LKPDPertemuan 2Bab 6Fase ESemester 2

LKPD PJOK Kelas 10: Mempromosikan Tindakan Pencegahan melalui Aktivitas Jasmani Menggunakan Berbagai Media Visual

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 10 dengan topik "Mempromosikan Tindakan Pencegahan melalui Aktivitas Jasmani Menggunakan Berbagai Media Visual".

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 10: Mempromosikan Tindakan Pencegahan melalui Aktivitas Jasmani Menggunakan Berbagai Media Visual

PJOK - Kelas 10

Bab 6 Pertemuan 2

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Mempromosikan Tindakan Pencegahan melalui Aktivitas Jasmani Menggunakan Berbagai Media Visual

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK)
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMempromosikan Tindakan Pencegahan melalui Aktivitas Jasmani Menggunakan Berbagai Media Visual
Alokasi Waktu2 JP (2 x 45 menit = 90 menit)
Tipe Aktivitascampuran
Tahun Ajaran2026/2027
Semester2
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mempromosikan tindakan pencegahan melalui aktivitas jasmani menggunakan berbagai media

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap instruksi kerja dan skenario masalah dengan seksama sebelum beraktivitas.
  • Bekerjasamalah secara aktif dan kolaboratif dalam kelompok yang telah dibentuk.
  • Gunakan sumber belajar yang tersedia (Buku Siswa PJOK Kelas X Bab 6 atau materi panduan Kemenkes) untuk menyusun konten promosi.
  • Fokuskan seluruh aktivitas pada perancangan pesan ajakan (promosi) tindakan pencegahan penyakit melalui aktivitas jasmani menggunakan media yang dipilih.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Merumuskan Pesan Promosi Pencegahan Penyakit melalui Aktivitas Jasmani

Estimasi: 25 menit

Alat & Bahan:

  • Buku Siswa PJOK Kelas 10
  • Alat tulis
  • Kertas plano/lembar kerja

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Bentuk kelompok kerja beranggotakan 4-5 murid.
  2. Cermati 3 fokus risiko kesehatan akibat gaya hidup sedenter (kurang gerak): Penyakit Jantung Koroner, Diabetes Melitus Tipe 2, dan Obesitas.
  3. Rumuskan pesan promosi tindakan pencegahan untuk masing-masing risiko tersebut berupa anjuran jenis dan dosis aktivitas jasmani konkret (misal: jalan cepat 30 menit sehari, senam aerobik, peregangan rutin).
  4. Tuliskan rumusan pesan promosi ke dalam tabel kerja yang tersedia.

Pertanyaan:

1. Rumuskan kalimat ajakan/promosi tindakan pencegahan melalui aktivitas jasmani untuk 3 risiko kesehatan berikut:

  1. Penyakit Jantung,
  2. Diabetes Melitus Tipe 2, dan
  3. Obesitas. Pastikan memuat tindakan jasmani spesifik yang dipromosikan!
Ruang tabel jawaban

Tabel 3 kolom: [Risiko Kesehatan | Tindakan Aktivitas Jasmani yang Dianjurkan | Slogan/Kalimat Ajakan Promosi]

Kegiatan 2: Merancang Media Promosi Pencegahan melalui Aktivitas Jasmani

Estimasi: 35 menit

Alat & Bahan:

  • Kertas gambar/manila atau gawai/laptop dengan aplikasi desain (Canva/sejenis)
  • Spidol warna/pensil warna

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Pilih salah satu bentuk media visual atau digital untuk mempromosikan tindakan pencegahan melalui aktivitas jasmani (pilihan: Poster Digital/Kertas, Infografik, atau Storyboard Video Pendek/Reels).
  2. Tentukan target audiens yang dituju (misalnya: teman sebaya di sekolah, keluarga di rumah, atau masyarakat umum).
  3. Rancang draf/sketsa media promosi tersebut pada ruang yang disediakan dengan memadukan elemen visual, data tindakan jasmani (frekuensi/durasi), dan seruan ajakan bertindak (call to action).
  4. Tentukan rencana saluran penyebaran media promosi tersebut agar pesan ajakan sampai kepada audiens.

Pertanyaan:

1. Deskripsikan rancangan media promosi kelompokmu: apa bentuk medianya, siapa target audiensnya, dan apa pesan utama tindakan pencegahan jasmani yang diangkat?

2. Buatlah sketsa tata letak (layout) atau naskah visual media promosi kelompokmu beserta rencana saluran publikasi (misal: mading sekolah, media sosial, grup komunikasi warga)!

Ruang gambar

Kotak uraian target media (nomor 1) dan kotak visual/sketsa berukuran setengah halaman disertai isian saluran publikasi (nomor 2).

Kegiatan 3: Simulasi Promosi dan Evaluasi Umpan Balik Antarkelompok

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Hasil karya media promosi Kegiatan 2
  • Sticky notes/lembar catatan penilaian antarteman

Petunjuk Pengerjaan:

  1. Lakukan simulasi promosi singkat (gallery walk atau presentasi kilat 2 menit) di hadapan kelompok lain menggunakan draf media yang telah dibuat.
  2. Sampaikan pesan tindakan pencegahan melalui aktivitas jasmani dengan lugas dan persuasif.
  3. Kelompok penyimak memberikan tanggapan menggunakan panduan evaluasi promosi.
  4. Lakukan perbaikan cepat berdasarkan catatan umpan balik rekan sejawat.
  5. Selesaikan kegiatan dengan menyimpulkan bersama guru serta melakukan refleksi diri.

Pertanyaan:

1. Tuliskan 1 kekuatan dari pesan promosi yang disampaikan kelompokmu dan 1 masukan perbaikan dari kelompok lain agar media promosimu lebih meyakinkan audiens untuk aktif bergerak!

Kolom catatan umpan balik: [Kelebihan Pesan Promosi Kami | Masukan Perbaikan dari Audiens/Rekan]

REFLEKSI

1. Setelah merancang media promosi ini, perubahan apa yang ingin kamu lakukan dalam kebiasaan aktivitas jasmani sehari-hari untuk menjaga kesehatanmu sendiri?

2. Menurutmu, media visual seperti apa yang paling berhasil memotivasi teman sebaya untuk mulai rutin beraktivitas jasmani, dan mengapa?

3. Tantangan apa yang kelompokmu hadapi saat menyusun pesan promosi agar terlihat menarik sekaligus memiliki dasar anjuran pencegahan kesehatan yang tepat?

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.