LKPD PJOK Kelas 10: Mengevaluasi Risiko Kesehatan dan Pertolongan Pertama
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Mengevaluasi Risiko Kesehatan dan Pertolongan Pertama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 10: Mengevaluasi Risiko Kesehatan dan Pertolongan Pertama
PJOK - Kelas 10
Bab 6 - Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 10 (Fase E) Topik: Mengevaluasi Risiko Kesehatan dan Pertolongan Pertama INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengungkap Ancaman Tersembunyi: Risiko Gaya Hidup Mager dan Serangan Jantung MendadakEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Sebutkan minimal tiga risiko kesehatan yang muncul akibat gaya hidup tidak aktif (sedentary) menurut data artikel! 2. Lengkapi tabel faktor penyebab serangan jantung mendadak berikut. Tuliskan faktor, penjelasan singkat, dan bagaimana gaya hidup tidak aktif memperparah faktor tersebut. Ruang tabel jawaban 3. Berdasarkan data yang disajikan dalam artikel, mengapa serangan jantung mendadak bisa terjadi pada orang yang tampak sehat? Jelaskan dalam satu paragraf utuh. 4. Diskusikan bersama kelompok: Sebutkan satu perubahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari remaja yang dapat menurunkan risiko serangan jantung mendadak. Tuliskan alasan ilmiahnya. Untuk pertanyaan 1: tuliskan daftar risiko di kotak yang disediakan. Untuk pertanyaan 2: isilah tabel tiga kolom (Faktor, Penjelasan, Kaitan) pada lembar LKPD. Untuk pertanyaan 3: tulis paragraf di tempat uraian. Untuk pertanyaan 4: tulis hasil diskusi kelompok di kolom yang tersedia. Kegiatan 2: Aksi Cepat Selamatkan Nyawa: Praktik Resusitasi Jantung Paru (RJP) Sesuai ProsedurEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Centanglah langkah-langkah RJP yang sudah kalian praktikkan dengan benar. Tuliskan catatan perbaikan jika ada kesalahan atau kesulitan. Ruang tabel jawaban 2. Mengapa kecepatan kompresi harus dijaga 100-120 kali per menit? Apa akibatnya jika terlalu lambat atau terlalu cepat? 3. Setelah praktik, diskusikan dalam kelompok: apa tantangan terbesar yang kalian hadapi saat melakukan kompresi dada? Bagaimana cara mengatasinya? Untuk pertanyaan 1: centang dan tulis catatan di tabel yang disediakan. Untuk pertanyaan 2: tulis uraian di tempat yang tersedia. Untuk pertanyaan 3: tulis kesimpulan diskusi di kolom. Kegiatan 3: Sigap dalam Aksi: Merancang Respons Kegawatdaruratan dan Kampanye Kesehatan MiniEstimasi: 20 menit (termasuk presentasi singkat) Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan tiga langkah utama yang akan kalian lakukan dalam skenario tenggelam (atau skenario lain yang diberikan guru) sesuai standar pertolongan pertama. 2. Buatlah diagram alir yang menggambarkan urutan tindakan pertolongan pertama dari awal melihat korban hingga bantuan medis datang. Tambahkan simbol keputusan (ya/tidak) jika perlu. Ruang gambar 3. Tuliskan tagline kreasi kelompok untuk mengajak remaja mengurangi gaya hidup mager dan mengenali tanda serangan jantung. Untuk pertanyaan 1: tulis langkah 1,2,3 di kotak yang tersedia. Untuk pertanyaan 2: gambar diagram alir di kertas plano dan tempel di dinding kelas, lalu foto dan lampirkan di LKPD jika dimungkinkan. Untuk pertanyaan 3: tulis tagline di kolom LKPD. REFLEKSI1. Setelah seluruh kegiatan, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut secara jujur: 2. 1. Apa hal baru dan paling mengejutkan yang kamu pelajari tentang serangan jantung mendadak dan gaya hidup tidak aktif? 3. 2. Bagaimana perasaanmu saat pertama kali mencoba langkah-langkah RJP? Apakah kamu merasa lebih percaya diri untuk membantu dalam situasi darurat? Jelaskan. 4. 3. Apa satu perubahan kecil yang akan kamu lakukan mulai minggu ini agar hidupmu lebih aktif dan mengurangi risiko penyakit jantung? Tuliskan rencana konkretnya. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.