LKPDPertemuan 1Bab 6Fase ESemester 2

LKPD PJOK Kelas 10: Mengevaluasi Risiko Kesehatan dan Pertolongan Pertama

LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Mengevaluasi Risiko Kesehatan dan Pertolongan Pertama". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.

MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD

LKPD PJOK Kelas 10: Mengevaluasi Risiko Kesehatan dan Pertolongan Pertama

PJOK - Kelas 10

Bab 6 - Pertemuan 1

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

PJOK — Kelas 10 (Fase E)

Topik: Mengevaluasi Risiko Kesehatan dan Pertolongan Pertama

INFORMASI UMUM

Mata PelajaranPJOK
Fase / KelasFase E / Kelas 10
TopikMengevaluasi Risiko Kesehatan dan Pertolongan Pertama
Alokasi Waktu3 × 30 menit (90 menit)
Tipe Aktivitascampuran (analisis, praktik, simulasi, dan refleksi)
Nama Murid.................................
Kelas.................................

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Murid mampu mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko kesehatan akibat gaya hidup tidak aktif serta faktor penyebab serangan jantung mendadak berdasarkan data dan fakta ilmiah.
  2. Murid mampu mempraktikkan langkah-langkah resusitasi jantung dan paru (RJP) sesuai prinsip dan prosedur operasional standar (POS) sebagai tindakan pertolongan pertama pada situasi darurat.

PETUNJUK UMUM

  • Bacalah setiap kegiatan dengan teliti dan ikuti langkah-langkah yang diberikan.
  • Kalian akan bekerja dalam kelompok kecil (3–4 orang) untuk mendiskusikan, mempraktikkan, dan merancang solusi.
  • Pastikan selalu mengedepankan keselamatan, terutama saat melakukan simulasi RJP. Gunakan benda lunak seperti bantal sebagai pengganti korban dan jangan menekan terlalu keras pada teman.
  • Selesaikan semua pertanyaan dan ruang jawaban yang disediakan secara jujur dan penuh tanggung jawab.
  • Gunakan sumber belajar yang telah disediakan (artikel, poster langkah RJP, data statistik) sebagai acuan.

KEGIATAN

Kegiatan 1: Mengungkap Ancaman Tersembunyi: Risiko Gaya Hidup Mager dan Serangan Jantung Mendadak

Estimasi: 30 menit

Alat & Bahan:

  • Lembar artikel 'Gaya Hidup Tidak Aktif & Serangan Jantung Mendadak' (disediakan guru)
  • Lembar data statistik (infografis)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Bentuk kelompok yang terdiri dari 3–4 orang.
  2. 2. Bacalah artikel singkat tentang 'Gaya Hidup Tidak Aktif dan Hubungannya dengan Serangan Jantung Mendadak' yang diberikan oleh guru. Artikel ini memuat data statistik, faktor risiko, dan mekanisme serangan jantung mendadak.
  3. 3. Secara bersama-sama, diskusikan isi artikel dan hubungkan dengan pengalaman atau pengamatan kalian terhadap gaya hidup remaja saat ini.
  4. 4. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini. Gunakan data dan fakta dari artikel untuk memperkuat jawaban kalian.
  5. 5. Setiap anggota kelompok harus mencatat jawaban di LKPD masing-masing, tetapi diskusi dilakukan secara kolaboratif.

Pertanyaan:

1. Sebutkan minimal tiga risiko kesehatan yang muncul akibat gaya hidup tidak aktif (sedentary) menurut data artikel!

2. Lengkapi tabel faktor penyebab serangan jantung mendadak berikut. Tuliskan faktor, penjelasan singkat, dan bagaimana gaya hidup tidak aktif memperparah faktor tersebut.

Ruang tabel jawaban

3. Berdasarkan data yang disajikan dalam artikel, mengapa serangan jantung mendadak bisa terjadi pada orang yang tampak sehat? Jelaskan dalam satu paragraf utuh.

4. Diskusikan bersama kelompok: Sebutkan satu perubahan sederhana dalam kehidupan sehari-hari remaja yang dapat menurunkan risiko serangan jantung mendadak. Tuliskan alasan ilmiahnya.

Untuk pertanyaan 1: tuliskan daftar risiko di kotak yang disediakan. Untuk pertanyaan 2: isilah tabel tiga kolom (Faktor, Penjelasan, Kaitan) pada lembar LKPD. Untuk pertanyaan 3: tulis paragraf di tempat uraian. Untuk pertanyaan 4: tulis hasil diskusi kelompok di kolom yang tersedia.

Kegiatan 2: Aksi Cepat Selamatkan Nyawa: Praktik Resusitasi Jantung Paru (RJP) Sesuai Prosedur

Estimasi: 40 menit

Alat & Bahan:

  • Poster langkah-langkah RJP (dari Buku Siswa atau cetakan Kemenkes)
  • Bantal/guling (1 per kelompok)
  • Matras atau alas lantai
  • Timer/stopwatch atau ponsel pemutar lagu 'Stayin' Alive'

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Tetaplah dalam kelompok yang sama. Setiap kelompok akan menerima poster langkah-langkah RJP dari Kemenkes RI.
  2. 2. Amati setiap langkah pada poster: (1) Periksa respons korban, (2) Panggil bantuan, (3) Buka jalan napas, (4) Periksa napas, (5) Lakukan kompresi dada (100-120 kali/menit, kedalaman 5-6 cm), (6) Berikan napas buatan jika terlatih, (7) Gunakan AED jika tersedia.
  3. 3. Siapkan alat peraga: gunakan bantal atau guling sebagai pengganti dada korban. Pastikan permukaan alas datar dan keras.
  4. 4. Secara bergiliran, setiap anggota mempraktikkan langkah kompresi dada pada bantal. Anggota lain bertugas mengamati dan mengecek:
  5. - Posisi tangan (tumpukan tangan di tengah dada)
  6. - Kedalaman kompresi (sekitar 5 cm, ditandai dengan tekanan yang cukup pada bantal)
  7. - Kecepatan kompresi (hitung bersama 100-120 kali per menit, boleh gunakan lagu 'Stayin' Alive' sebagai panduan tempo).
  8. 5. Setelah semua anggota mencoba, lakukan evaluasi singkat antar teman dengan mengisi checklist di bawah ini.
  9. 6. Penting: kegiatan ini adalah simulasi untuk belajar teknik, bukan tindakan medis sesungguhnya. Jangan mempraktikkan langsung ke tubuh teman.

Pertanyaan:

1. Centanglah langkah-langkah RJP yang sudah kalian praktikkan dengan benar. Tuliskan catatan perbaikan jika ada kesalahan atau kesulitan.

Ruang tabel jawaban

2. Mengapa kecepatan kompresi harus dijaga 100-120 kali per menit? Apa akibatnya jika terlalu lambat atau terlalu cepat?

3. Setelah praktik, diskusikan dalam kelompok: apa tantangan terbesar yang kalian hadapi saat melakukan kompresi dada? Bagaimana cara mengatasinya?

Untuk pertanyaan 1: centang dan tulis catatan di tabel yang disediakan. Untuk pertanyaan 2: tulis uraian di tempat yang tersedia. Untuk pertanyaan 3: tulis kesimpulan diskusi di kolom.

Kegiatan 3: Sigap dalam Aksi: Merancang Respons Kegawatdaruratan dan Kampanye Kesehatan Mini

Estimasi: 20 menit (termasuk presentasi singkat)

Alat & Bahan:

  • Kertas plano/karton
  • Spidol warna
  • Skenario kegawatdaruratan cetak (diberikan guru)

Petunjuk Pengerjaan:

  1. 1. Bacalah skenario kegawatdaruratan yang diberikan oleh guru. Contoh skenario: 'Kamu sedang di kolam renang dan melihat seseorang tiba-tiba tenggelam, tidak responsif setelah diangkat, dan tidak bernapas.'
  2. 2. Diskusikan dalam kelompok dan susun rencana tindakan 3 langkah utama berdasarkan prinsip pertolongan pertama dan RJP yang sudah dipelajari.
  3. 3. Buatlah rencana tersebut dalam bentuk diagram alir sederhana di kertas plano.
  4. 4. Selanjutnya, sebagai bentuk promosi kesehatan, setiap kelompok membuat satu kalimat ajakan (tagline) kreatif yang mendorong remaja untuk bergerak aktif dan mengenali tanda serangan jantung. Tagline ditulis di bagian bawah diagram alir.
  5. 5. Presentasikan hasil diagram dan tagline kepada kelompok lain secara singkat (2 menit per kelompok).

Pertanyaan:

1. Tuliskan tiga langkah utama yang akan kalian lakukan dalam skenario tenggelam (atau skenario lain yang diberikan guru) sesuai standar pertolongan pertama.

2. Buatlah diagram alir yang menggambarkan urutan tindakan pertolongan pertama dari awal melihat korban hingga bantuan medis datang. Tambahkan simbol keputusan (ya/tidak) jika perlu.

Ruang gambar

3. Tuliskan tagline kreasi kelompok untuk mengajak remaja mengurangi gaya hidup mager dan mengenali tanda serangan jantung.

Untuk pertanyaan 1: tulis langkah 1,2,3 di kotak yang tersedia. Untuk pertanyaan 2: gambar diagram alir di kertas plano dan tempel di dinding kelas, lalu foto dan lampirkan di LKPD jika dimungkinkan. Untuk pertanyaan 3: tulis tagline di kolom LKPD.

REFLEKSI

1. Setelah seluruh kegiatan, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut secara jujur:

2. 1. Apa hal baru dan paling mengejutkan yang kamu pelajari tentang serangan jantung mendadak dan gaya hidup tidak aktif?

3. 2. Bagaimana perasaanmu saat pertama kali mencoba langkah-langkah RJP? Apakah kamu merasa lebih percaya diri untuk membantu dalam situasi darurat? Jelaskan.

4. 3. Apa satu perubahan kecil yang akan kamu lakukan mulai minggu ini agar hidupmu lebih aktif dan mengurangi risiko penyakit jantung? Tuliskan rencana konkretnya.

Lihat & unduh lengkap

Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.

Apa isi pertemuan ini?

Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.

Cara pakai pertemuan ini

Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.