LKPDPertemuan 1Bab 2Fase ASemester 1

LKPD PJOK Kelas 2: Menaati Peraturan dan Menumbuhkan Sikap Fair Play dalam Permainan Menyusun Warna

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 2 dengan topik "Menaati Peraturan dan Menumbuhkan Sikap Fair Play dalam Permainan Menyusun Warna".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 2: Menaati Peraturan dan Menumbuhkan Sikap Fair Play dalam Permainan Menyusun Warna

PJOK - Kelas 2

Bab 2 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 2 (Fase A)

Topik: Menaati Peraturan dan Menumbuhkan Sikap Fair Play dalam Permainan Menyusun Warna

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase A / Kelas 2
TopikMenaati Peraturan dan Menumbuhkan Sikap Fair Play dalam Permainan Menyusun Warna
Alokasi Waktu2 JP (2 x 35 menit = 70 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester1
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Menaati peraturan untuk menumbuhkan fair play di dalam berbagai aktivitas jasmani

PETUNJUK UMUM

  • Dengarkan aba-aba dan penjelasan dari guru dengan tertib.
  • Bekerjasamalah dengan teman satu kelompok dan hormati teman dari kelompok lain.
  • Lakukan setiap aktivitas permainan dengan menaati peraturan yang telah disepakati.
  • Gunakan lembar kerja ini untuk mencatat aturan permainan, memeriksa tindakan jujur (fair play), dan menuliskan pengalaman bermainmu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengenal dan Menyepakati Peraturan Permainan Menyusun Warna

Estimasi: 15 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa PJOK Kelas 2 Bab 2
  • Pensil dan penghapus

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Dengarkan penjelasan guru mengenai aturan dalam 'Permainan Menyusun Warna'.
  2. Amati 3 (tiga) aturan utama permainan berikut: (1) Hanya mengambil 1 bola pada setiap giliran, (2) Berlari melewati lintasan kardus dan pembatas yang ditentukan, (3) Menunggu giliran di belakang garis batas.
  3. Diskusikan bersama teman kelompokmu, lalu berikan tanda centang (V) pada kolom 'Setuju' jika kalian bersedia menaati aturan tersebut demi mewujudkan permainan yang adil (fair play).

Pertanyaan:

1. Beri tanda centang (V) pada pernyataan aturan yang WAJIB ditaati agar permainan berjalan adil dan fair play:

  1. Mengambil bola satu per satu saat giliran berlari.
  2. Mengambil semua bola sekaligus agar cepat selesai.
  3. Berdiri menunggu giliran di belakang garis pembatas dengan sabar.
Ruang tabel jawaban

2. Mengapa kita harus menaati aturan untuk mengambil bola hanya SATU per satu pada setiap giliran?

Format tabel 3 kolom: Kolom 1: Pernyataan Aturan Permainan; Kolom 2: Setuju Ditaati (V); Kolom 3: Tidak Boleh Dilakukan (V). Di bawah tabel tersedia baris kosong untuk menuliskan 1 kalimat alasan menaati aturan.

Kegiatan 2: Praktik Bermain Menyusun Warna dan Mengamati Tindakan Fair Play

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Bola plastik warna-warni (merah, kuning, hijau, biru)
  • Gelas plastik/wadah warna
  • Kardus bekas untuk rintangan lompat
  • Tali/kerucut pembatas lintasan
  • Peluit

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah regu bermain yang terdiri dari 3-4 anak sesuai instruksi guru.
  2. Lakukan 'Permainan Menyusun Warna': berlarilah melompati kardus, bawa 1 bola warna, letakkan pada wadah yang warnanya sama, lalu kembali dan lakukan tos dengan teman berikutnya untuk berganti giliran.
  3. Selama permainan berlangsung, taati seluruh peraturan.
  4. Setelah permainan selesai, amati dan catat apakah kamu dan kelompokmu telah menaati peraturan permainan dengan jujur melalui lembar periksa tindakan.

Pertanyaan:

1. Lakukan pemeriksaan diri terhadap ketaatan aturan saat permainan tadi. Beri tanda centang (V) pada kolom 'Ya' jika kamu melakukannya, atau 'Belum' jika belum:

  1. Aku berlari hanya saat giliranku tiba (tidak mendahului sebelum teman melakukan tos).
  2. Aku hanya membawa 1 bola dalam satu kali putaran lari.
  3. Aku menyusun bola tepat pada wadah warna yang sesuai tanpa mengubah letak secara curang.
Ruang tabel jawaban

2. Tuliskan 1 tindakan fair play (menghargai teman/lawan) yang kamu lakukan saat bermain tadi!

Format tabel periksa diri 3 kolom: Perilaku Ketaatan Peraturan, Ya (Sudah Kulakukan), Belum (Belum Kulakukan). Di bawah tabel disediakan 2 baris bergaris untuk menuliskan tindakan fair play.

Kegiatan 3: Menilai Perilaku Menaati Peraturan dan Menumbuhkan Fair Play

Estimasi: 20 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar kerja siswa
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Duduklah melingkar bersama teman sekelas setelah merapikan peralatan bermain.
  2. Baca cerita singkat tentang kejadian dalam permainan berikut ini.
  3. Tentukan apakah tindakan tokoh di dalam cerita sudah menaati peraturan dan menunjukkan sikap fair play, lalu berikan alasan singkatmu.

Pertanyaan:

1. Cerita: 'Regu Doni kalah cepat dalam menyusun bola warna. Doni tetap tersenyum, bertepuk tangan, dan menyalami regu Edo yang menang.'
Apakah Doni sudah menaati nilai fair play? Mengapa?

2. Cerita: 'Siti ingin kelompoknya cepat selesai, lalu ia mengambil 2 bola sekaligus dan memotong jalur lari tanpa melompati kardus.'
Apakah tindakan Siti menaati peraturan permainan? Apa yang seharusnya Siti lakukan?

Disediakan kotak respon untuk Cerita 1 (tulis Ya/Tidak dan 1 baris alasan) dan kotak respon untuk Cerita 2 (tulis Ya/Tidak dan 1 baris tindakan yang benar). Termasuk panduan waktu untuk refleksi kelas.

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu ketika dapat bermain bersama teman dengan jujur dan tertib menaati peraturan?

2. Apa yang akan kamu lakukan jika melihat temanmu atau dirimu sendiri tidak sengaja melanggar aturan saat permainan sedang berlangsung?

3. Mengapa kita harus tetap menghargai teman atau lawan main, baik saat kelompok kita menang maupun kalah?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.