LKPDPertemuan 1Bab 4Fase FSemester 2

LKPD PJOK Kelas 11: Mengevaluasi Penerapan Fair Play dalam Situasi Gerak yang Menantang pada Permainan Beregu

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 11 dengan topik "Mengevaluasi Penerapan Fair Play dalam Situasi Gerak yang Menantang pada Permainan Beregu".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 11: Mengevaluasi Penerapan Fair Play dalam Situasi Gerak yang Menantang pada Permainan Beregu

PJOK - Kelas 11

Bab 4 Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 11 (Fase F)

Topik: Mengevaluasi Penerapan Fair Play dalam Situasi Gerak yang Menantang pada Permainan Beregu

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase F / Kelas 11
TopikMengevaluasi Penerapan Fair Play dalam Situasi Gerak yang Menantang pada Permainan Beregu
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi penerapan fair play dalam situasi gerak yang menantang pada aktivitas jasmani

PETUNJUK UMUM

  • Berdoalah sebelum memulai kegiatan pembelajaran.
  • Bentuklah kelompok kecil beranggotakan 4-5 orang sesuai arahan guru.
  • Pahami setiap skenario dan situasi gerak menantang yang disajikan dalam lembar kerja.
  • Lakukan evaluasi secara kritis, jujur, dan kolaboratif bersama rekan sekelompokmu.
  • Tanyakan kepada guru apabila terdapat instruksi yang belum dipahami.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Evaluasi Kasus Fair Play dalam Tekanan Pertandingan Beregu

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bacalah narasi situasi gerak menantang berikut secara saksama: 'Pada menit terakhir permainan bola basket beregu, Tim A tertinggal 1 poin. Pemain X dari Tim A melakukan penetrasi cepat ke area pertahanan lawan dan kehilangan keseimbangan akibat kontak fisik wajar dengan pemain bertahan. Pemain X secara sengaja menjatuhkan diri (flopping) agar wasit meniup peluit pelanggaran dan memberikan tembakan bebas, meskipun ia sadar sentuhan tersebut bersih.'
  2. Diskusikan bersama kelompok untuk mengevaluasi tindakan Pemain X berdasarkan prinsip fair play (kejujuran, respek, ketaatan aturan).
  3. Identifikasi dampak keputusan tersebut terhadap integritas aktivitas jasmani dan tuliskan evaluasi alternatif tindakan yang seharusnya diambil.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan prinsip fair play (kejujuran, kepatuhan pada aturan, dan respek), bagaimana kamu mengevaluasi tindakan Pemain X yang melakukan flopping demi mendapatkan keuntungan poin?

2. Evaluasilah alternatif tindakan etis apa yang seharusnya diambil oleh Pemain X ketika menghadapi situasi gerak menantang (kehilangan keseimbangan di detik-detik akhir) tersebut tanpa melanggar fair play!

Tuliskan hasil evaluasi pada lembar uraian terstruktur yang mencakup: (1) Aspek fair play yang dilanggar beserta alasannya, (2) Alternatif keputusan etis yang relevan dengan situasi gerak menantang.

Kegiatan 2: Evaluasi Penerapan Fair Play melalui Lembar Observasi Gerak Rekan

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Bola permainan (basket/futsal/voli)
  • Rompi tim/cone
  • Papan jalan dan lembar tabel observasi

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan simulasi mini-game beregu (misalnya permainan invasi 3 lawan 3) dengan situasi menantang (misal: ruang gerak dipersempit dan pertahanan ketat).
  2. Setiap anggota kelompok secara bergantian menjadi pengamat (observer) dan pemain.
  3. Saat menjadi pengamat, amatilah penerapan fair play rekanmu menggunakan tabel evaluasi yang tersedia yang mencakup 3 aspek: Kejujuran gerak/aturan, Respek pada lawan saat perebutan bola ketat, dan Komunikasi/dukungan tim.
  4. Berikan tanda centang dan catat evaluasi kritis berupa bukti perilaku gerak yang teramati.

Pertanyaan:

1. Lengkapilah tabel evaluasi pengamatan penerapan fair play terhadap rekan kelompokmu saat menghadapi situasi gerak menantang dalam mini-game!

Ruang tabel jawaban

2. Berdasarkan data observasi tabel di atas, evaluasilah situasi gerak manakah yang paling sering memicu pelanggaran fair play pada timmu dan jelaskan faktor penyebabnya!

Format tabel 5 kolom: (1) Nama Pemain yang Diamati, (2) Aspek Fair Play (Kejujuran Gerak / Respek / Pengendalian Diri), (3) Ketercapaian (Ya/Tidak), (4) Bukti Perilaku Gerak Teramati, (5) Catatan Evaluasi dan Rekomendasi Solusi.

Kegiatan 3: Sintesis Evaluasi dan Rencana Perbaikan Perilaku Etis dalam Gerak

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar Kerja Siswa
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Berdasarkan hasil pengamatan pada Kegiatan 2, kumpulkan kelompokmu untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dinamika tim.
  2. Evaluasi bagaimana tekanan situasi permainan mempengaruhi pengambilan keputusan gerak yang etis.
  3. Rumuskan 2 komitmen tindakan perbaikan gerak yang menjamin fair play tetap ditegakkan saat tim berada dalam posisi tertinggal atau tertekan.
  4. Kerjakan bagian ini bersama dengan sesi refleksi penutup pembelajaran.

Pertanyaan:

1. Evaluasilah bagaimana kaitan antara intensitas fisik/tekanan pertandingan beregu terhadap konsistensi seseorang dalam menerapkan fair play!

2. Rumuskanlah 2 prinsip evaluasi diri yang konkret untuk mengontrol perilaku gerak agar selalu fair play meskipun dalam situasi permainan beregu yang sangat kompetitif!

Isian terstruktur dalam 2 sub-bagian: Uraian evaluasi pengaruh tekanan kompetisi terhadap fair play (minimal 3 kalimat argumentatif) dan 2 butir pernyataan evaluasi diri untuk situasi gerak kompetitif.

REFLEKSI

1. Saat berada dalam posisi tertekan atau tertinggal dalam permainan gerak beregu, dorongan apa yang paling menantang pengendalian dirimu untuk tetap bersikap fair play?

2. Bagaimana evaluasi penerapan fair play hari ini mengubah pandanganmu mengenai arti kemenangan sejati dalam aktivitas jasmani?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.