LKPD PJOK Kelas 10: Mengevaluasi Risiko Kesehatan Akibat Gaya Hidup Kurang Gerak dan Penentuan Tindakan Pencegahan melalui Aktivitas Jasmani
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan PJOK kelas 10 dengan topik "Mengevaluasi Risiko Kesehatan Akibat Gaya Hidup Kurang Gerak dan Penentuan Tindakan Pencegahan melalui Aktivitas Jasmani".
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 10: Mengevaluasi Risiko Kesehatan Akibat Gaya Hidup Kurang Gerak dan Penentuan Tindakan Pencegahan melalui Aktivitas Jasmani
PJOK - Kelas 10
Bab 6 Pertemuan 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 10 (Fase E) Topik: Mengevaluasi Risiko Kesehatan Akibat Gaya Hidup Kurang Gerak dan Penentuan Tindakan Pencegahan melalui Aktivitas Jasmani INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Evaluasi Risiko Kesehatan dari Profil Kebiasaan SedenterEstimasi: 25 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Berdasarkan profil Danu, evaluasilah minimal 3 risiko kesehatan (fisik maupun fisiologis/penyakit tidak menular) jangka pendek dan jangka panjang yang dapat dialami Danu akibat gaya hidup kurang gerak, sertakan alasan keterkaitannya! Ruang tabel jawaban 2. Mengapa seseorang yang berstatus 'tidak sakit' tetapi menerapkan gaya hidup sedenter (kurang gerak) tetap dapat dievaluasi memiliki profil risiko kesehatan yang tinggi? Tabel 3 kolom: [Risiko Kesehatan], [Kategori Waktu (Jangka Pendek/Panjang)], [Evaluasi Alasan Keterkaitan dengan Gaya Hidup Kurang Gerak], dilanjutkan dengan ruang uraian 4-5 baris untuk pertanyaan nomor 2. Kegiatan 2: Mengevaluasi Efektivitas Aktivitas Jasmani sebagai Tindakan PencegahanEstimasi: 35 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Evaluasilah bagaimana aktivitas jasmani aerobik berintensitas sedang (seperti jogging, jalan cepat, atau bersepeda selama 30 menit, 3-5 kali seminggu) dapat mencegah risiko penyakit kardiovaskular dan sindrom metabolik! 2. Bandingkan dan evaluasi efektivitas antara 'hanya mengurangi waktu duduk' dengan 'mengurangi waktu duduk disertai pelaksanaan aktivitas jasmani terstruktur' dalam mencegah risiko kesehatan akibat gaya hidup kurang gerak. Manakah tindakan pencegahan yang paling optimal dan apa alasannya? Ruang uraian terstruktur masing-masing 5-6 baris kalimat analisis evaluatif. Kegiatan 3: Penyusunan dan Evaluasi Rencana Tindakan Jasmani PersonalEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Lengkapi matriks tindakan pencegahan aktivitas jasmani mingguan pribadimu (meliputi: hari/waktu, jenis aktivitas jasmani, durasi/intensitas, dan target risiko kesehatan yang dicegah)! Ruang tabel jawaban 2. Evaluasilah kelayakan rencana tindakan jasmani yang kamu buat: Apa indikator keberhasilan bahwa rencana tersebut benar-benar mampu mencegah risiko kesehatan akibat kurang gerak pada dirimu? Format tabel rencana 4 kolom: [Hari/Waktu] - [Jenis Aktivitas Jasmani] - [Durasi & Intensitas] - [Risiko Kesehatan yang Dicegah], serta kolom evaluasi kelayakan 4-5 baris di bawah tabel. REFLEKSI1. Setelah mengevaluasi profil gaya hidup sedenter dan dampaknya hari ini, bagaimana kamu menilai tingkat keaktifan fisikmu sendiri dalam keseharian? 2. Aktivitas jasmani pencegahan apa yang paling mendesak untuk segera kamu biasakan secara konsisten mulai hari ini, dan apa alasannya? 3. Tantangan apa yang paling sering membuatmu enggan bergerak aktif, dan bagaimana tindakan jasmani konkretmu untuk mengatasinya? |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.