LKPD PJOK Kelas 11: Mengevaluasi Strategi Gerak Berbasis Konsep Gerak dalam Menyelesaikan Tantangan Melintasi Rintangan
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 11 dengan topik "Mengevaluasi Strategi Gerak Berbasis Konsep Gerak dalam Menyelesaikan Tantangan Melintasi Rintangan".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 11: Mengevaluasi Strategi Gerak Berbasis Konsep Gerak dalam Menyelesaikan Tantangan Melintasi Rintangan
PJOK - Kelas 11
Bab 3 Pertemuan 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 11 (Fase F) Topik: Mengevaluasi Strategi Gerak Berbasis Konsep Gerak dalam Menyelesaikan Tantangan Melintasi Rintangan INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Evaluasi Awal: Mengidentifikasi Masalah Strategi Gerak pada Lintasan RintanganEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Evaluasilah efektivitas strategi gerak yang digunakan pelaku pada Rintangan A (Lompat Boks), B (Menyusup Rendah), dan C (Zig-zag Cone). Lengkapi tabel analisis kendala konsep gerak (konsep ruang dan konsep usaha/tenaga) yang membuat gerak belum berhasil optimal. Ruang tabel jawaban 2. Berdasarkan catatan kendala di atas, tentukan faktor utama yang menyebabkan strategi gerak pelaku tidak efisien saat melintasi kombinasi rintangan tersebut. Tabel 3 kolom: Kolom 1 (Stasiun Rintangan A/B/C), Kolom 2 (Strategi yang Dilakukan & Kendala Gerak), Kolom 3 (Evaluasi Konsep Gerak: Ruang & Pengerahan Tenaga). Dilanjutkan dengan 1 kotak uraian (3-4 baris) untuk menjawab faktor utama kegagalan/ketidakefisienan strategi gerak. Kegiatan 2: Uji Komparasi dan Evaluasi Strategi Gerak AdaptifEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Bandingkan Strategi 1 dan Strategi 2 berdasarkan indikator keberhasilan capaian: kelancaran transisi gerak, efisiensi penggunaan tenaga, dan tingkat keberhasilan melewati rintangan tanpa menjatuhkan alat. Sajikan dalam format tabel komparasi. Ruang tabel jawaban 2. Dari hasil komparasi, berikan simpulan evaluasi: Strategi mana yang paling efektif untuk memastikan keberhasilan melintasi rintangan menantang tersebut? Jelaskan argumentasi berbasis konsep gerak. Format tabel perbandingan 4 baris: Baris 1 (Indikator Transisi Gerak), Baris 2 (Efisiensi Tenaga), Baris 3 (Tingkat Keberhasilan Rintangan), Baris 4 (Catatan Waktu). Disusul 1 bidang uraian kesimpulan evaluasi strategi (4-5 baris). Kegiatan 3: Rekomendasi Evaluatif Penyempurnaan Strategi Gerak dalam Situasi BaruEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan perubahan jarak dan dimensi rintangan yang lebih menantang, evaluasilah penyesuaian strategi gerak yang wajib dilakukan pada fase awalan melompat dan fase perpindahan menuju rintangan rendah. 2. Tuliskan 3 rekomendasi taktis berbasis konsep gerak yang menjamin seorang murid dapat melintasi rintangan menantang dengan tingkat keberhasilan tinggi dan risiko jatuh minimal. Format isian 2 kotak: Kotak 1 untuk hasil diskusi evaluasi penyesuaian gerak (5-6 baris), Kotak 2 untuk 3 butir rekomendasi taktis penyempurnaan strategi (poin 1, 2, dan 3). REFLEKSI1. Bagian rintangan mana yang strategi geraknya paling sulit kamu evaluasi dan temukan solusinya? Mengapa? 2. Bagaimana pemahaman terhadap konsep ruang dan pengerahan tenaga membantumu mengevaluasi keberhasilan atau kegagalan strategi gerak melintasi rintangan? 3. Apa strategi gerak terpenting yang akan kamu terapkan kembali jika menghadapi tantangan fisik yang membutuhkan kelincahan dan ketangkasan di masa mendatang? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.