Ruang Kelas atau Aula INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Detektif Cilik: Membedakan Situasi Aman dan BerisikoEstimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Situasi A: Doni berlari kencang saat lantai aula masih basah dan licin karena baru dipel. Termasuk situasi manakah ini? Ruang tabel jawaban 2. Situasi B: Siti merapikan tas dan sepatu ke rak sebelum mulai senam di ruang kelas. Termasuk situasi manakah ini? Ruang tabel jawaban 3. Situasi C: Budi melompat katak di dekat sudut meja kelas yang berujung lancip. Termasuk situasi manakah ini? Ruang tabel jawaban 4. Situasi D: Anak-anak berbaris rapi dengan jarak satu rentangan tangan saat pemanasan di aula. Termasuk situasi manakah ini? Ruang tabel jawaban Tabel 4 baris dengan 3 kolom: Kolom 1 (Nama Situasi: A, B, C, D), Kolom 2 (Centang [✓] jika Aman), Kolom 3 (Centang [✓] jika Berisiko). Kegiatan 2: Pasangkan Bahaya: Menghubungkan Benda/Situasi dengan Potensi RisikonyaEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Pasangkan kondisi: 'Tali sepatu terlepas saat melompat' dengan risiko yang tepat. 2. Pasangkan kondisi: 'Lantai kelas ada tumpahan air minum' dengan risiko yang tepat. 3. Pasangkan kondisi: 'Bola berserakan di tengah ruang aula tempat berlari' dengan risiko yang tepat. 4. Pasangkan kondisi: 'Bergerak berdesakan tanpa menjaga jarak' dengan risiko yang tepat. Format mencocokkan dua kolom: Kolom Kiri memuat 4 butir situasi (Tali sepatu lepas, Tumpahan air, Bola berserakan, Bergerak berdesakan); Kolom Kanan memuat 4 butir risiko teracak (Bertabrakan dengan teman, Kaki terkilir/terinjak, Terpeleset, Tersandung dan terjatuh). Murid menghubungkan dengan garis panah. Kegiatan 3: Peta Bahaya: Mengidentifikasi Potensi Berisiko di SekitarmuEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebutkan benda atau titik pertama yang berisiko di ruangan ini, dan apa potensi bahayanya jika kita bergerak aktif? 2. Sebutkan benda atau titik kedua yang berisiko di ruangan ini, dan apa potensi bahayanya jika kita bergerak aktif? 3. Sebutkan benda atau titik ketiga yang berisiko di ruangan ini, dan apa potensi bahayanya jika kita bergerak aktif? Tabel 3 baris dengan 3 kolom: Nomor (1, 2, 3), Benda/Titik Ruangan Berisiko, dan Potensi Bahaya jika Bergerak di Dekatnya. REFLEKSI1. Apa tanda paling jelas bahwa suatu tempat di kelas/aula berisiko membahayakan saat kita berolahraga? 2. Benda apa di sekitarmu hari ini yang harus kamu hindari agar tidak terluka saat bergerak? 3. Bagaimana perasaanmu setelah berhasil mengenali situasi berisiko dan situasi aman di sekolah? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.