LKPD PJOK Kelas 10: Memperagakan Fair Play dan Evaluasi Pengaruh Perilaku Etis terhadap Capaian Aktivitas Jasmani
LKPD ini disusun untuk satu pertemuan tatap muka mata pelajaran PJOK kelas 10 dengan topik "Memperagakan Fair Play dan Evaluasi Pengaruh Perilaku Etis terhadap Capaian Aktivitas Jasmani". Dokumen mengikuti Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) Kurikulum Merdeka, lengkap dengan tujuan, langkah kegiatan, dan asesmen ringkas.
MEJAGURU.ID - DOKUMEN LKPD
LKPD PJOK Kelas 10: Memperagakan Fair Play dan Evaluasi Pengaruh Perilaku Etis terhadap Capaian Aktivitas Jasmani
PJOK - Kelas 10
Bab 5 - Pertemuan 2
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) PJOK — Kelas 10 (Fase E) Topik: Memperagakan Fair Play dan Evaluasi Pengaruh Perilaku Etis terhadap Capaian Aktivitas Jasmani INFORMASI UMUM
TUJUAN PEMBELAJARAN
PETUNJUK UMUM
KEGIATANKegiatan 1: Mengamati dan Menganalisis: Apa Itu Fair Play dalam Aksi?Estimasi: 20 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Identifikasi minimal 3 bentuk perilaku fair play yang muncul dari kedua skenario di atas. Jelaskan mengapa masing-masing termasuk perilaku etis. 2. Buatlah tabel perbandingan dampak perilaku etis vs tidak etis terhadap capaian aktivitas jasmani bagi individu dan kelompok. Ruang tabel jawaban 3. Menurut kelompokmu, bagaimana perilaku etis satu pemain bisa memengaruhi performa keseluruhan tim? Berikan contoh nyata dari pengalaman olahraga kalian. Nomor 1: tulis dalam bentuk poin bernomor (minimal 3 poin, masing-masing 2-3 kalimat). Nomor 2: buat tabel dengan format 2 kolom (Perilaku Etis | Perilaku Tidak Etis) dan 2 baris (Dampak bagi Individu | Dampak bagi Kelompok). Nomor 3: tulis hasil diskusi dalam paragraf 5-7 kalimat. Kegiatan 2: Praktik Lapangan: Memperagakan Fair Play dalam Permainan MiniEstimasi: 40 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Isi lembar observasi: catat minimal 5 momen fair play atau pelanggaran etis yang kamu amati selama permainan. Gunakan format tabel: Waktu | Pelaku | Perilaku | Kategori (Fair Play/Pelanggaran) | Dampak terhadap Jalannya Permainan. Ruang tabel jawaban 2. Sebagai kapten (atau pengamat kapten), strategi pengambilan keputusan apa yang kamu terapkan untuk memastikan kolaborasi dan perilaku etis dalam timmu? Jelaskan minimal 2 strategi beserta hasilnya. 3. Bagaimana sistem self-officiate (tanpa wasit) memengaruhi cara timmu bermain dibandingkan permainan biasa yang ada wasitnya? Apa tantangan terbesarnya? Nomor 4: isi tabel observasi 5 kolom (Waktu | Pelaku | Perilaku | Kategori | Dampak), minimal 5 baris. Nomor 5: tulis dalam bentuk poin bernomor, masing-masing 3-4 kalimat. Nomor 6: tulis paragraf hasil diskusi kelompok, 5-8 kalimat. Kegiatan 3: Refleksi dan Evaluasi: Merancang Komitmen Fair Play KelompokEstimasi: 30 menit Alat & Bahan:
Petunjuk Pengerjaan:
Pertanyaan:1. Tuliskan 5-7 poin komitmen dalam Piagam Fair Play Kelompokmu. Setiap poin harus spesifik, dapat diamati, dan relevan dengan aktivitas jasmani yang telah kalian lakukan. 2. Evaluasi secara individual: Pada skala 1-5, seberapa konsisten kamu menerapkan perilaku fair play hari ini? Berikan bukti spesifik dari perilakumu selama permainan tadi yang mendukung penilaianmu. 3. Apa satu hal konkret yang akan kamu ubah atau tingkatkan dalam perilaku etismu pada pertemuan olahraga berikutnya? Mengapa perubahan itu penting bagi dirimu dan kelompokmu? Nomor 7: tulis dalam bentuk poin bernomor (5-7 poin), setiap poin 1-2 kalimat. Nomor 8: tulis skor (1-5) lalu penjelasan 3-4 kalimat dengan bukti spesifik. Nomor 9: tulis paragraf 3-5 kalimat. REFLEKSI1. Apa momen paling berkesan dari kegiatan hari ini yang mengubah cara pandangmu tentang sportivitas? Ceritakan secara singkat. 2. Bagaimana pengalaman bermain tanpa wasit (self-officiate) bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari di luar olahraga, misalnya di kelas atau lingkungan sosialmu? 3. Setelah kegiatan ini, menurutmu apakah mungkin seseorang tetap kompetitif sekaligus berperilaku etis? Jelaskan alasanmu. |
Lihat & unduh lengkap
Masuk pakai Google untuk membuka lkpd pertemuan ini secara penuh.
Apa isi pertemuan ini?
Dokumen mencakup tujuan pembelajaran terpilih, urutan kegiatan inti yang sudah disesuaikan dengan alokasi JP, serta pertanyaan pemantik dan asesmen formatif singkat. Cocok dipakai sebagai bahan persiapan tatap muka maupun lampiran supervisi.
Cara pakai pertemuan ini
Unduh DOCX, lalu sesuaikan nama sekolah, kepala sekolah, dan NIP. Bagian kegiatan inti bisa Bapak/Ibu kurangi atau tambah sesuai karakter siswa di kelas; tujuan pembelajaran sebaiknya tetap selaras dengan ATP induk.