LKPDPertemuan 3Bab 6Fase FSemester 2

LKPD PJOK Kelas 11: Mengadvokasi Gaya Hidup Aktif dan Sehat melalui Publikasi Kampanye Media Elektronik

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 11 dengan topik "Mengadvokasi Gaya Hidup Aktif dan Sehat melalui Publikasi Kampanye Media Elektronik".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 11: Mengadvokasi Gaya Hidup Aktif dan Sehat melalui Publikasi Kampanye Media Elektronik

PJOK - Kelas 11

Bab 6 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengadvokasi Gaya Hidup Aktif dan Sehat melalui Publikasi Kampanye Media Elektronik

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengadvokasi Gaya Hidup Aktif dan Sehat melalui Publikasi Kampanye Media Elektronik
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengadvokasi gaya hidup aktif dan sehat melalui aktivitas jasmani menggunakan berbagai media elektronik

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah instruksi pada setiap kegiatan dengan saksama bersama kelompokmu.
  • Fokuskan seluruh ide dan pesan pada ajakan nyata untuk melakukan aktivitas jasmani secara aktif dan teratur.
  • Gunakan media elektronik (gawai pintar, laptop, atau simulasi tata letak digital) untuk merancang dan memublikasikan kampanye advokasi.
  • Tuntaskan setiap tahap secara kolaboratif sesuai pembagian waktu yang ditentukan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Analisis Audiens dan Formulasi Pesan Advokasi Aktivitas Jasmani

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku catatan
  • Gawai/smartphone dengan koneksi internet untuk riset tren media elektronik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuklah kelompok kecil beranggotakan 3-4 orang.
  2. Diskusikan kebiasaan sedentari (kurang bergerak) yang paling sering dialami teman sebaya di sekolah.
  3. Tentukan satu target audiens spesifik serta rancang pesan advokasi berbasis aktivitas jasmani yang ingin disampaikan melalui media elektronik.
  4. Isilah tabel analisis advokasi pada ruang jawaban yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Isilah tabel perencanaan advokasi media elektronik: (a) Target Audiens Remaja, (b) Masalah Kurang Gerak yang Ditargetkan, (c) Jenis Aktivitas Jasmani yang Diadvokasikan, (d) Saluran Media Elektronik yang Dipilih (misal: Video Pendek Instagram Reels/TikTok, Podcast Mini, atau Infografis Elektronik/Web).

Ruang tabel jawaban

2. Rumuskan 1 kalimat ajakan (slogan advokasi) yang memuat elemen tindakan jasmani nyata dan kalimat penjelas yang menyadarkan pentingnya gerak aktif melalui media elektronik!

Tabel 4 kolom: [Target Audiens] | [Isu Kurang Gerak] | [Aktivitas Jasmani Pilihan] | [Pilihan Saluran Media Elektronik], diikuti kolom teks 3-4 baris untuk perumusan Slogan dan Penjelas Advokasi.

Kegiatan 2: Perancangan Konten Kampanye Advokasi Media Elektronik

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Aplikasi pembuat konten digital (CapCut, Canva, atau editor bawaan media sosial)
  • Gawai pintar/kamera ponsel

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan pesan advokasi pada Kegiatan 1, rancanglah naskah/storyboard draf kampanye media elektronik (format video edukasi pendek 30-60 detik atau carosel infografis elektronik).
  2. Pastikan konten memuat tiga unsur penting: daya tarik masalah kurang gerak, demonstrasi/instruksi aktivitas jasmani konkret, dan ajakan bertindak (call to action).
  3. Susun draf naskah atau alur tampilan konten pada lembar kerja yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Tuliskan papan cerita (storyboard) atau rincian draf konten kampanye media elektronikmu ke dalam format alur pembuka, isi advokasi jasmani, dan penutup/ajakan bertindak!

Ruang tabel jawaban

2. Jelaskan strategi interaktivitas pada media elektronik yang kamu gunakan agar audiens tidak hanya melihat konten, tetapi benar-benar tergerak mempraktikkan aktivitas jasmani tersebut!

Tabel alur konten 3 baris: Bagian Pembuka, Bagian Inti Advokasi Gerak, Bagian Penutup & Ajakan Aksi; dilanjutkan kotak uraian 4 baris untuk penjelasan strategi interaktivitas media elektronik.

Kegiatan 3: Simulasi Publikasi dan Uji Efektivitas Pesan Advokasi Antarkelompok

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Gawai penampil karya
  • Lembar catatan umpan balik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Tampilkan draf publikasi konten kampanye media elektronik kelompokmu kepada satu kelompok rekan sebaya untuk simulasi tayang.
  2. Minta kelompok rekan sebaya bertindak sebagai target audiens yang mengevaluasi daya ajak advokasi aktivitas jasmani kelompokmu.
  3. Berikan umpan balik timbal balik secara objektif menggunakan indikator advokasi yang tersedia.
  4. Lakukan refleksi akhir pembelajaran bersama seluruh anggota kelas.

Pertanyaan:

1. Catatlah umpan balik dari kelompok peninjau mengenai kampanye media elektronikmu: Apakah pesan advokasi untuk aktif bergerak tersampaikan dengan jelas, dan apakah ajakan aktivitas jasmaninya mudah ditiru serta memotivasi audiens untuk bergerak?

2. Berdasarkan masukan tersebut, tuliskan 1 revisi takarir (caption) dan tagar (hashtag) final yang akan dipublikasikan agar pesan advokasi hidup aktif makin berdampak luas!

Kolom catatan umpan balik mitra (5 baris) dan kotak publikasi draf caption/tagar final (4 baris).

REFLEKSI

1. Bagaimana perasaanmu setelah merancang konten advokasi yang mengajak orang lain untuk rajin beraktivitas jasmani?

2. Tantangan apa yang paling kamu rasakan saat berusaha mengubah pesan manfaat aktivitas fisik menjadi konten media elektronik yang persuasif dan mudah ditiru?

3. Langkah nyata apa yang akan kamu lakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk konsisten mempraktikkan sekaligus mengadvokasikan gaya hidup aktif kepada teman dan keluargamu?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.