LKPDPertemuan 5Bab 5Fase FSemester 2

LKPD PJOK Kelas 11: Mengevaluasi Efektivitas Strategi Prinsip FITT untuk Aktivitas Kebugaran Sehari-hari

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 11 dengan topik "Mengevaluasi Efektivitas Strategi Prinsip FITT untuk Aktivitas Kebugaran Sehari-hari".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 11: Mengevaluasi Efektivitas Strategi Prinsip FITT untuk Aktivitas Kebugaran Sehari-hari

PJOK - Kelas 11

Bab 5 Pertemuan 5

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengevaluasi Efektivitas Strategi Prinsip FITT untuk Aktivitas Kebugaran Sehari-hari

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengevaluasi Efektivitas Strategi Prinsip FITT untuk Aktivitas Kebugaran Sehari-hari
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi efektivitas strategi peningkatan aktivitas kebugaran untuk kesehatan sehari-hari

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap skenario dan instruksi kerja secara teliti dan berkesadaran (mindful).
  • Fokuskan seluruh analisis pada evaluasi efektivitas strategi peningkatan aktivitas kebugaran berbasis prinsip FITT (Frequency, Intensity, Time, Type).
  • Gunakan format ruang jawaban yang telah ditentukan untuk menuliskan hasil evaluasi dan rekomendasi perbaikan.
  • Bekerjalah secara aktif bersama rekan kelompok sesuai arahan guru dan selesaikan tugas tepat waktu.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Evaluasi Kasus Program Aktivitas Kebugaran Sehari-hari

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Lembar studi kasus Rian

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati studi kasus profil aktivitas kebugaran Rian (17 tahun): Rian ingin meningkatkan daya tahan jantung dan kekuatan otot untuk menjaga kebugaran tubuhnya. Ia jogging 1 kali seminggu selama 15 menit dengan jalan santai (detak jantung 95 bpm, padahal estimasi zona latihan kebugarannya 120-170 bpm). Selain itu, ia melakukan push-up 10 repetisi seminggu sekali tanpa peningkatan beban bertahap.
  2. Evaluasi efektivitas komponen FITT (Frequency, Intensity, Time, Type) yang dijalankan Rian dalam kaitannya dengan pencapaian kebugaran dan kesehatan sehari-hari.
  3. Tuliskan hasil evaluasi kritis kalian pada format tabel analisis yang disediakan.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan studi kasus Rian, evaluasilah efektivitas masing-masing komponen prinsip FITT (Frekuensi, Intensitas, Durasi/Time, Jenis/Type) terhadap tujuan peningkatan kebugaran jasmani!

Ruang tabel jawaban

Tuliskan jawaban pada tabel 3 kolom: Kolom 1 (Komponen FITT), Kolom 2 (Kondisi Saat Ini & Status Efektivitas: Efektif / Kurang Efektif / Tidak Efektif), Kolom 3 (Alasan Evaluasi Fisiologis/Kebugaran).

Kegiatan 2: Evaluasi Komparatif Strategi Peningkatan Kebugaran

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kertas plano / lembar kerja kelompok

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bandingkan dua strategi program kebugaran harian murid SMA: Strategi A (Berolahraga intensitas sangat tinggi 1 kali per minggu selama 120 menit tanpa jadwal teratur) dan Strategi B (Berjalan cepat/jogging 30 menit sebanyak 3 kali per minggu ditambah 2 kali latihan beban tubuh 20 menit secara terjadwal).
  2. Lakukan evaluasi mendalam mengenai strategi mana yang paling efektif dalam meningkatkan dan menjaga kebugaran kesehatan jangka panjang berdasarkan prinsip keteraturan (regularity), beban bertahap (progression), dan FITT.
  3. Diskusikan bersama kelompok dan susun argumen evaluatif kalian.

Pertanyaan:

1. Bandingkan Strategi A dan Strategi B! Evaluasilah kelebihan, kelemahan, dan tingkat efektivitas masing-masing strategi terhadap peningkatan kebugaran dan kesehatan murid sehari-hari!

2. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, simpulkan kriteria utama yang menentukan apakah suatu strategi aktivitas kebugaran dinyatakan efektif untuk kesehatan sehari-hari!

Tuliskan hasil perbandingan Strategi A vs Strategi B dalam format perbandingan dua kolom disertai kesimpulan kriteria strategi efektif pada paragraf uraian singkat (4-6 baris).

Kegiatan 3: Merancang Perbaikan Strategi Kebugaran Berkelanjutan dan Evaluasi Diri

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Alat tulis
  • Kalkulator/rumus detak jantung maksimal (220 - usia)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu strategi kebugaran sehari-hari yang saat ini belum efektif (bisa dari kasus Rian pada Kegiatan 1 atau rutinitas harian yang sering dilakukan pelajar yang kurang aktif).
  2. Rumuskan modifikasi strategi berbasis FITT yang telah diperbaiki agar menjadi strategi yang efektif, terukur, dan realistis untuk dijalankan.
  3. Berikan pertimbangan kritis mengapa modifikasi yang kalian buat jauh lebih efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani harian.

Pertanyaan:

1. Susunlah tabel modifikasi strategi FITT dari kasus yang kalian pilih (sebelum vs sesudah evaluasi) dan jelaskan rasionalisasi ilmiah mengapa perubahan tersebut lebih efektif meningkatkan kebugaran jasmani!

Ruang tabel jawaban

Gunakan tabel modifikasi 4 baris (F, I, T, T) dengan kolom: Parameter FITT, Kondisi Awal, Rekomendasi Perbaikan Efektif, dan Penjelasan Rasionalisasi Efektivitas.

REFLEKSI

1. Bagian mana dari evaluasi strategi FITT hari ini yang menyadarkanmu tentang pola aktivitas fisik yang selama ini kamu jalani?

2. Bagaimana caramu memastikan strategi kebugaran yang telah kamu evaluasi dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari tanpa mengganggu jadwal belajar?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.