LKPDPertemuan 3Bab 6Fase ESemester 2

LKPD PJOK Kelas 10: Mengevaluasi Pola Makan Sehat Berdasarkan Analisis Kandungan Gizi Sesuai Kebutuhan Aktivitas Jasmani

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 10 dengan topik "Mengevaluasi Pola Makan Sehat Berdasarkan Analisis Kandungan Gizi Sesuai Kebutuhan Aktivitas Jasmani".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 10: Mengevaluasi Pola Makan Sehat Berdasarkan Analisis Kandungan Gizi Sesuai Kebutuhan Aktivitas Jasmani

PJOK - Kelas 10

Bab 6 Pertemuan 3

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Mengevaluasi Pola Makan Sehat Berdasarkan Analisis Kandungan Gizi Sesuai Kebutuhan Aktivitas Jasmani

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMengevaluasi Pola Makan Sehat Berdasarkan Analisis Kandungan Gizi Sesuai Kebutuhan Aktivitas Jasmani
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mengevaluasi pola makan sehat berdasarkan analisis kandungan gizi sesuai kebutuhan aktivitas jasmani

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi dan studi kasus dengan cermat.
  • Gunakan data pedoman asupan gizi Kemenkes RI (G4-G1-L5: Gula maks 50 g, Garam maks 2000 mg natrium, Lemak maks 67 g) serta prinsip energi seimbang sesuai beban aktivitas jasmani sebagai dasar evaluasi.
  • Bekerjasamalah secara aktif dalam kelompok kecil (2-3 orang) untuk mendiskusikan dan menyelesaikan setiap lembar tugas.
  • Tuliskan hasil evaluasi dan rekomendasi perbaikan pola makan secara jelas pada format ruang jawaban yang telah disediakan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Evaluasi Kandungan Gizi Menu Harian terhadap Batas Aman (GGL)

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Tabel acuan batas konsumsi GGL Kemenkes RI
  • Kalkulator/alat hitung
  • Alat tulis

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Cermati profil menu makanan harian 'Siswa X' berikut: Sarapan (Nasi uduk lengkap gorengan & teh manis: Gula 25 g, Natrium 800 mg, Lemak 28 g), Makan Siang (Mie instan jumbo + kornet & minuman soda: Gula 35 g, Natrium 1.400 mg, Lemak 25 g), Camilan Sore & Makan Malam (Ayam goreng krispi + boba drink: Gula 40 g, Natrium 900 mg, Lemak 30 g).
  2. Hitung total akumulasi Gula, Garam (Natrium), dan Lemak harian Siswa X.
  3. Bandingkan total tersebut dengan batas anjuran harian Kemenkes RI (Gula: 50 g, Natrium: 2.000 mg, Lemak: 67 g).
  4. Evaluasi kelebihan atau kesesuaian zat gizi tersebut dan simpulkan status kelayakan pola makan tersebut.

Pertanyaan:

1. Berdasarkan data menu harian Siswa X, hitunglah total konsumsi Gula, Natrium, dan Lemak dalam sehari, lalu bandingkan dengan batas anjuran Kemenkes RI dalam bentuk tabel evaluasi!

Ruang tabel jawaban

2. Lakukan evaluasi kritis terhadap pola makan Siswa X: Apa kesimpulanmu mengenai risiko pola makan tersebut terhadap efisiensi metabolisme dan kebugaran tubuh?

Tabel 4 kolom: [Zat Gizi (Gula/Natrium/Lemak) | Total Asupan Harian | Batas Maksimal Kemenkes | Evaluasi Selisih & Status] dilanjutkan 1 paragraf uraian evaluasi risiko kebugaran.

Kegiatan 2: Evaluasi Kesesuaian Pola Makan dengan Tuntutan Intensitas Aktivitas Jasmani

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar komparasi profil aktivitas jasmani dan kebutuhan makronutrien
  • Buku Siswa PJOK Kelas X Bab 6

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pelajari dua skenario kebutuhan gerak jasmani berikut: - Kasus A: Rian (atlet lari jarak menengah sekolah, latihan fisik berat 120 menit/hari, dominan aerobik intensitas tinggi). - Kasus B: Dito (pelajar dengan aktivitas fisik ringan/sedentari, duduk belajar di kelas, latihan jasmani hanya 30 menit jalan santai). Keduanya mengonsumsi menu makan siang yang sama: Sepiring nasi putih porsi ganda (karbohidrat sederhana tinggi), 2 potong gorengan, dan sambal tanpa sayur/buah serta minim protein rendah lemak.
  2. Diskusikan dalam kelompok: Evaluasilah apakah menu makan siang tersebut sesuai jika ditinjau dari proporsi zat gizi dan kebutuhan aktivitas jasmani masing-masing individu.
  3. Tentukan ketidaksesuaian zat gizi pada masing-masing kasus dan berikan alasan evaluatif berbasis fungsi zat gizi saat beraktivitas fisik.

Pertanyaan:

1. Evaluasilah apakah menu makan siang tersebut tepat bagi Rian yang menjalani aktivitas jasmani berat? Jelaskan analisis kekurangan zat gizinya!

2. Evaluasilah apakah menu makan siang tersebut tepat bagi Dito yang beraktivitas jasmani ringan? Jelaskan analisis kelebihan zat gizinya!

Format uraian terstruktur: Analisis Kasus Rian (Kesesuaian Energi & Defisiensi Nutrisi Olahraga) dan Analisis Kasus Dito (Kesesuaian Energi & Dampak Asupan Berlebih terhadap Aktivitas Sedentari).

Kegiatan 3: Rekonstruksi & Evaluasi Rancangan Pola Menu Sehat Berimbang

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Panduan Piring Makanku / Pedoman Gizi Seimbang Kemenkes
  • Kertas plano / lembar kerja peserta didik

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilihlah salah satu profil: Atlet Pelajar (Aktivitas Jasmani Berat) ATAU Pelajar Reguler Aktif (Aktivitas Jasmani Sedang 60 menit/hari).
  2. Rancanglah rekomendasi menu makan 1 hari (Sarapan, Makan Siang, Makan Malam) yang telah dievaluasi dan disesuaikan kebutuhan energinya.
  3. Pastikan rancangan memenuhi prinsip Gizi Seimbang (karbohidrat kompleks, protein cukup, serat/sayur-buah seimbang, serta mematuhi batas aman gula, garam, lemak).
  4. Lakukan penilaian mandiri (evaluasi akhir) terhadap rancangan menu tersebut menggunakan rubrik ceklis kesesuaian nutrisi-aktivitas.

Pertanyaan:

1. Tuliskan rancangan menu harian hasil evaluasi kelompokmu yang selaras dengan profil aktivitas jasmani yang dipilih!

Ruang tabel jawaban

2. Berikan argumentasi evaluatif: Mengapa komposisi menu yang kalian rancang dinilai jauh lebih mendukung performa/kebugaran jasmani dibandingkan menu awal pada Kegiatan 1 dan 2?

Tabel Menu Harian (Waktu Makan | Pilihan Bahan Makanan | Alasan Pemilihan Kandungan Gizi terhadap Beban Aktivitas) dan 1 paragraf evaluasi kesimpulan kelayakan.

REFLEKSI

1. Setelah mengevaluasi berbagai menu hari ini, bagaimana kesesuaian pola makanmu sendiri selama ini jika dibandingkan dengan tingkat aktivitas jasmani yang kamu lakukan setiap hari?

2. Zat gizi apa (gula, garam, atau lemak jenuh) yang paling sering kamu konsumsi berlebihan di lingkungan sekolah, dan apa langkah nyata evaluatif yang dapat kamu ambil mulai besok?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.